Masyarakat saat berada didalam fery, kemudian beranyut di Sungai Siak tanpa menghidupkan mesin fery di acara Ghatib Beghanyut. (RB/Agus)

Senin, 30 Oktober 2017 - 12:08 WIB 2730000

Ghatib Beghanyut, Tradisi Turun Temurun di Siak Sejak 1975

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Agenda tahunan Pemkab Siak Ghatib Beghanyut kembali dilaksanakan, tradisi ini bertempat di Pelabuhan LLASDP Siak Sri Indrapura Siak Sri Indrapura, Kabupaten Siak, Minggu (29/10/2017) malam.

Kegiatan religius yang dibuka Wakil Bupati Siak H Alfedri itu dihadiri Sekretaris Daerah Kab Siak T Said Hamzah, Pimpinan OPD, Ratusan Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Alim Ulama, Tokoh Adat dan Cendikiawan di Kota Istana.

Kata Alfedri, Ghatib Beghanyut merupakan tradisi ritual, religius, turun temurun dilaksanakan setiap tahun. Mendekatkan diri kepada Allah melalui zikir-zikir tasbih, tahlil dan takbir dengan beranyut di sungai Siak.

"Dengan harapan tentunya segala doa kita dikabulkan oleh Allah, untuk itu tradisi ini tetap kita pelihara dan kita laksanakan setiap tahun dan diselenggarakan secara Beghanyut di sungai Siak. Semoga negeri istana dicurahi dan diberkahi rahmat serta nikmat Allah SWT serta dijauhkan dari segala musibah dan mara bahaya," sebutnya.

Alfedri melanjutkan bahwa bupati Siak Syamsuar memiliki komitmen penuh untuk melestarikan tradisi religius ini dan berupaya untuk terus mengembangkannya.

"Selain menambah khasanahnyan tentu pula dengan acara intinya beghatib Beghanyut, agenda ini sekaligus dilaksanakan dalam rangka mempromosikan pariwisata Siak," ujarnya.

Sementara ketua LAMR Kabupaten Siak Kadri Yafis menjelaskan bahwa tradisi Ghatib Beghanyut sudah ada sejak 1976, hal ini dilaksanakan sebagai upaya menolak bala agar negeri terhindar dari musibah di masa itu.

"Dahulu ada dua cara yang dilakukan untuk melaksanakan doa tolak bala yakni ghatib bejalan dan ghatib beranyut, dengan menggunakan sampan berhanyut di sungai Siak.

Tradisi melaksanakan zikir dan tahlil berjamaah di atas kapal dan sampan dengan berhanyut di Sungai Siak ini sebelumnya juga dirangkai dengan kegiatan ziarah ke makam sultan-sultan yang ada di Kota Istana. (RB/Agus)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
Agus Suhaili

Berita Terkini

Kata Bupati Yopi Warga Tionghoa Sudah Seperti Saudaranya

Minggu, 29 Oktober 2017 - 12:53 WIB

Hotel Alexis Ditutup? Anies Baswedan: Nanti Kejutan

Rabu, 25 Oktober 2017 - 21:02 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia