Menyusuri Jejak Sejarah Raja Rambah di Rohul

RIAUBOOK.COM - Kompleks makam para raja Rambah yang terletak di Desa Rambah, Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, sudah terkenal sejak lama dan merupakan akar sejarah berdirinya kabupaten.

Kerajaan Rambah merupakan salah satu dari lima Kerajaan Melayu di daerah Rokan Hulu dengan ibu kota kerajaan yang pada awalnya berada di komplek Sungai Kumpai Desa Rambah namun dipindahkan ke Pasir Pengaraian.

Kerajaan diperkirakan berdiri sekitar pertengahan abad ke XVII Masehi dan sudah menganut Agama Islam. Kerajaan Rambah ini memakai sistem Raja Empat Selo yaitu tiga anak raja, satu anak raja-raja.

Secara hierarki, Kerajaan ini masih memiliki pertalian saudara dengan Kerajaan Tambusai.

Pendiri Kerajaan adalah Raja Muda beserta rombongan Sutan Perempuan, raja muda adalah anak dari Raja Kerajaan Tambusai, sedangkan rombongan dari Sutan Perempuan berasal dari Penyabungan.

Mereka mencari lokasi kerajaan dengan mengikuti arus sungai ke hulu, mereka menemukan satu lokasi yang dianggap tepat dan menjadikannya sebagai kerajaan.

Bekas Kerajaan Rambah saat ini telah dimekarkan menjadi 4 kecamatan yaitu: Kecamatan Rambah, Kecamatan Rambah Samo, Kecamatan Rambah Hilir, dan Kecamatan Bangun Purba.

Dari hasil pantauan pada salah nisan di kompleks makam ini, terdapat angka tahun yang menunjukkan 1292 Hijriah atau sekitar 1871 masehi. Dalam kompleks makam tersebut, setidaknya ada sebelas (11) Raja Rambah yang dimakamkan, diantataranya adalah :

Pertama Makam Gapar Alam Jang Dipertuan Muda, kedua makam Mangkoeta Alam Jang Dipertuan Djumadil Alam, ketiga makam Teonggol Kuning yang dipertuan Besar Alam Sakti, ke- 4 Poetra Mansyoer, ke- 5 Soeloeng Bakar yang Dipertuan Besar, ke-6. Abdoel Wahab Yang Dipertuan Besar (Alm. Kajo).

Selanjutnya ke- 7 makam Ali Domboer Jang Dipertuan Besar (Alm. Saleh), ke- 8 Sati Lawi Jang Dipertuan Besar (Alm. Pandjang Janggoet), ke-9 Sjarif Jahja Jang Dipertuan Moeda, ke-10. Ahmad Kosek Jang Dipertuan Djoemadil Alam, dan terakhir ke-11 makam Muhammad Sjarif Jahja Jang Dipertuan Besar (Alm. Besar Tangan Sebelah).

Pemakaman ini merupakan kompleks pemakaman raja-raja Rambah yang kedua. Lokasi pertama berada di Kampung Rambahan Tanjung Beling. Secara arkeologis, makam raja-raja rambah mengunakan nisan tipe Aceh.

Keberadaan kompleks makam ini diperkirakan mulai ada pada awal tahun 1800-an. Kompleks pemakaman ini dahulunya berada dalam kompleks istana Kerajaan Rambah yang berada di pinggir sungai Rokan Kanan dengan jarak sekitar 250 meter dari jalan raya Pasir Pengaraian — Dalu-Dalu dengan jalan menuju lokasi pemakaman sudah ditembok.

Luas dari komplek pemakaman Raja-Raja Rambah ini sekitar 600 m2 dengan panjang 30 meter dan lebar 20 meter. Luas keselurahan dari lokasi ini menurut data yang diperoleh seluas 4 hektar. Dalam areal 600 m2 tersebut terdapat 27 makam besar dan kecil. Menurut data makam yang kecil merupakan makam keluarga dari keluarga kerajaan.

Sekeliling dari kompleks pemakaman ini dilindungi parit dengan lebar 2 dengan kedalaman sekitar 2 sampai dengan 3 meter. Lingkungan dari kompleks pemakaman ini dilindungi oleh pohan beringin sehingga menyebabkan beberapa makam yang berada dalam akar-akar pohon tersebut menjadi terancam kerusakan.

Makam ini berorientasi utara-selatan dengan tipe nisan Aceh. Selain itu makam ini juga membedakan antara laki-laki dan perempuan. Jenis tipe nisan laki-laki berbentuk bulat sedangkan perempuan berbentuk pipih yang tiap makam memiliki motif yang berbeda. Tinggi dari nisan yang masih utuh sekitar 50-100 cm. Dari hasil pantauan pada salah nisan terdapat angka tahun yang menunjukkan 1292 H atau sekitar 1871 Masehi.

Kadis Pariwisata Rohul, Drs. Yusmar Yusuf, M.Si saat meninjau makam-makam Raja Rambah, Selasa (31/10/2017) mengaku, akan menginventarisir secara bertahap keberadaan situs makam-makam Raja Rambah Ini.

"Kita akan koordinasi dengan keturunan-keturunan raja yang masih ada sekarang, dan baru kita sampai kan ke pak Bupati Rohul, H. Suparman untuk bagaimana ini bisa dijadikan salah satu objek yang mana bukan maksud kita semata mata mencari keuntungan, tetapi ini kan religius dan history, untuk dipakai sebagai bahan pelajaran generasi kita dikemudian hari," ungkapnya.

Berdasarkan beberapa keterangan dari masyarakat, kata Yusmar, makam ini merupakan hal yang sakral. Untuk masuk kesana perlu etika tertentu, tidak sembarang dan tidak hura-hura.

"Apakah namanya untuk ziarah, atau tujuan-tujuan tertentu yang tidak mengganggu dari situs yang ada ini," dia menerangkan.(RB/MC)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Terkait

Foto

Tips Memilih Agen Travel Umroh di Riau, Ketahui Juga Izinnya

RIAUBOOK.COM - Pihak Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinai Riau menyatakan hanya ada 38 unit travel umroh dan haji…

Foto

Situs Cagar Budaya Makam Raja Desa Sungai Raya Indragiri Hulu Perlu Dibangun Infrastruktur Penunjang

RIAUBOOK.COM - Tidak hanya di Desa Kota Lama Kecamatan Rengat Barat, tapi di Desa Sungai Raya wilayah seberang sungai Indragiri…

Foto

Amriz Arifin Sebut Senang Tampil di Hadapan Walikota Dumai

RIAUBOOK.COM - Penyanyi dangdut Amriz Arifin mengaku baru pertama kali tampil di kota Dumai dan juga senang bisa bernyanyi di…

Foto

Bupati Suyatno Minta APBD Riau untuk Pulau Jemur

RIAUBOOK.COM - Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau, kekurangan modal untuk mengembangkan potensi wisata keindahan alam yang ada di Pulau…

Foto

Tabuik Piaman Merupakan Budaya, Bukan Ritual Agama

RIAUBOOK.COM - Pemerintah Kota Pariaman menegaskan pesta budaya Tabuik Piaman merupakan budaya bukan ritual agama, kesenian tersebut dikatakannya mendongkrak tinggi…

Foto

Walikota akan Membuat Pesta Budaya di Kota Dumai

RIAUBOOK.COM - Ribuan orang menyaksikan pelaksanaan Hoyak Tabuik di Kota Dumai, Walikota menyebutkan pesta budaya yang serupa bisa menjadi agenda…

Foto

Banyaknya Wisatawan ke Riau Buat Daerah ini Berada di Urutan 2 Nasional

RIAUBOOK.COM - Tingginya tingkat kunjungan atau kedatangan wisatawan ke Riau membuat persentase tingkat pertumbuhannya berada diposisi dua nasional, demikian Gubernur…

Foto

Makanan Khas Melayu Ada di Riau Expo

RIAUBOOK.COM - Pemerintah Provinsi Riau menyelenggarakan Riau Expo 2017 di Ska Co Ex Pekanbaru dengan menampilkan 281 stand dari beragam…

Foto

Sadar, Fotografi itu Penting Dukung Pariwisata Riau

RIAUBOOK.COM - Fotografi memiliki peranan penting untuk mendukung kegiatan, baik itu dokumentasi ataupun publikasi sektor pariwisata, demikian Kepala Dinas Pariwisata…

Foto

Produk Kampar Banyak Dicari Orang Jawa, Kata Azis Zaenal

RIAUBOOK.COM - Produk asal Kampar banyak dicari orang-orang di Jawa, kini tinggal bagaimana mengemasnya agar lebih menarik, demikian Bupati Azis…

Foto

Setelah Tabuik Naiak Pangkek, Masyarakat Piaman Dumai Bergembira

RIAUBOOK.COM - Setelah Tabuik naiak pangkek, ribuan masyarakat menyaksikan Tabuik yang di Hoyak (red, Goyang Heboh) di kota Dumai.Tabuik yang…

Foto

Bupati Azis Bakal Robohkan Pinggiran Sungai Kampar, Dibuat Taman

RIAUBOOK.COM - Bupati Azis Zaenal mengatakan pihaknya siap untuk membangun Kabupaten Kampar, Riau secara merata, salah satunya menata pinggiran sungai…

Foto

Selain Pelepas Rindu Perantauan, Tabuik juga Tampil di Jepang, Australia Bahkan Belanda

RIAUBOOK.COM - Selain sebagai obat rindu perantauan di berbagai daerag, hoyak tabuik juga diselenggarakan di berbagai event internasional di luar…

Foto

Tabuik di Dumai Merupakan yang Termegah di Dunia

RIAUBOOK.COM - Tabuik yang akan di 'hoyak' di Kota Dumai,, Riau, dalam rangka pelantikan pengurus Generasi Muda Pariaman (Gempar) merupakan…

Foto

Inhu Pecahkan Rekor, Kue Bolu Berjumlah 100 Ribu Dikerjakan Bersama-sama

RIAUBOOK.COM - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, kembali memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan kategori makan bersama kuliner…

Foto

Jalin Kerjasama Pariwisata, Tiga Kabupaten/kota di Kepri Teken MoU dengan Pemkab Siak

RIAUBOOK.COM - Pemkab Siak tidak henti-hentinya berusaha untuk terus meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Siak, ini semua demi menjadikan Kabupaten…

Foto

Pergelaran 'Hoyak' Tabuik akan Meriahkan Pelantikan Gempar di Dumai

RIAUBOOK.COM - Persiapan pelantikan pengurus Generasi Muda Pariaman (Gempar) Kota Dumai semakin matang, pergelaran Hoyak Tabuik akan memeriahkan acara yang…

Foto

Tahun Ini Festival Siak Bermadah Lombakan Tari Zapin Kreasi Baru Internasional

RIAUBOOK.COM - Tahun ini, Festival Siak Bermadah mengadakan lomba Tari Zapin Kreasi Baru Internasional yang diikuti oleh beberapa tim kesenian…

Foto

Festival Siak Bermadah, 'Kembangkan Adat dan Budaya untuk Mengangkat Marwah Negeri'

RIAUBOOK.COM - Mengenakan pakaian melayu dan tanjak, Bupati Siak Syamsuar bersama Wakil Bupati Siak Alfedri, tampil gagah mengikuti pembukaan Festival…

Foto

Rayakan Hari Jadi Kabupaten ke-18, Pemkab Siak Datangkan Artis Ibu Kota Angkasa Band

RIAUBOOK.COM - Sempena hari ulang tahun Kabupaten Siak ke-18, Pemerintah Kabupaten Siak akan menggelar hiburan rakyat dengan mendatangkan artis ibukota…

foto

Pendidikan