Penganugerahan gelar datuk kepada Budi Febriadi, Ketua Umum BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Riau pada Rabu malam (8/11/2017). Foto: RB/Dwi

Kamis, 09 November 2017 - 11:09 WIB 2640000

LAM Riau Beri Gelar Datuk Seri Niaga untuk Ketua BPD HIPMI Riau, Budi: Ini Bukan Alat Kesombongan

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Penganugerahan gelar adat sebagai Datuk Seri Niagadi berikan Majelis Kerapatan Adat Lembaga Adat Melayu Provinsi Riau kepada Budi Febriadi, Ketua Umum BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Riau pada Rabu malam (8/11/2017), di Balairung Tenas Effendy, Jalan Diponegoro, Pekanbaru.

Acara tersebut dihadiri oleh ketua MKA, Datuk Seri Al- Azhar, yang kemudian menyematkan selempang dan keris sebagai tanda penganugerahan gelar, dewan pimpinan harian, Datuk Seri Syahril Abu Bakar, serta tampak juga mantan Menteri Tenaga Kerja era Presiden Soeharto, Abdul Latief yang juga sebagai pendiri HIPMI, para Datuk dan Datin yang ada di Riau, perwakilan Korem 031/Wira Bima serta melibatkan Laskar Melayu dalam Pengamanannya.

Atas penganugerahan gelar datuk kepada dirinya, Budi Febriadi menyampaikan dalam samputannya bahwa gelar tertinggi yang diberikan kepada manusia adalah muttaqin.

"Gelar yang dilimpahkan bukanlah alat untuk kesombongan dan keangkuhan, saya ingin mengingatkan kepada muda-mudi Melayu, bahwa pada tahun 2020 Riau sebagai pusat kebudayaan Melayu dan Islam se-Asian Tenggara, apabila tidak ada semangat, ikhtiar dan tekad, maka itu akan menjadi selogan saja," kata Budi dalam sambutannya pasca penyematan gelar datuk.

Budi juga menyampaikan bahwa dirinya harus menyandera HIPMI untuk kepentingan anak melayu, kata Budi, selama ini lebih dari Rp 3 trilyun dana Corporate Social Responsibility (CSR) tidak diberikan di Riau, yang nantinya akan menjadi permodalan niaga anak melayu.

"Siapa yang berpijak di Bumi ini, maka harus menjunjung langit ini," kata Budi.

rb

Abdul Latief yang juga sempat menyampaikan sambutan pada acara tersebut, mengatakan bahwa HIPMI adalah organisasi anak-anak muda yang telah memilih dunia usaha sebagai jalan hidupnya.

Abdul juga mengatakan dirinya merasa sedih, karena Riau adalah negeri melayu, tapi orang melayu yang menjadi pengusaha besar hanya sedikit di Riau.

"Kita belum jadi tuan rumah di negeri sendiri kerena kita tidak bercita-cita menjadi tuan rumah di negeri sendiri, kita sudah merdeka,kita sudah berdaulat, tapi kita dijajah dari sektor ekonomi, jangan mau jadi penonton, salah-salah kita jadi pesuruh," ata Abdul Latief dalam sambutannya.

Disamping itu juga, ketua DPH LAM Datuk Seri Syahril Abu Bakar dalam sambutannya menyampaikan bahwa, paradigma putra-putri melayu di Riau banyak terjebak untuk menjadi apratur sipil Negara, padahal peluang untuk menjadi PNS sangat terbatas, sementara peluang untuk menjadi pengusaha dan berniaga sangat besar.

"Tiap hari anak-anak melayu banyak terjebak untuk menjadi ASN, banyak sekali yangmenjadi tenaga honor, padahal sangat terbatas peluangnya, seleksinya sudah sangat terbuka dan bersifat nasional,Pemkab dan Pemprov sudah tidak bisa lagi membantu anak-anak tempatan," kata Syahril.

Selain itu, Syahril mengatakan kedepannya LAM akan merundingkan kepada perusahaan- perusahaan besar di Riau, untuk bisa menggandeng anak-anak melayu di Riau dalam berniaga dan membangkitkan ekonomi masyarakat melayu. (RB/Dwi)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
Fazar Muhardi

Berita Terkini

Menemukan Potensi Diri yang Tersembunyi

Minggu, 22 Oktober 2017 - 14:59 WIB

Musisi Ahmad Dhani Akui Sudah 12 Kali jadi Tersangka

Jumat, 06 Oktober 2017 - 22:04 WIB

Mengenal Sosok Pierre, Tentara Korban Kebringasan PKI

Sabtu, 30 September 2017 - 23:22 WIB

Luar Biasa, Sekali Tanda Tangan Pria Ini Hasilkan Rp200 Juta

Selasa, 26 September 2017 - 11:00 WIB

Meranti Kedatangan Kapolres Baru, Ini Dia Orangnya

Selasa, 26 September 2017 - 09:34 WIB

Bupati Harris: Andi Rachman Keluarga Saya

Jumat, 22 September 2017 - 07:40 WIB

4 Sifat Bupati Pelalawan Harris yang Patut Dicontoh

Kamis, 21 September 2017 - 08:20 WIB

Bupati Harris Pernah Enggak Makan 2 Hari, Sampai Kurus

Rabu, 20 September 2017 - 21:33 WIB

Kabar Duka, Ayah Momo Geisha Meninggal di Rengat

Rabu, 20 September 2017 - 07:19 WIB

Profile Bupati Pelalawan HM Harris, Politisi Entrepreneur

Kamis, 14 September 2017 - 23:30 WIB

Asep Ruhiat: Saya Dibesarkan Media

Minggu, 03 September 2017 - 13:46 WIB

Doa Biaggi untuk Valentino Rossi yang Patah Kaki

Sabtu, 02 September 2017 - 10:01 WIB

Gubernur Riau Senyum Sepanjang Jalan

Minggu, 20 Agustus 2017 - 22:43 WIB

Heboh Lagi, SBY Jabat Tangan Megawati

Jumat, 18 Agustus 2017 - 13:42 WIB

Inikah Wanita Pertama yang akan jadi Presiden Singapura?

Selasa, 08 Agustus 2017 - 09:43 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia