Pasar percontohan di Meranti belum tertata dengan baik (RB)

Jumat, 10 November 2017 - 14:20 WIB 1400000

Pedagang Minta Pasar Percontohan Selatpanjang Dikelola Secara Profesional

Share ke BBM

RIAUBOOOK.COM - Para pedagang yang berjualan di Pasar Percontohan Selatpanjang, berharap kepada pemerintah daerah agar mengelola pasar tersebut secara profesional. Sebab pasar tersebut disebut sebagai pasar modern dan rencana awalnya menjadi pasar induk yang ada di Kepulauan Meranti.

Nyatanya, keberadaan para pedagang yang memiliki lapak di pasar tersebut, boleh dibilang cukup semraut.

Mulai dari jenis jualan yang diperdagangkan tidak beraturan, demikian juga mengenai lapak yang berubah bentuk. Kalau sebelumnya dijadikan dalam bentuk meja, namun belakangan banyak meja justru dibuat lagi rangkaian kayu.

Selain itu, banyak juga pedagang yang menggelar dagangannya di atas lantai. Akibatnya gambaran pasar itu tidak lagi mengesankan pasar modern atau pasar percontohan.

Demikian diungkapkan Aseng, salah satu pedagang di lokasi pasar tersebut kepadaRiaubook.com, saat berbelanja, Jumat (10/11/2017).

Aseng mewakili para pedagang di sana mengatakan, hendaknya ada penegasan dari pemerintah terkait perubahan lapak yang dilakukanoleh para pedagang. Demikian juga aturan kebersihan hendaknya menjadi perhatian bersama. Sehingga kondisi pasar kedepan tidak semakin kumuh,"sebut Aseng lagi.

Pedagang lainnya, Rizal mengungkapkan selain kurangnya keteraturan, diperparah lagi oleh sebagaian pelaku pasar untuk menjemur ikan. Dampaknya ketika angin berhembus dari arah laut, maka membawa aroma yang tidak sedap bagi pengunjung pasar maupun para pedagang yang ada.

Pasar ikan yang berada di sebelah kiri bangunan utama, sebagian pedagang ikan tersebut memanfaatkan lokasi yang ada menjadi tempat menjemur ikan yang akan dikeringkan. Otomatis dalam proses pengeringan tersebut ikan-ikan tersebut mengeluarkan aroma yang kurang menyehatkan paru-paru.

Untuk itulah pemerintah daerah diharapkan segera turun guna melakukan penertiban, dan penegakan aturan yang telah dibuat. Dengan demikian tujuan didirikannya pasar yang menghabiskan dana rakyat puluhan miliar itu akan bisa terwujud, "sebut Rizal.

Diakhir bincang-bincangnya menambahkan bangunan yang kini sedang terbengkalai tepat di belakang bangunan utama juga hendaknya dapat ditindaklanjuti. Sehingga bagunan tersebut tidak terkesan menjadi puing-puing yang bisu saja.

Demikian juga pembangunan sarana lainnya seperti jalan dan pekarangan pasar juga harus ditingkatkan, sehingga masyarakat yang berkunjung maupun para pedagang tidak senantiasa memijak lumpur.

Masih banyak yang harus dibenahi dalam pasar percontohan ini, sehingga nantinya bisa berfungsi sebagaimana harapan semula,tambah dia.

Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian UKM dan Koperasi Kabupaten Kepulauan Meranti, Moh. Aza Faroni melalui Kabid Perdagangan Suardi mengatakan, pihaknya saat ini sedang melakukan rembuk dengan pihak PT Pelindo dengan tujuan akan membentuk kerjasama pengelolaan tersebut.

Saat ini kita tengah mengadakan penyusunan draf kerjasama sehingga kedepan pengelolaan pasar itu kemungkinan besar akan dikelola pihak ketiga.

Kita juga saat ini masih menunggu penganggaran dalam perbaikan dari berbagai sarana dan prasarana yang sangat dibutuhkan pasar tersebut,"terang Suardi. (RB/jos)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
Yopi Pranoto

Berita Terkini

Harga Sawit Riau Naik Lagi, Tembus Rp2.093 Per Kilogram

Selasa, 07 November 2017 - 13:26 WIB

PDRB Riau Tumbuh 2,85 Persen Pada Triwulan III 2017

Senin, 06 November 2017 - 16:18 WIB

Petani Riau Mulai Sejahtera, Menurut BPS

Senin, 06 November 2017 - 09:45 WIB

Cara BI Atasi Krisis Keuangan Global

Kamis, 02 November 2017 - 13:19 WIB

Supermarket Giant di Malaysia Berguguran

Rabu, 01 November 2017 - 12:22 WIB

Harga Gas Elpiji 3 Kg Mahal, Warga Dumai Menjerit

Minggu, 29 Oktober 2017 - 13:50 WIB

Harga TBS Kelapa Sawit Riau Naik Rp20,56 Per Kilogram

Rabu, 25 Oktober 2017 - 17:42 WIB

Kementerian LHK Jamin Keberlangsungan RAPP, Asal...

Selasa, 24 Oktober 2017 - 23:51 WIB

Kabar Gembira, Harga Sawit Riau Naik Lagi

Selasa, 24 Oktober 2017 - 13:03 WIB

BI Riau Berharap Jalan Keluar Kasus RAPP

Selasa, 24 Oktober 2017 - 11:09 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia