Ilustrasi penganiayaan. (foto liputan6)

Selasa, 14 November 2017 - 19:52 WIB 2700000

Sepasang Remaja Diarak hingga Ditelanjangi, Begini Kronologinya

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Nasib malang dialami R dan MA, keduanya korban penganiayaan sekelompok orang karena dituduh berbuat mesum di sebuah rumah kontrakan di kawasan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Kapolres Kabupaten Tangerang AKBP Sabilul Alif menceritakan kronologis peristiwa yang terjadi pada Sabtu (11/11/2017) malam berawal ketika MA minta dibawakan makanan oleh R.

Sekitar pukul 22.00 WIB, R tiba di kontrakan MA untuk mengantarkan makanan, dua sejoli itu pun masuk ke dalam kontrakan untuk menyantap makan malam bersama.

"Ketua RT berinisial T menggedor pintu (kontrakan MA), pintunya tidak tertutup rapat," kata Sabilul dalam akun instagramnya, @m.sabilul_alif, Selasa (14/11/2017), dilansir RiauBook.com dari kompas.

Menurut Sabilul, saat itu T datang bersama dua orang lainnya berinisial G dan NA. Usai menggedor pintu dan masuk ke dalam kontrakan, ketiga orang itu memaksa R dan MA mengakui mereka telah berbuat mesum.

"Keduanya dipaksa untuk mengaku berbuat mesum dan sempat tiga orang inisial G, T dan A memaksa laki-laki untuk mengaku dan sempat mencekik," kata dia.

R dan MA tak mau mengaku.

Akibatnya, pasangan kekasih itu diarak oleh massa ke depan sebuah ruko yang berjarak sekitar 200 meter dari kontrakannya.

Menurut Sabilul, awalnya kedua pasangan itu hendak dibawa ke rumah ketua RW, namun setiba di depan ruko, massa malah menganiaya dan melucuti pakaian keduanya.

"Di situlah mereka dipaksa, ditempeleng, dipukuli untuk mengaku. Bahkan, yang paling menyedihkan dari salah satu ini membuka baju perempuan, untuk memaksa. Yang laki-laki melindungi dan juga sudah tidak menggunakan baju sama sekali," kata Sabilul.

Usai menganiaya dan menelanjangi R dan MA, massa baru membawanya ke rumah ketua RW.

"Setelah diinterogasi, (R dan MA) langsung dikembalikan ke kontrakan," ujarnya.

Dalam kasus ini polisi telah menetapkan enam orang sebagai tersangka. Mereka adalah G, T, A, I, S dan N.

Mereka terancam dijerat pasal 170 KUHP tentang penganiayaan juncto pasal 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. (RB/kpc)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
Fazar Muhardi

Berita Terkini

Ternyata Pelaku Pembakar Mapolres Dharmasraya Anak Polisi

Senin, 13 November 2017 - 15:19 WIB
Gerakan Antikorupsi

Puisi, Novel dan Senjatanya

Senin, 13 November 2017 - 12:55 WIB

Ini dia Identitas 2 Orang yang Nekat Bakar Mapolres

Minggu, 12 November 2017 - 17:57 WIB

Ini Sejumlah Kasus Pembunuhan Sadis Dilatari Bisikan Gaib

Minggu, 12 November 2017 - 15:38 WIB

Kantor Operasional NSP di Selatpanjang Tutup

Jumat, 10 November 2017 - 21:13 WIB

Berkah Kemerdekaan, Wabup Kampar: Bersatu Maju Bersama

Jumat, 10 November 2017 - 16:26 WIB

Kursi Roda dari Gubernur untuk Para Pejuang

Jumat, 10 November 2017 - 12:54 WIB

Mau jadi Pahlawan? Gampang, Ikuti Saran Gubernur Riau Ini

Jumat, 10 November 2017 - 12:43 WIB

Tugu Anti Korupsi yang Dikorupsi

Jumat, 10 November 2017 - 12:17 WIB

LAM Riau Sepakat Panggil Surhadiman Amby dan Kordias

Rabu, 08 November 2017 - 16:10 WIB

Mau jadi Agen Penggerak Integritas? Ikuti Workshop KPK

Rabu, 08 November 2017 - 15:08 WIB

Cara Registrasi Kartu Perdana

Minggu, 05 November 2017 - 11:09 WIB

Alexis Tutup, Pengusaha Hiburan pun Kecewa

Selasa, 31 Oktober 2017 - 15:36 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia