Mantan Gubernur Riau Rusli Zainal. (net)

Rabu, 15 November 2017 - 17:05 WIB 1770000

MA Kabulkan PK, Hukuman Rusli Zainal Bakal Dipangkas

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Mahkamah Agung (MA) mengabulkan upaya hukum Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan mantan Gubernur Riau, Rusli Zainal dalam kasus korupsi suap Pekan Olahraga Nasional (PON) dan masa hukuman dia bakal berkurang dari vonis sebelumnya.

Putusan PK itu diketuai majelis hakim agung, Timur Manurung, hal itu terlihat dari website MA, dengan nomor register 31 PK/Pid.Sus/2016 tertanggal 14 Agustus 2017.

"Iya benar, dikabulkan. Majelis hakim MA mengabulkan Peninjauan Kembali terdakwa Rusli Zainal. Tapi saya belum bisa mengomentari berapa hukumannya. Karena belum menerima salinan putusannya," kata Panitera Muda Tindak Pidana Korupsi Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Deni Sembiring SH, Rabu (15/11/2017).

Sebagaimana dilansir website MA, putusan PK Rusli Zainal diregister dengan nomor 31 PK/Pid.Sus/2016. Putusan itu diketok pada tanggal 14 Agustus 2017. "Amar putusan, kabul," tulis website MA.

Belum diketahui apa saja yang dikabulkan oleh MA terkait permohonan PK Rusli. Ada pun majelis PK ialah, hakim agung Timur Manurung selaku ketua majelis, hakim agung Surya Jaya dan hakim agung Leopold Luhut Hutagalung selaku anggota majelis.

Sebagaimana diketahui, pada tingkat pertama, Pengadilan Tipikor Pekanbaru menjatuhkan vonis 14 tahun penjara kepada Rusli Zainal atas dua kasus, yakni PON Riau dan korupsi kehutanan. Rusli juga diwajibkan membayar denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan penjara.

Namun, pada 7 Agustus 2014, Pengadilan Tinggi Riau mengurangi hukuman Rusli menjadi 10 tahun penjara. Dalam putusan banding itu, hakim menilai Rusli bukan aktor utama korupsi di kasus tersebut.

Kemudian di tingkat kasasi, hukuman Rusli Zainal kembalikan dinaikkan dari 10 tahun menjadi 14 tahun penjara. MA juga mencabut hak politik mantan gubernur Riau dua priode tersebut. Saat ini, MA belum bisa dikonfirmasi soal lamanya hukuman Rusli di tingkat PK itu.

Sementara itu, Eva Nora, pengacara Rusli Zainal, mengaku senang mendengar MA kabulkan PK kliennya. Namun dia juga belum tahu pasti berapa final hukuman Rusli Zainal.

"Alhamdulillah, jika permohonan PK kami dikabulkan MA. Permohonan kita dalam PK tentunya vonis bebas dan mengembalikan hak politik klien saya," kata Eva saat dihubungi.

Eva mengaku belum mendapat salinan putusan PK tersebut. Karena itu, dia juga mengaku belum tahu pasti, materi apa saja yang dikabulkan dalam PK tersebut. Apakah hukuman Rusli dipotong atau divonis bebas, Eva belum bisa memastikannya. (RB/san)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
Fazar Muhardi

Berita Terkini

Setya Novanto Dilaporkan ke KPK, Termasuk Pengacaranya

Senin, 13 November 2017 - 20:54 WIB

Jumat Keramat, Setya Novanto Tersangka Lagi

Jumat, 10 November 2017 - 17:08 WIB

Setya Novanto Tetap Dicegah ke Luar Negeri

Kamis, 09 November 2017 - 19:53 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia