Acara bimbingan teknis Rencana Aksi Nasional Hak Asasi Manusia tahun 2017 di ruang pertemuan pucuk rebung Kantor Bupati Siak. (RB/Agus)

Rabu, 15 November 2017 - 17:02 WIB 920000

Siak Kembali Raih Penghargaan Sebagai Kabupaten Peduli HAM Ketiga Kalinya

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Kabupaten Siak kembali peroleh penghargaan sebagai kabupaten peduli HAM, penghargaan ini diberikan untuk yang ketiga kalinya yang akan di terima oleh Bupati Siak pada bulan desember 2017 mendatang.

Hal ini di katakana oleh Asisten Admintrasi Umum Setda Kabupaten Siak H. Jamaluddin saat memberikan kata sambutan pada acara bimbingan teknis Rencana Aksi Nasional Hak Asasi Manusia tahun 2017 di ruang pertemuan pucuk rebung Kantor Bupati Siak Senin (13/11/2017) kemarin.

Jamaluddin menambahkan, Keberhasilan Kabupaten Siak menerima penghargaan sebagai kabupaten peduli HAM tahun 2017 ini, merupakan kerja kita bersama sebagai panitia RANHAM, Kedepan perlu meningkatkan kerja keras agar kita senantiasa memberikan perhatian dan peduli terhadap hak asasi manusia ini di Kabupaten Siak.

"Adapun yang menjadi lingkup hak asasi manusia ini adalah hak atas kesehatan, hak atas pendidikan, hak atas perempuan dan anak, hak atas kependudukan, hak atas pekerjaan, hak atas perumahan yang layak, serta hak atas lingkungan yang sehat," katanya.

"Dari kreteria yang telah ditetapkann Alhamdulillah Siak sudah terpenuhi, hanya saja pada tahun 2017 ini panitia penilaian memperluas lingkup kreterianya sehingga kita meminta kepada pimpian OPD yang masuk dalam kreteria tersebut untuk dapat memberikan data agara apa yang di minta oleh tim penilai dapat kita sampaikan sebagai bahan penilaian tahun 2018," terang jamal.

Sementara itu Kabag Hukum Setda Kabupaten Siak Jon Efendi mengungkapkan, kegiatan ini terlaksana berdasarkan surat edaran mentri dalam negri RI nomor 198/1935/SJ tanggal 21 April 2017. serta Peraturan Presiden Nomor 75 tahun 2015 tentang rencana aksi nasional hak asasi manusia tahun 2015-2019 serta merealisasikan visi dan misi presiden RI dalam NAWA CITA bahwa setiap daerah wajib melaksanakan dan melaporkan aksi HAM tersebut yang mencakup.

Evaluasi terhadap produk hukum kabupaten atau kota yang belum berspektif HAM melalui kajian terhadap produk hukum daerah, pelayanan komunikasi masyarakat melalui peningkatan pengamanan dan tindak lanjut terhadap pengaduan masyarakat. Berdasarkan dasar hukum yang tersebut diatas pemda diwajibkan melaporkan secara berkala melalui Kewmentrian Hukum dan HAM kepada presiden.

Jon juga menjelaskan, penilaian Kabupaten peduli HAM ini pada tahun 2015 yang lalu hanya Kabupaten Siak yang satu-satunya kabupaten di Riau yang menerima penghargaan sebagai kabupaten peduli HAM, namun pada tahun ini barulah ada enam kabupaten yang ikut serta dalam penilaian Kabupaten peduli HAM.

"Untuk Kabupaten Siak sendiri masih ada beberapa kategori yang nilanya masih rendah, namun ini untuk menjadi acuan pada tahun 2018 mendatang agar lebih kita tingkatkan," ungkapnya.

"Ada tahun akan datang lingkup penilaian lebih luas, sehingga kita harus mendata ulang, kemudian penilaian yang dilakukan setiap katagori terlebih dahulu harus memiliki peraturan bupati (Perbup), sehingga baru bisa kita usulkan mejadi salah satu kategori penilaian," katanya.

Hal senada juga disampaikan perwakilan Kanwil Kementrian Hukum dan HAM Riau Asnawi mengatakan, ada beberapa pemerintah daerah saja yang menerapkan penegakan HAM sebagai landasan dalam menjalankan kebijakan daerah salah satu kabupaten siak yang pertama menerima penghargaan kabupaten peduli HAM pada tahun 2015 lalu. kita mulai serius dalam mewujudkan rencana HAM, sebab pemerintah dearah lah yang berhadapan langsung dan lebih dekat dengan masyarakat.

"Kabupaten kota menjadi penting dalam melaksanakan program sadar HAM, karena persoalan HAM sering muncul didaerah, Dengan adanya program kota ramah HAM, kita berharap penanganan kasus di daerah cepat selesai," katanya.

Tambah Asnawi, Kabupaten Siak kembali menerima penghargaan kabupaten sadar HAM ini untuk yang ketiga kalinya, yang dimana acara penyerahan penghargaanya akan dilaksanakan pada tanggal 10 Desember 2017 mendatang yang bertempat di kota Solo, menurut rencana penyerahan penghargaan secara serentak dilakukan kepada pemda tingkat dua yang se-Indonesia yang berhasil menerapkan kabupaten peduli HAM yang diserahkan langsung oleh Presiden Joko Widodo. (RB/Agus)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
redaksi riaubook

Berita Terkini

RAPP Gelar Media Gathering Jalin Keakraban dengan Media

Rabu, 15 November 2017 - 13:35 WIB

Lowongan CPNS di Seluruh Daerah untuk Tahun Depan

Rabu, 15 November 2017 - 00:28 WIB

Tegas Berantas Narkoba, Anies Tutup Diamond Karaoke

Selasa, 14 November 2017 - 17:14 WIB

21 Agenda Jokowi di KTT ASEAN Filipina

Senin, 13 November 2017 - 11:39 WIB

Situs Pribadi Setya Novanto Sempat kena Hacker

Minggu, 12 November 2017 - 22:41 WIB

Awas, Mafia Perdagangan Manusia Incar Remaja Tamatan SMK

Minggu, 12 November 2017 - 13:20 WIB

Masih Jomblo? Susah Dapat Jodoh? Datang ke Goa ini

Sabtu, 11 November 2017 - 22:47 WIB

Mau Ketemu Alien? Datang ke China

Sabtu, 11 November 2017 - 21:12 WIB

IKBR Meranti Gelar Musda ke II 17-18 November 2017

Sabtu, 11 November 2017 - 07:48 WIB

Akhir November 2017 Cetak Sawah Baru Meranti Rampung

Jumat, 10 November 2017 - 21:18 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia