Foto ilustrasi (net)

Jumat, 17 November 2017 - 09:31 WIB 3090000

Jalan yang Kita Pinta

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Oleh Ustad Felix Siauw

Minimal 17 kali dalam sehari kita meminta pada Allah dengan satu pinta, yang mungkin kita pun jarang sekali menyadari atau bahkan memahaminya dengan baik apa permintaan itu.

Demikian 17 kali kita mengucap "Ihdina Ash-Shiraath Al-Mustaqiim". Tuhan kami, tunjuki kami, bimbing kami, tuntun kami, kepada jalan-Mu yang lurus, yang benar, yang istiqamah, yang Engkau ridha.

Terus-menerus kita meminta pada Allah jalan itu, selepas kita memuji-muji Allah di awal surah Fatihah. Inilah bentuk dari pertolongan yang kita nantikan dari Allah. Yakni hidayah dari-Nya.

Kita memohon Allah menunjuki kita hidayah, petunjuk, tuntunan dan bimbingan agar kita selamat menjadi Muslim, selamat saat di dunia, terlebih di akhirat kelak saat berjumpa Allah.

Dan Allah pun menunjukkan kepada kita jalan yang kita pinta, jalan yang 17 kali kita ulang dalam shalat. Sebab jalan ini bukan sembarang jalan, tidak pula orang yang sanggup menjalani jalan ini.

Lalu "Shiraatha alladziina an-'amta 'alaihim ghairi Al-Maghdubi 'alaihim wa la Adh-Dhaaliin". Inilah jalan yang kita pinta, jalan nikmat, jalan mereka penikmat bahagia yang telah ada sebelum kita.

Jalan siapa? Jalannya Nabi Muhammad, Nabi Ibrahim, Nabi Musa, Nabi Isa, Abu Bakar, Umar, Utsman dan Ali. Jalannya para ulama dan syuhada, jalannya para mushlih dan jalan para mukhlis.

Perhatikan dalam sejarah, adakah jalan yang mereka tempuh itu jalan yang mudah atau jalan yang tanpa halangan? Bahkan halangan itulah yang menjadikan mereka bernilai dan berarti, ujian iman.

Layaknya merak yang makin anggun saat diancam, atau gaharu yang semerbak saat dibakar, itulah jalan nikmat, "Shiraatha alladziina an-'amta 'alaihim". Jalan yang Allah berikan nikmat pada mereka.

Inilah jalan dakwah yang engkau pinta pada Allah. Kadang ada disitu payah, letih, susah, saudara yang menyebalkan, orang tua yang tak memahami. Jangan putus asa, ini jalan yang engkau pinta.

Jalan Yang Kita Pinta Minimal 17 kali dalam sehari kita meminta pada Allah dengan satu pinta, yang mungkin kita pun jarang sekali menyadari atau bahkan memahaminya dengan baik apa permintaan itu Demikian 17 kali kita mengucap "Ihdina Ash-Shiraath Al-Mustaqiim". Tuhan kami, tunjuki kami, bimbing kami, tuntun kami, kepada jalan-Mu yang lurus, yang benar, yang istiqamah, yang Engkau ridha Terus-menerus kita meminta pada Allah jalan itu, selepas kita memuji-muji Allah di awal surah Fatihah. Inilah bentuk dari pertolongan yang kita nantikan dari Allah. Yakni hidayah dari-Nya Kita memohon Allah menunjuki kita hidayah, petunjuk, tuntunan dan bimbingan agar kita selamat menjadi Muslim, selamat saat di dunia, terlebih di akhirat kelak saat berjumpa Allah Dan Allah pun menunjukkan kepada kita jalan yang kita pinta, jalan yang 17 kali kita ulang dalam shalat. Sebab jalan ini bukan sembarang jalan, tidak pula orang yang sanggup menjalani jalan ini Lalu "Shiraatha alladziina an-'amta 'alaihim ghairi Al-Maghdubi 'alaihim wa la Adh-Dhaaliin". Inilah jalan yang kita pinta, jalan nikmat, jalan mereka penikmat bahagia yang telah ada sebelum kita Jalan siapa? Jalannya Nabi Muhammad, Nabi Ibrahim, Nabi Musa, Nabi Isa, Abu Bakar, Umar, Utsman dan Ali. Jalannya para ulama dan syuhada, jalannya para mushlih dan jalan para mukhlis Perhatikan dalam sejarah, adakah jalan yang mereka tempuh itu jalan yang mudah atau jalan yang tanpa halangan? Bahkan halangan itulah yang menjadikan mereka bernilai dan berarti, ujian iman Layaknya merak yang makin anggun saat diancam, atau gaharu yang semerbak saat dibakar, itulah jalan nikmat, "Shiraatha alladziina an-'amta 'alaihim". Jalan yang Allah berikan nikmat pada mereka Inilah jalan dakwah yang engkau pinta pada Allah. Kadang ada disitu payah, letih, susah, saudara yang menyebalkan, orang tua yang tak memahami. Jangan putus asa, ini jalan yang engkau pinta Dan sebab itulah Allah memuliakan siapa saja yang terlibat dalam kerja dakwah ini, sekecil apapun bahkan sekedar membagi acara kajian, status dakwah, atau bahkan hanya hadir di majelis taklim Inilah jalan yang engkau pinta pada Allah 17 kali, nikmatilah, alhamdulilah

Sebuah kiriman dibagikan oleh Felix Siauw (@felixsiauw) pada

Dan sebab itulah Allah memuliakan siapa saja yang terlibat dalam kerja dakwah ini, sekecil apapun bahkan sekedar membagi acara kajian, status dakwah, atau bahkan hanya hadir di majelis taklim. Inilah jalan yang engkau pinta pada Allah 17 kali, nikmatilah, alhamdulilah.

*Penulis pengemban dakwah, bersama yang menginginkan kebangkitan Islam. Tulisan ini diambil dari akun Instagram @felixsiauw, (17/11/2017). (RB/yopi)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
Yopi Pranoto

Berita Terkini
Tausyiah

Sumber Energi Dakwah

Jumat, 17 November 2017 - 09:24 WIB

MTQ Inhil kata Gubernur Ajang Membumikan Alquran

Sabtu, 11 November 2017 - 08:24 WIB
Tausyiah

Enggan dan Takabur

Jumat, 10 November 2017 - 01:44 WIB

Hebat, Desa Sungai Raya Inhu Miliki Masjid Unik

Kamis, 09 November 2017 - 20:01 WIB
Dunia Islam

Hikmah Berkuda

Jumat, 03 November 2017 - 08:29 WIB
Tausyiah Ustad Felix Siauw

Persatuan Sebab Iman

Jumat, 03 November 2017 - 07:38 WIB
Tausyiah Usatad Felix Siauw

Angkat Tangan

Kamis, 02 November 2017 - 22:52 WIB

Pemerintah Segera Atur Harga Referensi Ibadah Umrah

Rabu, 25 Oktober 2017 - 23:19 WIB

Riau Matangkan Rencana Pembentukan Quran Center

Rabu, 04 Oktober 2017 - 12:24 WIB

Terus Mengalir Bantuan dari Riau untuk Rohingya

Kamis, 28 September 2017 - 09:51 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia