Menawar Harga untuk Satu NKRI

RIAUBOOK.COM - Oleh Jufri Hardianto Zulfan, S.H

Sudah puluhan tahun negeri ini merdeka, dan berhasil membebaskan diri dari para penjajah yang begitu bengis dan begitu inginnya menguasai negeri ini, sebut saja Portugis, Belanda dan Jepang yang merupakan negera-negara penjajah yang begitu hebat dalam penjajahannya, sehingga diriwayatkan untuk pakaian pun orang pribumi tidak punya dan hanya berpakaian karung bekas, sehingga tentu saja kemerdekaan ini merupakan suatu rahmat dari Allah Subhanhu Wata'ala. Hanya saja, merdeka dari para penjajah apakah sudah seiring dengan merdeka dari kesulitan perekonomian, merdeka dari kesulitan pendidikan, merdeka dari kesulitan kesehatan yang kesemuanya bermuara pada kesulitan kemakmuran. Kita tidak ingin berbohong dengan semua ini, karena semua kita memiliki tujuan yang sama dalam kemerdekaan yaitu kemakmuran, sehingga dengan kuatnya timbul rasa oleh para tokoh bangsa untuk membuat suatu kesepakatan tentang tujuan dan cita-cita bernegara yaitu Consensus Pancasila.

Penulis mengutip tulisan Prof Kaelan, dalam bukunya beliau menuliskan, "nilai-nilai Pancasila itu bagi bangsa Indonesia menjadi landasan dasar serta motivasi atas segala perbuatan, baik dalam kehidupan sehari-hari, maupun dalam kehidupan ketatanegaraan. Dengan perkataan lain bahwa nilai-nilai Pancasila merupakan das sollen atau cita-cita tentang kebaikan yang harus diwujudkan menjadi suatu kenyataan atau das sein. (Lihat, Kaelan, Pendidikan Pancasila, 77:2010).

Dan bahkan dewasa ini, masih saja para pejabat bangsa ini belum paham betul dengan konsep Pancasila tersebut meskipun mereka bertitel Doktoral sekalipun, mereka banyak terjerat kasus yang sama "sama-sama korupsi" hal ini menandakan bahwa minimnya tingkat kesadaran tentang tujuan dan cita-cita awal negara yang besar ini, sebut saja berita hari ini yang sedang viralnya adalah kasus korupsi yang menyeret nama pejabat tinggi negara Setya Novanto, tidak tanggung-tunggung ia adalah ketua DPR di Republik ini sekaligus pimpinan tertinggi partai besar yaitu Golkar yang terjerat kasus korupsi E-KTP.

Penulis sampaikan, sebenarnya berapa lagi harga yang dapat penulis dan kita tawarkan untuk negeri yang besar ini, harus kah negeri ini menjual aset-aset besar untuk membeli suatu kejujuran jika memang suatu kejujuran tidak lagi dapat diajarkan, haruskah negeri ini menbunuh rakyat sendiri untuk membuktikan kesetiaan jika memang tidak dapat lagi menghilangkan penghianatan atau haruskah negeri ini dijajah kembali agar paham makna suatu penderitaan jika tidak cukup hidup dengan jabatan yang tinggi dan gaji yang banyak dengan berbagai tunjangan,,?. Pada kesempatan kali ini penulis menyampaikan hasil kesepakatan dari para anggota MPR sebagai sosialisasi kebhinekaan dan pemahaman Pancasila yang baik, intisari nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, sila persatuan Indonesia dengan keterangan:

a. Pada prinsipnya menegaskan bahwa kita mendirikan suatu negara kebangsaan Indonesia untuk seluruh rakyat Indonesia, bukan negara untuk satu kelompok, maupun untuk satu golongan.

b. Pada prinsipnya menegaskan bahwa persatuan Indonesia bernafaskan semangat kebangsaan yang melindungi segenap bangsa dan dan seluruh tumpah darah Indonesia yang senasib dan sepenaggungan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

c. Pada prinsipnya menegaskan bahwa Persatuan Indonesia adalah sikap kebangsaan yang saling menghormati perbedaan dan keberagaman masyarakat dan Bangsa Indonesia.

d. Pada prinsipnya menegaskan kebangsaan Indonesia bukanlah kebangsaan yang sempit dan berlebihan (chauvinisme), melainkan kebangsaan yang menghormati eksistensi bangsa-bangsa lain. (Lihat, MPR RI, Bahan Tayang Materi Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, 19-21:2015).

Dan rasanya untuk memahami kalimat-kalimat diatas tidaklah mesti bertitel Doktoral, karena bahasa yang digunakan adalah bahasa yang mudah di pahami, lalu mengapa justru dari kalangan para pejabat tinggi serta yang berpendidikan tinggilah yang justru tidak memahami maksud dari kalimat tersebut diatas, sehingga apa yang dilakukan sangat berlawanan dengan kesepakatan yang telah disepakati bersama. Hingga akhirnya penulis berharap hanya kepada Allah yang maha kuasa, agar negeri ini selalu dijaga dalam naungan serta rahmat Nya. Aamiin. (RB/yopi)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Terkait

Foto

Manuver Politik KPK

RIAUBOOK.COM - Oleh Fahri HamzahSaya berada di tengah politik yang bergoncang, maka jika pun tidak semua, sedikit banyak saya paham.Ijinkan…

Foto

Sedikit Tentang Ilmu

RIAUBOOK.COM - Oleh Ustad Felix SiauwIngat-ingat selalu, bahwa jika engkau menguasai satu ilmu, maka bukan sebab engkau yang hebat. Tapi…

Foto

Jangan Sampai Hukum seperti Sarang Laba-laba

NEGARA Indonesia adalah negara hukum, begitulah bunyi pasal 1 ayat (3) Undang-Undang Dasar 1945 setelah amandemen ketiga. Pasal 1 ayat…

Foto

Benang Menang Merah Antara HAM dan Kebebasan

RIAUBOOK.COM - Oleh Jufri Hardianto Zulfan, SH Diantara kita mungkin sering mendengar kata-kata HAM, seperti halnya orang-orang yang pada umumnya…

Foto

Cerdas Memilih di Tengah Kemajuan Teknologi

RIAUBOOK.COM- Oleh Hamidum MajidHidup di negara yang demokrasi, tentu saja kita sebagai warga negara Indonesia tidak asing lagi dengan pemilihan…

Foto

Pancasila dan Orang Indonesia

Dewasa ini, negeri ini kembali mengalami berbagai macam polemik-polemik lama yang justru sebenarnya telah tuntas dan disepakati kesepakan finalnya oleh…

Foto

Tebak Siapa yang Paling Bodoh di Gambar, Ini Menentukan Kepribadian Kamu

RIAUBOOK.COM - Setiap orang memiliki pilihan dalam menjalani hidup, termasuk kamu, dan semua keputusan tentu menentukan masa depan.Nah, coba lihat…

Foto

Aspal Plastik Bukan Solusi Penanganan Sampah yang Tepat

Bangsa Indonesia sudah merdeka selama 72 tahun. Namun, proses menjadikan negara Indonesia agar lebih maju tentunya sudah dilakukan jauh…

Foto

Catatan Gilang Mahardika untuk Sumpah Pemuda

Sumpah Pemuda dahulu yang menyatukan perbedaan antara Papua, Jawa, Minang, Bugis, Bali, Batak, Tionghoa, Dayak, Arab dan lainnya sehingga…

Foto

Catatan Najwa untuk Sumpah Pemuda

Para pemuda pernah bersumpah kepada Indonesia, akan bersatu dalam tumpah darah bangsa dan bahasa.Bahwa pemuda akan selalu menghaturkan bakti,…

Foto

Peran Sentral Pemuda

Pemuda harus aktif dalam perubahan bangsa ini dan menjadi orang terdepan dalam membangun bangsa ini untuk lebih baik, Pemuda adalah…

Foto

Hari Sumpah Pemuda, Ketua KNPI Inhil: Pemuda-pemudi Tetap Berkarakter

RIAUBOOK.COM - Peringatan hari sumpah pemuda ke - 89 Tahun 2017, Ketua DPD KNPI Inhil, Hidayat Hamid, S.Pd.I berharap pemuda-pemudi…

Foto

Aditya dan Gelora Gerakan Mahasiswa

Mahasiswa Riau tersentak mendengar kabar tertahannya salah satu mahasiswa Universitas Riau dari jurusan PPKn, Aditya Putra Gumesa (Menteri Sosial…

Foto

3 Tahun Kepemimpinan Jokowi - JK, Menagih Nawacita di Bidang Pendidikan

Sebelum melenggang menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI, Joko Widodo dan Muhammad Jusuf Kalla (Jokowi-JK) mengungkapkan visi misinya jika terpilih…

Foto

Fokuslah pada Isu-isu Besar, Jangan Terkecoh dengan Isu Kecil

Strategi perang Cina kuno dalam buku memancing Harimau turun gunung, 36 Strategi Perang Cina Kuno GAO YUAN yakni 'Mengecoh…

Foto

Niat KPK Memang Merusak Citra Peradilan

Ijinkan saya menyampaikan fakta tentang peradilan kita pasca reformasi. Jangan percaya KPK dan antek-anteknya soal keadaan pengadilan kita karena memang…

Foto

Propaganda Anti Korupsi Seperti Cara Kerja PKI

Mereka menyerang orang yang mengkritik cara mereka bekerja sebagai koruptor.Buat mereka, lebih baik Anda korup tetapi memuji cara kerja mereka…

Foto

Organ-organ Jaringan Narkoba di Riau, Mana Jantungnya?

Menjadi topik hangat, kabar tentang Badan Narkotika Nasional menembak mati satu dari dua tersangka yang berkonvoi membawa sabu 25 kilogram…

Foto

Apa dan Siapa yang Salah dari Lahirnya Oknum Mahasiswa Brutal

Millenial ini, perkembangan teknologi, sains dan ilmu pengetahuan berkembang pesat. Di Universitas, Lembaga Penelitian, dan Komunitas Mandiri (swasta). Perkembangan teknologi,…

Foto

Bangsa Paling Dermawan

Membanggakan, Indonesia kembali masuk dalam jajaran negara paling dermawan di dunia. Dalam daftar World Giving Index 2017 yang baru saja…

foto

Pendidikan