Ilustrasi. (net)

Minggu, 19 November 2017 - 22:57 WIB 2270000

Masukkan Aku Dalam Daftarmu

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Oleh ustad Felix Siauw

Kita jelas tak ada apa-apanya dibandingkan dengan ulama-ulama pejuang di zaman dulu. Mereka yang pejuang kemerdekaan dan setelahnya benar-benar hebat.

Bagaimana tidak, Muhammad Natsir misalnya, tokoh Masyumi yang pernah menjadi perdana menteri, pun pernah dijebloskan ke penjara, dilabeli pembangkang.

Padahal Natsir dikenal lewat "Mosi Integral" yang menyatukan seluruh wilayah Nusantara yang sempat terbelah. Sederhana, cerdas, dan sangat Islami, itu beliau.

Beliau tak segan mengkritik Soekarno yang saat itu dekat dengan komunis, juga beberapa kebijakan yang tak Islami, ulama yang meluruskan penguasa.

Tapi bahkan jasa beliau tak menghalangi beliau dikriminalisasi, begitu pula Masyumi yang tak terhitung jasanya bagi negeri, dibubarkan lalu dilarang.

Begitu pula HAMKA, tak usah tanya jasa beliau pada Indonesia, tapi saat beliau ditangkap sebab tak bersesuaian dengan penguasa, beliau dianggap pengkhianat.

"Saudara pengkhianat, menjual negara kepada Malaysia", begitu tulis beliau tentang masa-masa dimana beliau ingin mengakhiri hidupnya sebab tuduhan keji.

Pun selepas dari penjara, beliau memimpin Majelis Ulama, masih juga ada fitnah-fitnah kepada beliau, tak jarang dari sesama 'ulama' yang mencoba menjatuhkan beliau

HAMKA akhirnya mundur dari jabatan Majelis Ulama, sebab teguh pada pendapat-pendapatnya yang tak bersesuaian dengan penguasa saat itu, inilah jalan dakwah.

Kita yang tak ada apa-apanya ini belajar dari mereka, bahwa ulama, yang berilmu itu harusnya yang menjadi petunjuk bagi penguasa tentang agama, bukan sebaliknya

Namun tentu penguasa ingin sebaliknya, merekalah yang ingin menentukan mana ulama dan mana yang bukan, yaitu yang mau sesuai dengan mereka, itulah 'ulama'.

Tapi mereka yang benar cintanya pada agama, yang jadikan Islam diatas segalanya, yang seperti Natsir dan HAMKA, begitulah jalan cerita dan semua tantangannya.

Kita hanya bisa berharap seperti puisi HAMKA pada Natsir, "Dan Aku pun, masukkan dalam daftarmu!".

*Penulis pengemban dakwah, bersama yang menginginkan kebangkitan Islam. Tulisan ini diambil dari akun instagram @felixsiauw, Minggu (19/11/2017). (RB/yopi)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
Yopi Pranoto

Berita Terkini

Menawar Harga untuk Satu NKRI

Minggu, 19 November 2017 - 20:00 WIB
Opini

Manuver Politik KPK

Jumat, 17 November 2017 - 23:36 WIB
Dunia Islam

Sedikit Tentang Ilmu

Jumat, 17 November 2017 - 09:17 WIB

Jangan Sampai Hukum seperti Sarang Laba-laba

Jumat, 17 November 2017 - 07:07 WIB

Benang Menang Merah Antara HAM dan Kebebasan

Kamis, 16 November 2017 - 13:34 WIB

Cerdas Memilih di Tengah Kemajuan Teknologi

Senin, 13 November 2017 - 13:36 WIB

Pancasila dan Orang Indonesia

Jumat, 10 November 2017 - 21:59 WIB

Catatan Gilang Mahardika untuk Sumpah Pemuda

Minggu, 29 Oktober 2017 - 22:46 WIB

Catatan Najwa untuk Sumpah Pemuda

Minggu, 29 Oktober 2017 - 21:46 WIB

Peran Sentral Pemuda

Sabtu, 28 Oktober 2017 - 09:26 WIB
Opini

Aditya dan Gelora Gerakan Mahasiswa

Sabtu, 21 Oktober 2017 - 21:38 WIB

Niat KPK Memang Merusak Citra Peradilan

Senin, 09 Oktober 2017 - 10:19 WIB

Propaganda Anti Korupsi Seperti Cara Kerja PKI

Minggu, 08 Oktober 2017 - 11:19 WIB

Organ-organ Jaringan Narkoba di Riau, Mana Jantungnya?

Jumat, 06 Oktober 2017 - 23:09 WIB

Bangsa Paling Dermawan

Rabu, 04 Oktober 2017 - 13:55 WIB

Polemik E-KTP dan Licinnya Setya Novanto

Rabu, 04 Oktober 2017 - 11:12 WIB

Manusia yang Mencipta Sejarah

Rabu, 04 Oktober 2017 - 09:17 WIB

Tips Memilih Pengacara Biar Enggak Rugi

Rabu, 04 Oktober 2017 - 08:22 WIB

Sunnah Sedirham Surga

Senin, 02 Oktober 2017 - 17:55 WIB

Isu PKI dan Pilpres 2019, Apa Kaitannya?

Senin, 02 Oktober 2017 - 10:26 WIB
Opini

Nasib 300 Desa Pasca-Perda RTRWP Riau Diketok Palu

Senin, 02 Oktober 2017 - 10:17 WIB

Kedaulatan Ekonomi Digital

Kamis, 28 September 2017 - 09:54 WIB

Menanti Calon Independen Pilgubri 2018

Kamis, 21 September 2017 - 22:53 WIB
Opini

Menelisik Gagalnya Pengesahan Perda RTRWP Riau

Kamis, 14 September 2017 - 11:29 WIB
Opini

Berebut Berteduh di Pohon Beringin

Selasa, 12 September 2017 - 12:26 WIB

Di Balik Berkah dan Musibah Dana Desa

Senin, 04 September 2017 - 09:51 WIB

Perubahan Iklim Lingkungan

Minggu, 06 Agustus 2017 - 10:18 WIB
Opini

Bangsa Cakap Indonesia

Minggu, 23 Juli 2017 - 14:09 WIB
Dirgahayu KNPI ke 44

Bangkit Pemuda Indonesia

Minggu, 23 Juli 2017 - 12:18 WIB
Opini

Nasihat Hukum untuk Presiden PKS

Kamis, 20 Juli 2017 - 00:00 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia