Pangeran Mohammed bin Salman.(Fayez Nureldine / AFP)

Senin, 20 November 2017 - 23:58 WIB 4860000

Benarkah Arab Saudi akan Pertimbangkan Perbaikan Hubungan dengan Israel?

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Kemungkinan normalisasi hubungan diplomatikArab Saudidan Israel akan terjalin kembali, ini dikabarkan sebuah media terbitan Lebanon.

Sebuah laporan yang diterbitkan harianAl-Akhbar, yang disebut pro-Hezbollah, menyebut Riyadh sedang menimbang prospek normalisasi hubungan dengan Israel.

Langkah ini dipertimbangkan terkait rencana perdamaian Timur Tengahyang disponsori pemerintahan Presiden AS Donald Trump.

Harian itu menambahkan, rencana perdamaian yang dirancang Gedung Putih itu akan mencoba mengamankan status final kesepakatan antara Israel dan Palestina.

Rencana itu juga ditujukan untuk menciptakan pengakuan terhadap Israel sebagai negara Yahudi oleh lebih banyak lagi negara-negara Arab.

Harian Lebanon tersebut mengklaim telah membaca sebuah dokumen rahasia dari Kemenlu Arab Saudi yang di dalamnya termasuk peta jalan untuk menghidupkan kembali InisiatifPerdamaianSaudi 2002.

Surat tersebut dikabarkan telah dikirim Menlu Adel al-Jubeir kepada Menteri Pertahanan sekaligus putra mahkota Pangeran Mohammed bin Salman.

Dalam surat itu, Al-Jubeir mendesak Pangeran Mohammed bin Salman untuk menerima upaya pemerintahan Trump menormalisasi hubungan Israel dan Dunia Arab.

Al-Jubeir dalam surat itu membeberkan sejumlah keuntungan yang bisa diperoleh Saudi jika menjalankan perubahan kebijakan yang dramatis seperti itu.

Laporan tersebut menjelaskan, Al-Jubeir memahami langkah ini akan ditolak sebagian besar negara-negara Arab tetapi akan menguntungkan dalam jangka panjang.

Belum lama ini, Pangeran Mohammed bin Salman mengatakan kepada Presiden Palestina Mahmoud Abbas bahwa dia harus mendukung atau mundur dari skema perdamaian Israel-Palestina yang diusung Donald Trump.

Kabarnya, Abbas diberi ultimatum dalam pertemuan di Riyadh yang digelar beberapa hari setelah penasihat presiden AS Jared Kushner berkunjung ke Arab Saudi untuk bertemu Pangeran Mohammed bin Salman.

Rincian skema perdamaian itu belum diperoleh, tetapi Palestina prihatin karena Kushner dan para perancang kesepakatan damai ini selama bertahun-tahun diketahui amat pro-Israel. (RB/Kompas.com)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
Yopi Pranoto

Berita Terkini

Artis Senior Laila Sari Dikabarkan Meninggal Dunia

Senin, 20 November 2017 - 23:13 WIB

Kawasan Monas Bisa Dipakai untuk Beragam Kegiatan

Senin, 20 November 2017 - 17:28 WIB

Warga Langgam Antusias Ikuti Gerakan Peduli Lingkungan

Senin, 20 November 2017 - 16:38 WIB

UMK Pelalawan Tinggal Tunggu SK Penetapan Dari Gubri

Senin, 20 November 2017 - 08:22 WIB

Anies Janji Alokasikan Dana untuk Guru PAUD Se-DKI

Minggu, 19 November 2017 - 22:01 WIB

Prediksi Malam Ini Kiamat, Nyata Atau Tidak?

Minggu, 19 November 2017 - 18:59 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia