Opini

Teman Adalah Teman dan Kita Bersamai Sekalipun Dalam Kesusahan

RIAUBOOK.COM - Oleh Fahri Hamzah

Setelah SN dipaksa menjadi tersangka ada bagusnya saya menulis kesan saya kepada situasi sekarang.

Sebab ada banyak orang yang menelpon saya atau bertemu saya meminta agar saya berhenti berbicara tentang Setya Novanto.

Sebab katanya itu membuat saya nampak membelanya. Dan membela Setya Novanto hari ini adalah kejahatan luar biasa.

Saya dinasehati agar menjaga nama baik dan memikirkan masa depan yang bisa hancur oleh sesuatu yang nampak bersimpati kepada orang yang dianggap koruptor kelas kakap ini.

Lama saya memikirkan ini, karena teguran bahkan juga masuk melalui rumah. Luar biasa pikiran saya, padahal memang saya tidak mengenal siapa SN sampai saya menjadi pimpinan DPR bersamanya sejak akhir 2014.

Kata teman saya, "Menjadi anggota DPR saja sudah merusak citramu apalagi kemudian menjadi pembela ketua DPR bernama Setya Novanto, bisa hancur lu ri", demikian nasehat bernada kecaman.

Tapi bismillah, saya percaya kepada hati saya. Saya percaya bahwa setelah pengadilan manusia dan negara, ada yang lebih penting yaitu pengadilan Allah di akhirat kelak.

Pengadilan yang lebih akurat dan adil serta tempat ketika kita tidak bisa mengelak dan berbohong.

Karena mana mungkin juga saya berhenti berbicara tentang Setya Novanto. Semua orang sedang membicarakannya.

Pertama dia pimpinan DPR dan sampai sekarang dia masih pimpinan DPR. Saya juga pimpinan DPR dan sebagai wakil saya juga merasa bahwa situasi harus dijelaskan.

Kalau dalam penjelasan saya nampak membela semata-mata karena azas praduga tak bersalah masih berlaku. Dia sudah tersangka dan ditahan tapi azas itu berlaku sampai ujung waktu.

Kedua, dia telah menjadi teman saya. Dan saya harus terima dia dengan segala kelemahan dan kelebihannya.

Teman adalah teman dan kesetiaan ditunjukkan dalam keadaan susah. Orang susah jangan ditinggal. Paling tidak kita temani dengan doa.

Saya tidak pernah hadir sekalipun dalam pesta Setya Novanto kecuali pesta anaknya menikah.

Saya tidak punya bisnis dan saya tidak punya urusan keuangan dengan Setya novanto. Berkali dia ingin membantu saya secara keuangan saya kembalikan.

Karena sejak awal saya tidak mau pekerjaan kita melampaui profesionalisme. Saya juga sering memberikan masukan sebab saya merasa beliau banyak salah menempatkan posisi bisnisnya dan teman bisnisnya dari masa lalu.

Saya nasehati persoalan aturan dan etika agar dia membatasi diri. Tetapi saya tidak tahu asalkan itu tidak terjadi di tempat kerja saya maklumi. Itulah hidup dia dulu.

Jangan lupa, dia pengusaha bukan pegawai negeri.

Orang lupa, politisi adalah jabatan yang diisi oleh rakyat pada umumnya. Ada mantan guru, polisi, TNI, dokter, pegawai, pensiunan, juga pengusaha dan pedagang. Maka gaya hidup politisi memang tidak bisa dibuat standar seperti pegawai negeri.

Apalagi anggota legislatif, jumlahnya banyak karena mewakili seluruh rakyat Indonesia. Dari Sabang sampai Merauke berwarna warni.

Di seluruh dunia, kamar legislatif tercipta untuk itu, mewakili wajah seluruh rakyat tanpa terkecuali. Ada yang kiri ada yang kanan. Ada yang progresif ada lamban, ada yang modern ada yang tradisional dan ada yang konservatif juga liberal. Semua ada.

Mungkin secara moral juga demikian. Maka wajah legislatif adalah wajah rakyat yang sempurna. Tidak bisa disederhanakan karena akan mengurangi makna representasi sekaligus keindahannya. Demokrasi adalah tentang mengelola kerumitan.

Di negara demokrasi, azas representasi ini sangat disadari bahkan menjadi sumber kekuatan. Ini adalah daulat rakyat karena siapapun mereka adalah pilihan rakyat untuk merepresentasikan apapun yang ada pada mereka.

Di negara demokrasi, azas representasi ini sangat disadari bahkan menjadi sumber kekuatan. Ini adalah daulat rakyat karena siapapun mereka adalah pilihan rakyat untuk merepresentasikan apapun yang ada pada mereka.

Tradisi ini dijaga kekuatannya dan keunggulannya sampai-sampai kepada mereka diberikan kekuatan dan kekebalan. Kamar ini bertugas menjaga dan menyeimbangi jalannnya negara.

Kamar legislatif lahir oleh kesadaran bahwa di sebelah sana ada eksekutif yang mengelola hampir 100% uang dan kekuasaan serta sumberdaya negara. Jika tidak ada wakil rakyat yang berdaulat maka korupsi dan kesewenangan akan lahir dan mengancam kehidupan bersama.

Inilah awalnya, demokrasi kita mengirim orang-orang melalui pemilu dalam satu seleksi yang ketat. Setya Novanto adalah salah satu yang terpilih, berkali-kali dan akhirnya menjadi ketua DPR juga menjadi ketua umum partai terbesar nomor 2 di negeri ini.

Sampai terjadi tragedi ini, ia menjadi tersangka dan incaran berkali-kali. Pernah disadap secara ilegal lalu bangun. Itulah politisi SN. Itu kekuatannya juga kelemahannya. Tapi ini menjadi tragedi. Panjang ceritanya. (Bagian 1)

*Penulis adalah Wakil Ketua DPR, tulisan ini diambil dari akun facebook milik @fahrihamzahpage, 19 jam yang lalu, Selasa (21/11/2017). (RB/yopi)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Terkait

Foto

Ini Bukan Soal SN

RIAUBOOK.COM - Oleh Fahri Hamzah Dengan pengertian saya yang sederhana, saya juga tahu bahwa mengapa KPK mengorkestra citra diri yang…

Foto

Mafia Negara, 'Shame on You'

'BERGEN kan men zien, maar het recht kan men niet zien', demikian LJ Van Apeloorn (1954) yang mengumpamakan hukum itu…

Foto

Masukkan Aku Dalam Daftarmu

RIAUBOOK.COM - Oleh ustad Felix Siauw Kita jelas tak ada apa-apanya dibandingkan dengan ulama-ulama pejuang di zaman dulu. Mereka yang…

Foto

Menawar Harga untuk Satu NKRI

RIAUBOOK.COM - Oleh Jufri Hardianto Zulfan, S.H Sudah puluhan tahun negeri ini merdeka, dan berhasil membebaskan diri dari para penjajah…

Foto

Manuver Politik KPK

RIAUBOOK.COM - Oleh Fahri HamzahSaya berada di tengah politik yang bergoncang, maka jika pun tidak semua, sedikit banyak saya paham.Ijinkan…

Foto

Sedikit Tentang Ilmu

RIAUBOOK.COM - Oleh Ustad Felix SiauwIngat-ingat selalu, bahwa jika engkau menguasai satu ilmu, maka bukan sebab engkau yang hebat. Tapi…

Foto

Jangan Sampai Hukum seperti Sarang Laba-laba

NEGARA Indonesia adalah negara hukum, begitulah bunyi pasal 1 ayat (3) Undang-Undang Dasar 1945 setelah amandemen ketiga. Pasal 1 ayat…

Foto

Benang Menang Merah Antara HAM dan Kebebasan

RIAUBOOK.COM - Oleh Jufri Hardianto Zulfan, SH Diantara kita mungkin sering mendengar kata-kata HAM, seperti halnya orang-orang yang pada umumnya…

Foto

Cerdas Memilih di Tengah Kemajuan Teknologi

RIAUBOOK.COM- Oleh Hamidum MajidHidup di negara yang demokrasi, tentu saja kita sebagai warga negara Indonesia tidak asing lagi dengan pemilihan…

Foto

Pancasila dan Orang Indonesia

Dewasa ini, negeri ini kembali mengalami berbagai macam polemik-polemik lama yang justru sebenarnya telah tuntas dan disepakati kesepakan finalnya oleh…

Foto

Tebak Siapa yang Paling Bodoh di Gambar, Ini Menentukan Kepribadian Kamu

RIAUBOOK.COM - Setiap orang memiliki pilihan dalam menjalani hidup, termasuk kamu, dan semua keputusan tentu menentukan masa depan.Nah, coba lihat…

Foto

Aspal Plastik Bukan Solusi Penanganan Sampah yang Tepat

Bangsa Indonesia sudah merdeka selama 72 tahun. Namun, proses menjadikan negara Indonesia agar lebih maju tentunya sudah dilakukan jauh…

Foto

Catatan Gilang Mahardika untuk Sumpah Pemuda

Sumpah Pemuda dahulu yang menyatukan perbedaan antara Papua, Jawa, Minang, Bugis, Bali, Batak, Tionghoa, Dayak, Arab dan lainnya sehingga…

Foto

Catatan Najwa untuk Sumpah Pemuda

Para pemuda pernah bersumpah kepada Indonesia, akan bersatu dalam tumpah darah bangsa dan bahasa.Bahwa pemuda akan selalu menghaturkan bakti,…

Foto

Peran Sentral Pemuda

Pemuda harus aktif dalam perubahan bangsa ini dan menjadi orang terdepan dalam membangun bangsa ini untuk lebih baik, Pemuda adalah…

Foto

Hari Sumpah Pemuda, Ketua KNPI Inhil: Pemuda-pemudi Tetap Berkarakter

RIAUBOOK.COM - Peringatan hari sumpah pemuda ke - 89 Tahun 2017, Ketua DPD KNPI Inhil, Hidayat Hamid, S.Pd.I berharap pemuda-pemudi…

Foto

Aditya dan Gelora Gerakan Mahasiswa

Mahasiswa Riau tersentak mendengar kabar tertahannya salah satu mahasiswa Universitas Riau dari jurusan PPKn, Aditya Putra Gumesa (Menteri Sosial…

Foto

3 Tahun Kepemimpinan Jokowi - JK, Menagih Nawacita di Bidang Pendidikan

Sebelum melenggang menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI, Joko Widodo dan Muhammad Jusuf Kalla (Jokowi-JK) mengungkapkan visi misinya jika terpilih…

Foto

Fokuslah pada Isu-isu Besar, Jangan Terkecoh dengan Isu Kecil

Strategi perang Cina kuno dalam buku memancing Harimau turun gunung, 36 Strategi Perang Cina Kuno GAO YUAN yakni 'Mengecoh…

Foto

Niat KPK Memang Merusak Citra Peradilan

Ijinkan saya menyampaikan fakta tentang peradilan kita pasca reformasi. Jangan percaya KPK dan antek-anteknya soal keadaan pengadilan kita karena memang…

foto

Pendidikan