Ketua DPP PAN Yandri Susanto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (25/10/2017).(KOMPAS.com/Nabilla Tashandra)

Rabu, 22 November 2017 - 10:01 WIB 37580000

Kata Sekertaris Fraksi Partai Amanat Nasional, Golkar Menghina DPR Karena...

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Sikap Partai Golkar yang masih mempertahankan Setya Novanto sebagai KetuaDPRRI disesalkan oleh Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto.

Ia menganggap Golkar telah melakukan penghinaan terhadap DPR karena mempertahankan orang yang sudah berada di balik jeruji besi.

"Apa yang menjadikan Golkar punya hak untuk menyandera dan menghinakan lembaga DPR dan anggota DPR secara keseluruhan?" kata Yandri saat dihubungi, dilansir dari Kompas.com, Selasa (21/11/2017).

Yandri mengingatkan bahwa DPR bukan lah hanya milik Golkar. DPR terdiri dari seluruh fraksi dan merupakan sebuah lembaga yang bertugas mewakili seluruh masyarakat Indonesia.

"Jadi Golkar tolong pikirkan martabat lembaga yang sangat kita hormati ini," ucap Yandri.

Yandri menyadari, untuk mengganti Setya Novanto dari kursi Ketua DPR merupakan sepenuhnya hak dari Golkar. Namun, Yandri meminta Golkar untuk menyadari bahwa ketua umumnya tidak bisa berbuat apa-apa dari balik jeruji besi.

"Saya yakin banyak kader Golkar yang lain banyak kok hebat-hebat dan yang bisa melanjutkan kepemimpinan Novanto," kata dia.

Yandri pun menyarankan Novanto mundur saja dari posisi Ketua DPR. Dengan begitu, Novanto juga bisa fokus pada kasus yang menjeratnya.

"Dan citra DPR bisa menjadi lebih baik kalau dia mundur. DPR tidak tersandera dengan kasus Novanto," kata Anggota Komisi II DPR ini.

Menurut Yandri, saat ini sejumlah anggota DPR sudah gerah dengan sikap Golkar yang terus mempertahankan Setya Novanto. Bahkan sudah ada beberapa anggota yang menginginkan dilakukan pemilihan ulang ketua DPR.

"Ini kan persoalan pribadi Novanto, bukan kelembagaan. Tidak adil rasanya masalah pribadi itu menyeret-nyeret lembaga terhormat itu. Itu yang harus disadari oleh Golkar," kata dia.

Rapat Pleno DPP Partai Golkar, Selasa (21/11/2017) memutuskan untuk mempertahankan Setya Novanto dari posisi Ketua DPR. Golkar beralasan masih menunggu proses praperadilan yang diajukan Novanto melawan Komisi Pemberantasan Korupsi.

Setya Novanto ditahan di RutanKPKpada Senin (20/11/2017) dini hari. Dalam kasus korupsi proyek e-KTP, Novanto bersama sejumlah pihak diduga menguntungkan diri sendiri, orang lain, atau korporasi.

Novanto juga diduga menyalahgunakan kewenangan dan jabatan saat menjabat Ketua Fraksi Partai Golkar.

Akibat perbuatannya bersama sejumlah pihak tersebut, negara diduga dirugikan Rp 2,3 triliun pada proyek Rp 5,9 triliun tersebut. Saat ini, Novanto memang tengah melakukan upaya praperadilan atas masalah hukum yang menjeratnya. (RB/Kompas.com)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
Yopi Pranoto

Berita Terkini

Setya Novanto Berkirim Surat, Ini Isinya

Rabu, 22 November 2017 - 08:09 WIB

Hari ini Setya Novanto Dinonaktifkan

Selasa, 21 November 2017 - 08:52 WIB

Nazarudin Bilang Begini Setelah KPK Menahan Setya Novanto

Senin, 20 November 2017 - 16:07 WIB

Sekda Riau: Tahun Politik, Stabilitas Keamanan Terpenting

Minggu, 19 November 2017 - 23:32 WIB

Siapa Calon Pengganti Setya Novanto sebagai Ketum Golkar?

Minggu, 19 November 2017 - 10:30 WIB
Gerakan Antikorupsi

Catatan Najwa, Papa Kenapa

Sabtu, 18 November 2017 - 22:52 WIB

Rp75 Miliar APBD Riau untuk KPU, Sekda: Akan Dipenuhi

Rabu, 15 November 2017 - 12:17 WIB

Donald Trump Lebih Percaya Putin Ketimbang Intelijen AS

Minggu, 12 November 2017 - 19:17 WIB

Desa-desa di Riau Dapat Rp1 Miliar, Sedang Diperjuangkan

Jumat, 10 November 2017 - 11:16 WIB

Ratusan Kader PKS Riau Dilatih untuk Bisa Jadi Pemimpin

Jumat, 10 November 2017 - 10:44 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia