Panglima TNI. (net)

Kamis, 23 November 2017 - 09:01 WIB 4000000

Tuntutan Pelaku Penyanderaan Enggak Masuk Akal, Ini dia...

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Seribuan sandera berhasil diselamatkan tanpa ada yang cedera oleh Satgas gabungan TNI-Polri, selanjutnya berhasil memukul mundur Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) yang menyandera masyarakat di Kimbeli dan Utikini, Tembagapura, Papua, Jumat 17 November 2017.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan, satgas telah melakukan berbagai cara persuasif untuk membebaskan para sandera.

Namun, akhirnya tindakan tegas harus diambil karena beberapa faktor. Antara lain, permintaan KKSB yang tak masuk akal.

"Mereka minta Freeport harus ditutup. Kemudian militer Indonesia harus segera ditarik dari Papua dan diganti dengan pasukan keamanan PBB," kata Gatot dalam sambutannya di acara Munas Pepabri, Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Rabu 22 November 2017 malam.

Selain itu, lanjut Gatot, kelompok separatis itu juga menuntut agar pemerintah Indonesia menyetujui pelaksanaan pemilihan bebas untuk menentukan nasib sendiri rakyat Papua.

Kemudian Pemda Papua dan Papua Barat diminta diganti dengan pemerintah perwalian PBB.

"Itulah yang mendorong TNI melakukan langkah-langkah pembebasan sandera," kata dia, dilansir RiauBook.com dari liputan6.

12 Wanita Jadi Korban

Faktor lain yang memicu pembebasan harus segera dilakukan adalah, masyarakat telah cukup lama diisolasi sehingga cadangan logistik menipis.

Selain itu, setidaknya terdapat 12 wanita yang menjadi korban pelecehan seksual KKSB tersebut.  

"Mereka juga menyita Rp 107,5 juta, 254,4 gram emas, dan 200 ponsel. Dan melarang masyarakat melakukan kebaktian (ibadah)," ucap Gatot.

Setelah melakukan perhitungan secara cermat dan perencanaan yang matang, satgas gabungan TNI-Polri pun beraksi.

Mereka akhirnya berhasil memukul mundur KKSB tersebut dan mengamankan seribuan masyarakat yang sempat tersandera.

"Alhamdulillah bisa diselamatkan tanpa ada satu sandera yang cedera. Dan mereka kita kejar, ada dua separatis yang mati dan kita temukan satu senjata," demikian Gatot. (RB/lp6)



Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
Fazar Muhardi

Berita Terkini

RAPBD Inhu 2018 Capai 1,2 Triliun

Rabu, 22 November 2017 - 13:16 WIB

Jokowi Hadiri Konsultasi Tahunan RI-Malaysia

Rabu, 22 November 2017 - 11:49 WIB

Sidang Perdana Bandar Narkoba, Alex Didakwa Pasal Berlapis

Selasa, 21 November 2017 - 21:48 WIB

Warga Diingatkan Waspada Banjir Sungai Indragiri

Selasa, 21 November 2017 - 00:18 WIB

Artis Senior Laila Sari Dikabarkan Meninggal Dunia

Senin, 20 November 2017 - 23:13 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia