Kantor Badan Pengawas Pemilu RI di Jakarta. (net)

Minggu, 26 November 2017 - 22:24 WIB 2780000

Bawaslu akan Gandeng KPK Tangani Politik Uang dalam Pilkada

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Bawaslu RIsaat ini sedang membahas langkah penanganan kasus politik uangdalam Pilkada, Pemilu, dan Pilpres bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), demikian disampaikan Kordinator Divisi Pelanggaran dan Penanganan,Bawaslu RI, Ratna Dewi Pettalolo.

"Bawaslu memang sedang berkonsultasi dan koordinasi dengan KPK tapi belum membentuk kerjasama tertulis. Tapi saya kira bila KPK ingin masuk wilayah itu (penanganan politik uang), itu merupakan kewenangan KPK, Bawaslu tentu juga tetap berjalan berdasarkan kewenangan kami," kata Ratna di Bengkulu, sebagaimana dikutip dari Kompas.com, Minggu (26/11/2017).

Sejauh ini komunikasi dengan KPK sudah dilakukan pembahasan pertama, yakni Bawaslu meminta dukungan dan belajar bagaimana Bawaslu bisa mengawasi soal politik uang pada tahapan pencalonan yang terjadi di ruang tertutup.

"Kami sulit mengawasi dan masuk politik uang pada tahapan pencalonan karena berada di ruang tertutup, tentu itu bisa menjadi kewenangan KPK untuk bisa masuk," kata Ratna.

Politik Uang menurut dia harus dihadapi dan dilawan secara bersama karena kategorinya sudah masuk pada kejahatan luar biasa, sehingga memang tidak bisa diatasi oleh Bawaslu sendirian.

Ia juga menjelaskan, seandainya KPK berhasil membongkar politik uang baik dalam Pilkada, Pemilu, dan Pilpres, apakah KPK mampu mengugurkan kandidat yang terlibat dalam politik uang? Menurut dia, kewenangan itu tetap ada pada ranah Bawaslu.

"Penanganannya sebenarnya ada di Bawaslu, tentunya akan dilihat bagaimana prosedur tindaklanjutnya dari temuan KPK, karena kewenangan mengusut, memeriksa, dan memutus ada di Bawaslu," jelas Ratna.

Dalam kesempatan yang sama, ia juga menyampaikan hasil survei menyebutkan 50 persen masyarakat setuju dan maklum dengan politik uang.

"Masyarakat masih permisif dengan politik uang, politik uang tidak akan terjadi bila tidak ada para pihak yang saling memberi dan menerima," kata Ratna. (RB/Kompas.com)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
Yopi Pranoto

Berita Terkini

Elektabilitas Partai Gerindra Melejit, Golkar Tergerus

Minggu, 26 November 2017 - 17:18 WIB

Setya Novanto Bakal Dicopot dari Ketua DPR Jika...

Rabu, 22 November 2017 - 12:13 WIB

Setya Novanto Berkirim Surat, Ini Isinya

Rabu, 22 November 2017 - 08:09 WIB

Hari ini Setya Novanto Dinonaktifkan

Selasa, 21 November 2017 - 08:52 WIB

Nazarudin Bilang Begini Setelah KPK Menahan Setya Novanto

Senin, 20 November 2017 - 16:07 WIB

Sekda Riau: Tahun Politik, Stabilitas Keamanan Terpenting

Minggu, 19 November 2017 - 23:32 WIB

Siapa Calon Pengganti Setya Novanto sebagai Ketum Golkar?

Minggu, 19 November 2017 - 10:30 WIB
Gerakan Antikorupsi

Catatan Najwa, Papa Kenapa

Sabtu, 18 November 2017 - 22:52 WIB

Rp75 Miliar APBD Riau untuk KPU, Sekda: Akan Dipenuhi

Rabu, 15 November 2017 - 12:17 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia