Tabung gas elpiji 3kg. (net)

Selasa, 28 November 2017 - 08:10 WIB 8150000

Akibat Naikkan HET Gas Elpiji Tabung 3 KG Bersubsidi, 4 Pangkalan di Pelalawan Ditutup Sementara

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Terkait makin langkanya Gas Elpiji tabung 3 Kg bersubsidi milik warga miskin dari pasaran di seluruh Kabupaten Pelalawan, membuat Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Pasar dan UKM (Disperindagsar UKM) Pelalawan melakukan sidak keseluruh pangkalan Gas Elpiji 3 Kg bersubsidi beberapa waktu yang lalu.

Alhasil Disperindag menemukan 4 pangkalan elpiji bersubsidi yang kedapatan menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah sebesar Rp 18.000. Tidak itu saja terjadi juga penyebaran tabung gas di setiap outlet perbelanjaan masyarakat.

"Jelas ini melanggar ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah," ujar Kadisperindag Zulherman Das, pada Riaubook.com di gedung DPRD disela-sela menunggu jadwal Rapat Koordinasi, Senin (27/11/2017).

Padahal lanjutnya lagi, pihaknya telah melayangkan surat pemberitabuan kepada seluruh pangkalan yang ada di Pelalawan untuk dapat mematuhi kebijakan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah. "Akibatnya, kita terpaksa menutup 4 pangkalan yang diduga melanggar peraturan yang telah kita sampaikan," terang Kadis.

Masih menurut Zulherman Das, 4 pangkalan penyalur elpiji jenis tabung 3 Kg bersubsidi tersebut hingga saat ini masih kita segel dan belum dibenarkan melakukan aktifitasnya melayani kebutuhan gas masyarakat.

"Kita masih koordinasi dengan pihak terkait, jadi belum ada pengoperasian kembali, masih ditutup sementara," kata Dia lagi.

Ditambahkannya, empat pangkalan tersebut adalah Dua pangkalan berada Kecamatan Bunut, satu di Pangkalan Lesung dan satu lagi di Pangkalan Kerinci.

"Mereka kita tutup sementara karena menjual diatas HET yang ditetapkan, dan melakukan penyebaran tabung gas yang jelas dilarang dilakukan oleh setiap pa.gkalan," jelasnya lagi

Untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan dan penyebaran yang tidak merata disetiap wilayah penyaluran gas tabung 3 Kg bersubsidi, Disperindag Pelalawan, mengeluarkan beberapa ketentuan yang harus dilaksanakan oleh pangkalan.

"Pertama, untuk pengambilan gas elpiji ukuran 3 Kg harus membawa Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Kedua, Harga eceran tertinggi harus Rp 18.000. Ketiga, restoran atau rumah makan dilarang mengunakan gas elpiji 3 Kg atau gas bersubsidi. Keempat, pangkalan dilarang melayani anak-anak karena berbahaya. Kelima, pangkalan gas dilarang menjual kepada pengecer," terang Zulherman Das mengakhiri. (RB/ton)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
anthon dalemunte

Berita Terkini

Sah, APBD Siak 2018 Rp 1,63 Triliun

Senin, 27 November 2017 - 16:12 WIB

APBD Siak 2018 Hari Ini Disahkan

Senin, 27 November 2017 - 15:32 WIB

Menteri Paling Favorit ya Susi Pudjiastuti

Senin, 27 November 2017 - 07:35 WIB

Resmikan Sekretariat LMP, Ini Pesan Bupati Yopi

Minggu, 26 November 2017 - 21:52 WIB

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Naik Reog di Monas

Minggu, 26 November 2017 - 10:45 WIB

Dalam Waktu Dekat 9 Ruas Tol Ini akan Naik Tarif

Sabtu, 25 November 2017 - 23:40 WIB

Pengungsi Muslim Rohingnya Mulai Berdatangan ke Myanmar

Sabtu, 25 November 2017 - 17:15 WIB

Polisi Bekuk Ibu Rumah Tangga Pengedar Narkoba di Belilas

Sabtu, 25 November 2017 - 14:36 WIB

4 Pemain Asal Indonesia Berhasil Masuk Best XI AFF 2016

Jumat, 24 November 2017 - 23:52 WIB

Siak MoU dengan 5 BBPLK dan 1 BLK, Syamsuar Terharu

Jumat, 24 November 2017 - 16:12 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia