Lokakarya Scale Up bertema "Membangun Sinergi Parapihak Untuk Percepatan Perhutanan Sosial di Provinsi Riau", Rabu (29/30/11/2017). (RB/Dwi)

Rabu, 29 November 2017 - 14:54 WIB 2460000

Terjadi 73 Konflik Lahan di Riau, Scale Up: Ini Akibat Ketimpangan Penguasaan

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Sepanjang tahun 2016 telah terjadi 73 konflik di Provinsi Riau dengan 34 konflik di sektor kehutanan, 34 konflik di sektor perkebunan, dan 5 konflik di tapal batas.

Sustainable Social Development Partnership (Scale Up) mengungkap data tersebut dalam acara lokakarya bertema "Membangun Sinergi Parapihak Untuk Percepatan Perhutanan Sosial di Provinsi Riau", Rabu (29/30/11/2017) di Hotel Pengeran, Pekanbaru.

Dalam kegiatan ini, Scale Up bekerjasama dengan IPB, World Resources Institute (WRI), dan Forum Komunikasi Kehutanan Masyarakat (FKKM) Nasional.

Acara tersebut turut dihadiri utusan dari pemerintah, non pemerintah, organisasi masyarakat, utusan dari masyarakat desa di Kabupaten Siak, Kuantan Singingi, Kampar, Pelalawan, Indragiri Hulu, dan Rokan Hulu, akademisi, dan pihak swasta.

Acara ini diadakan atas dasar konflik sumber daya alam (SDA) merupakan persoalan lama yang terus mengalami peningkatan setiap tahunnya.

Munculnya persoalan tersebut karena belum ada upaya penyelesaian konflik yang efektif pada tingkat tapak, akar masalahnya akibat ketimpangan penguasaan lahan, khususnya di kawasan hutan.

Kebijakan perhutanan sosial dilihat sebagai peluang untuk mengurai konflik yang ada, Scale Up mencatat selama tahun 2016, terjadi 73 konflik di Provinsi Riau dengan 34 konflik di sektor kehutanan, 34 konflik di sektor perkebunan, dan 5 konflik di tapal batas.

Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari kedapan ini, bertujuan untuk menjelaskan skema perhutanan sosial (hutan kemasyarakatan, hutan tanaman rakyat, hutan desa, hutan adat, dan kemitraan kehutanan) di berbagai kawasan, demikian ujar Harry Oktavian, Direktur Eksekutif Scale Up.

"Kemudian adalah untuk konsultasi pengajuan kolaborasi pengelolaan kawasan konservasi dan perhutanan sosial di masing-masing wilayah. Selain itu kegiatan ini juga bertujuan membangun sinergi parapihak di dalam pengembangan skema perhutanan sosial di Provinsi Riau," tambah Harry.

Hadir sebagai pembicara antara lain Sri wahyuni, Kasubdit Pemolaan Bina usaha Perhutanan Sosial dan Hukum Adat, direktur Kawasan Konservasi Direjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Ir. Sukandar M. Sc, Hendratmoko, Kepala Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Regional Sumatera, serta Prasetyo Nugroho, Kasubdit Pengelolaan Hutan Adat dan Perlindungan Kearifan Lokal.

Hendratmoko mengatakan, dari target region Sumatera, akses kelola yang diberikan kepada masyarakat untuk provinsi Riau masih jauh tertinggal dibanding provinsi lain.

"Sampai dengan November 2017, akses kelola yang diberikan kepada masyarakat masih sebanyak 43.000 ha dari total luas potensi areal yang bisa dikelola masyarakat sampai dengan 1,6 juta ha, saya kira ini menjadi PR bagi Pemerintah Riau kedepan, kata Suyatno saat wawancara dengan RiauBook.com.

Saat ditanya, apakah hal tersebut karena RTRW Prov. Riau yang tak kunjung usai sampai dengan saat ini, beliau menjawab bahwa masalah RTRW Riau tidak memiliki pengaruh yang besar terhadap hal tersebut, maupun program tentang perhutanan sosial yang akan di jalankan nantinya.

"Kalau secara langsung saya kira tidak berdampak besar, tapi bagaimana nantinya program ini bisa bersinergi dengan perencanaan yang ada di level Provinsi, saya kira tidak, saya kira tidak perlu mengkambing hitamkan dalam hal ini," demikian Hendratmoko. (RB/Dwi)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
Fazar Muhardi

Berita Terkini

Riau Masih akan Hujan

Selasa, 21 November 2017 - 15:17 WIB

Beruntung, 2 Tahun Belakangan Riau Bebas Asap

Senin, 13 November 2017 - 20:11 WIB

Ternyata, 2017 Adalah Tahun Terpanas dalam Seabad

Kamis, 09 November 2017 - 11:44 WIB

Ribuan Komik Cegah Karhutla Dibagikan di Pulau Padang

Sabtu, 04 November 2017 - 09:42 WIB

Setelah Siaga Asap, BPBD Provinsi Riau Siaga Banjir

Jumat, 03 November 2017 - 16:41 WIB

Bagi yang Malam Mingguan, Awas Hujan

Sabtu, 28 Oktober 2017 - 18:30 WIB

Riau Mulai Membara, 15 Titik Panas Terdeteksi

Minggu, 22 Oktober 2017 - 00:38 WIB

Riau Panas, Awas Kebakaran Lahan

Sabtu, 21 Oktober 2017 - 23:41 WIB

Satu Titik Hotspot Terpantau di Riau

Rabu, 18 Oktober 2017 - 12:35 WIB

Sekolah di Kuansing Jalani Kegiatan Ramah Lingkungan

Sabtu, 07 Oktober 2017 - 08:50 WIB

HUT TNI, Ini Harapan Sekda Riau

Kamis, 05 Oktober 2017 - 18:47 WIB

Awas, Riau Bakal Sering Hujan, Rawan Banjir

Kamis, 05 Oktober 2017 - 13:13 WIB

BPBD Riau : Lima Wilayah Ini Rawan Terjadi Banjir

Rabu, 04 Oktober 2017 - 17:36 WIB

Heboh, Bunga Bangkai Tumbuh di Halaman Rumah Warga Inhil

Sabtu, 30 September 2017 - 21:48 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia