Shalat subuh berjamaah di Lapangan Monas, Jakarta, Sabtu (2/12). (net)

Sabtu, 02 Desember 2017 - 07:15 WIB 9760000

Wasilah Hidayah 411/212

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Oleh Ustad Felix Siauw

Mungkin sudah ratusan yang menyampaikan kepada saya, bagaimana momen 411 dan 212 menjadi jalan bagi mereka mendapatkan hidayah dari Allah dalam agamanya.

Dari situ mereka mulai memahami tanggung jawab mereka terhadap agamanya, mulai shalat, mulai mencintai Islam, mulai ikut serta berkontribusi di jalan dakwah.

Ada mereka yang internet marketer, tak terlintas apapun selain menambah digit di rekening tabungan, lalu momentum hidayah datang pada mereka, mereka berubah.

Ada pula yang datang sebab penasaran, ikut bergabung dalam lautan manusia yang dipenuhi cinta pada agamanya, cinta itupun menyapa mereka, mereka berubah.

Bahkan ada banyak preman dan tukang pukul, yang bisa jadi hanya tersisa syahadat tanpa ada amal salih, seolah mereka menemukan sesuatu, mereka pun berubah.

Hidayah bukan datang dari manusia, ia murni berasal dari Allah saja. Allah berikan kita akal untuk mengindera wahyu, tapi kesemuanya takkan lengkap tanpa taufik dari Allah.

Bila ceramah dan kajian itu sebab hidayah, harusnya banyaknya ceramah dan kajian berbanding lurus dengan banyaknya orang mendapat hidayah, tapi tidak begitu kenyataanya.

Andai ustadz dan ulama itu sebab hidayah, maka matematisnya akan ada formula untuk menghitung manusia yang mendapat hidayah, tapi juga tak begitu adanya.

Hidayah datang dari hembus angin, tetes hujan, bahkan keras tanah yang dipijak, datang lewat sapaan, senyuman, bahkan tatap mata mereka yang ikhlas dalam agama.

Itulah mengapa 411 dan 212 bukan hanya sebuah aksi biasa, tapi syiar Islam, bagian daripada jalan hidayah bagi manusia, kesempatan untuk menunjukkan ukhuwah antara kita.

Bukan hanya untuk dirimu atau diriku, bukan pula untuk kita, tak pula terbatas untuk Indonesia, tidak juga karena dunia. Tapi kita lakukan ini semua karena Allah, hanya itu saja.

Sebab kecintaan kita pada Allah dan Rasul ialah yang tertinggi, maka kita mencintai Al-Qur'an sebagai kitab petunjuk yang tanpanya kita dalam kegelapan, ini tentang cinta.

Maka 2 Desember 2017 kedepan, insyaAllah cinta itulah yang akan kita tunjukkan sekali lagi. Yang kita harapkan itu jadi jalan hidayah, bagi hati-hati yang masih tersisa cinta padanya.

*Penulis pengemban dakwah, bersama yang menginginkan kebangkitan Islam. Tulisan ini diambil dari akun instagram @felixsiauw, (30/11/2017). (RB/yopi)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
redaksi riaubook

Berita Terkini

Setahun 18.000 Orang Riau Pergi Umrah

Senin, 27 November 2017 - 11:06 WIB

Musuh Berakal dan Kawan Jahil

Jumat, 24 November 2017 - 20:53 WIB
Dunia Islam

Dakwah Adalah Hidup

Jumat, 24 November 2017 - 00:45 WIB

Perantara Dakwah

Jumat, 24 November 2017 - 00:39 WIB

Orang yang Paling Rugi Menurut Ustad Abdul Somad?

Sabtu, 18 November 2017 - 22:58 WIB
Dunia Islam

Jalan yang Kita Pinta

Jumat, 17 November 2017 - 09:31 WIB
Tausyiah

Sumber Energi Dakwah

Jumat, 17 November 2017 - 09:24 WIB

MTQ Inhil kata Gubernur Ajang Membumikan Alquran

Sabtu, 11 November 2017 - 08:24 WIB
Tausyiah

Enggan dan Takabur

Jumat, 10 November 2017 - 01:44 WIB

Hebat, Desa Sungai Raya Inhu Miliki Masjid Unik

Kamis, 09 November 2017 - 20:01 WIB
Dunia Islam

Hikmah Berkuda

Jumat, 03 November 2017 - 08:29 WIB
Tausyiah Ustad Felix Siauw

Persatuan Sebab Iman

Jumat, 03 November 2017 - 07:38 WIB
Tausyiah Usatad Felix Siauw

Angkat Tangan

Kamis, 02 November 2017 - 22:52 WIB

Pemerintah Segera Atur Harga Referensi Ibadah Umrah

Rabu, 25 Oktober 2017 - 23:19 WIB

Riau Matangkan Rencana Pembentukan Quran Center

Rabu, 04 Oktober 2017 - 12:24 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia