Foto ilustrasi. (net)

Selasa, 05 Desember 2017 - 16:02 WIB 7940000

Pemprov Riau Akan Dirikan Badan Usaha Milik Petani

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Pemerintah Provinsi Riau gelar focus group discusstion (FGD) melibatkan, Dinas Perkebunan dan Tanaman Hortikultura, perwakilan dari PT. Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), Jaskerindo,otoritas jasa keuangan (OJK), BUMD dan ketua dari Masyarakat Singkong Indonesia (MSI) Provinsi Riau, serta kepala bagian ekonomi kabupaten/kota se-Riau, membahas terkait kesejahteraan masyarakat dengan menanam ubi kayu di lahan tidur pada kabupaten/kota se-provinsi Riau.

Kepala Biro Ekonomi Pemprov Riau Darusman mengatakan, kalau nantinya ubi kayu yang tanam dilahan tidur, tidak hanya dimanfaatkan sebagai makanan cemilan namun juga digunakan untuk pakan ternak dan digunakan sebagai bahan untuk pemutihan kertas dalam industri pengolahan kertas yang selama ini masih Impor dari luar negeri.

"Kita kedepan akan meningkatkan usaha masyarakat untuk pakan ternak, dalam waktu dekat, kita akan mendirikan Badan Usaha Milik Petani, nantinya untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak yang saat ini kita mengalami kekurangan," kata Darusman Kepada RiauBook.com usai menghadiri acara tersebut di kantor gubernur Riau, Selasa (5/12/2017).

Dengan adanya Badan Usaha milik petani ini, nantinya diharapkan mampu untuk mengolah kotoran ternak menjadi pupuk kandang dalam memenuhi kebutuhan pupuk untuk singkong tersebut.

"Kita nantinya bekerja sama dengan ketua masyarakat Singkong Indonesia Prov. Riau yang pabriknya udah ada di Duri, hasil dari pada singkong yang sudah diolah, nantinya kita akan bekerja sama dengan PT.RAPP untuk pengolahan pemutihan kertas, karena selama ini mereka impor," kata Darusman.

Untuk sistem yang akan digunakan dalam mengembangkan perogram tersebut, Darusman mengatakan, akan bekerjasama dengan perusahaan melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR), bantuan melalui Bank Riau serta BUMD di Provinsi Riau dalam membantu masyarakat dalam pengolahan ubi kayu.

Untuk realisasinya, beliau mengatakan masih menunggu tindak lanjut dari ketua umum masyarakat singkong indonesia.

Darusman berharap dengan banyaknya perusahaan-perusahaan besar yang ada di Riau, nantinya bisa mengambil hasil tanaman yang ada di Riau. (RB/Dwi)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
redaksi riaubook

Berita Terkini

Yuuk Galang Dana di Crowdfunding untuk Modal Usaha

Selasa, 05 Desember 2017 - 15:17 WIB

Kiat Agar Punya Masa Depan Cerah

Selasa, 05 Desember 2017 - 08:52 WIB

Di Riau Terjadi Inflasi, Ini karena Cabai dan Cumi-cumi

Senin, 04 Desember 2017 - 15:42 WIB

Kerja Gaji Besar, Pilih 1 dari 8 Industri Ini

Minggu, 03 Desember 2017 - 19:17 WIB

Tips Beli Rumah Kedua Agar Tak Menyusahkan

Jumat, 01 Desember 2017 - 12:06 WIB

Industri Makanan, Karet dan Plastik di Riau Meningkat

Senin, 27 November 2017 - 10:09 WIB

UMK di Riau Naik, Tapi Tetap Diawasi

Kamis, 23 November 2017 - 11:30 WIB

UMK 2018 Kabupaten dan Kota di Riau

Rabu, 22 November 2017 - 13:03 WIB

Pertamina Buka Lowongan, Ini Cara Melamarnya Agar Diterima

Selasa, 21 November 2017 - 09:41 WIB

Serapan APBD Masih Rendah, Legislator Riau: Kurang Sehat

Senin, 20 November 2017 - 21:07 WIB

Riau Bebas Rentenir, Akhir Desember Ini akan Dilaunching

Senin, 20 November 2017 - 13:57 WIB

UMP Riau Kalah dengan Papua dan Bangka

Minggu, 19 November 2017 - 17:57 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia