Tarik Ulur Status Pemimpin Sebagai Penguasa Sekaligus Pengusaha

RIAUBOOK.COM - Oleh Jufri Hardianato Zulfan, S.H

Memperbincangkan tentang kepemimpinan tentu saja kita juga memperbincangkan tentang kekuasaan, hanya saja dalam berbagai kajian dan tulisan para ahli berbeda pendapat dalam merumuskan terkait dengan hubungan kekuasaan dan pemimpim. Dan hal ini penulis membenarkan dengan mengedepankan satu contoh, seseorang yang berpengaruh dimasyarakat meskipun belum memiliki kekuasaan legal (seperti kepala desa, camat, bupati dll), bisa saja pengaruhnya seimbang dengan penguasa setempat dan bahkan juga bisa lebih dari pada seorang penguasa karena ini terjadi bukan lah melalui kekuasaan akan tetapi dapat terjadi melalu figure, tauladan, keahlian, kepribadian dan lain sebainya yang menarik simpati masyarakat secara umum.

Dan hal ini juga dapat kita temukan dalam berbagai tulisan ilmiah menyebutkan, daya tahan elite tidak hanya sebatas kemampuannya berdaptasi, tetapi juga kemampuan dalam mempertahankan dan mengembangkan pengaruh yang makin meningkat, sebagaimana diungkapkan sejarawan Arnold Toynbee, dalam sejarah tindakan kreasi social, para pencipta adalah individu-individu yang kreatif. (lihat: Toynbee, 2006, dalam M Alfan Alfian, Mengapa Politik Menarik, Memperbincangkan Urgensi Kepemimpinan Politik, 2016:80.).

Status pemimpin sebagai penguasa merupakan status yang penulis anggap sebagai "status pemikiran sempit", karena dalam hal ini yang menjadi pemain sentral adalah para pemimpin itu sendiri, sehingga pemikiran-pemikiran ataupun ide-ide dari masyarakat luas meskipun para pemimpin ini menerima pemikiran dan ide tersebut hanya saja terlebih dahulu menyesuaikan dengan kehendak sang pemimpin dalam artian penguasa karena eksistensi elite-elite politik akan selalu terkait dengan kepentingan dalam meraih dan mempertahankan kekuasaan, hal ini sebagaimana di tuliskan juga oleh Niccolo Machiavelli menyindir para elite yang bersaing tersebut sebagai para singa dan rubah. Benedanto meringkaskan, penguasa yang baik, menurut II Principle, harus mampu menundukkan watak singa dan rubah. Ia harus sekuat singa sekaligus selicik rubah. Sebab, singa disegani karena kekuatannya namun sering tidak waspada bila mengahadapi perangkap, sedangkan rubah sanggup menghadapi perangkap tapi tidak dapat membela diri bila diserang serigala. Pendapat tersebut menurut penulis tidaklah mesti benar akan tetapi dapat saja dijadikan sebagai gambaran dari pengalaman seseorang yang berkecimpung dalam dunia perpolitikan (kekuasaan) yang di alami sebagai perumpamaan.

Lalu bagaimana pula dengan pemimpin selain ia penguasa juga sekaligus sebagai penguasa, pertanyaan ini dapat penulis arahkan kepada dua jalan:

a. Pertama merupakan jalan "kanan", merupakan suatu momentum yang sangat baik sekali jika sesorang yang memiliki kekuasaan sekaligus sebagai pengusaha, maka para pemimpin ini diharapkan akan lebih mandiri dan focus dalam menjalankan roda pemerintahan karena sisi api (penguasa) dan air (pengusaha) ia memiliki, dan ia akan sangat jauh dari bargaining political yaitu tawar menawar suatu kebijakan yang bermuara kepada keuntungan materi dan untuk pribadi.

b.Kedua merupakan jalan "kiri", dalam pandangan ini kekuasaan dipandang sebagai peluang dan lahan pertanian yang harus segera digarap agar segera dapat dipanen hasilnya. Pemikiran ini tidaklah mengambarkan keseriusan dalam menjalankan roda kepemimpinan akan tetapi menampakkan keseriuasan dalam usaha yang akan segera digarap, sehingga tidak mengherankan dalam beberapa saat saja harta sang pemimpin sudah berlipat kali bertambah dari pada biasanya, hal ini senada dengan yang disampaikan oleh Marcus Aurelius "A man's worth is no greater than his ambitions (nilai seseorang tidak lebih dari ambisinya).

Lalu bagaimanakah semua kejadian dalam tulisan diatas dapat terjadi dalam kehidupan dahulu dan juga masih berlaku sampai saat ini,?. Jawabannya, setidaknya ada beberapa hal sebagai pemicu satu diantaranya adalah mahal nya harga "mahar politik". Kegiatan politik mulai dipandang oleh masyarakat luas sebagai kegiatan elite sehingga yang menjadi acuan nya adalah sesuatu yang bersifat materi, sehingga nilai-nilai figure, kepribadian dan kualitas calon yang akan dipilih tidak lagi menjadi acuan utama, lalu masyarakat seolah-olah terlena dengan spanduk-spanduk yang berjejeran dijalan-jalan yang biasanya bertuliskan kelebihan-kelebihan para calon dan hampir-hampir saja mereka menuliskan sifat mereka sama dengan sifat yang dimiliki oleh Rasulullah , yaitu dengan ungkapan "pilih saya, yang lebih amanah, fatonah, tablihg dan siddiq". Dan hal ini tidak dianggap tabu lagi oleh sebagian masyarakat dewasa ini akan tetapi terlalu "lawak" menurut penulis.

Akhirnya, penulis yakin bahwa masyarakat pada umumnya tentu saja menginginkan pemimpin yang berkualitas, professional, berwibawa dan bermoral yang kesemua ini tidak mungkin datang begitu saja, masyarakat secara umum memiliki peran besar dalam menciptakan sosok pemimpin seperti yang diharapkan tersebut, seperti dalam suatu ungkapan "masyarakat yang baik akan menghasilkan pemimpim yang baik pula". (RB/yopi)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

foto

Terkait

Foto

Persatuan Atas Rahmat Allah

RIAUBOOK.COM - Oleh Ustad Felix Siauw Hari ini kembali menjadi hari yang kita ingati, karunia Allah yang kita syukuri, persatuan…

Foto

Keris 'Sakti' Rahasia Dinasti

KERIS 'sakti' menancap terbalik di atas tugu berbalut cakar 'emas', diintari gelombang 'tujuh hantu' hijau pekat - julukan ombak bono…

Foto

Tugu Antikorupsi, Kebanggaan Riau yang Luntur

SIAPA yang sangka, sebuah tugu megah yang dibangun sebagai simbol pengingat akan pentingnya integritas untuk melawan korupsi, justru menghasilkan skandal…

Foto

Hukum dalam Negeri Seni Politik

RIAUBOOK.COM - Oleh Jufri Hardianto Zulfan, S.H Pembahasan ini ingin mengarahkan bagaimana eksistensinya suatu hukum yang berada dalam ranah negara…

Foto

Pesek yang Menjelaskan

RIAUBOOK.COM - Oleh Ustad Felix Siauw Saya tak hendak membahas tentang "Pesek" yang disampaikan@ustadzabdulsomadberkaitan Muslimah saudari kita yang melepas…

Foto

Muslim, Mengapa Politik Menarik

RIAUBOOK.COM - Oleh Jufri Hardianto Zulfan, S.H Untuk seorang Muslim, tentu saja dasar dari segala perbuatan adalah keikhlasan niat hanya…

Foto

Teman Adalah Teman dan Kita Bersamai Sekalipun Dalam Kesusahan

RIAUBOOK.COM - Oleh Fahri Hamzah Setelah SN dipaksa menjadi tersangka ada bagusnya saya menulis kesan saya kepada situasi sekarang. Sebab…

Foto

Ini Bukan Soal SN

RIAUBOOK.COM - Oleh Fahri Hamzah Dengan pengertian saya yang sederhana, saya juga tahu bahwa mengapa KPK mengorkestra citra diri yang…

Foto

Mafia Negara, 'Shame on You'

'BERGEN kan men zien, maar het recht kan men niet zien', demikian LJ Van Apeloorn (1954) yang mengumpamakan hukum itu…

Foto

Masukkan Aku Dalam Daftarmu

RIAUBOOK.COM - Oleh ustad Felix Siauw Kita jelas tak ada apa-apanya dibandingkan dengan ulama-ulama pejuang di zaman dulu. Mereka yang…

Foto

Menawar Harga untuk Satu NKRI

RIAUBOOK.COM - Oleh Jufri Hardianto Zulfan, S.H Sudah puluhan tahun negeri ini merdeka, dan berhasil membebaskan diri dari para penjajah…

Foto

Manuver Politik KPK

RIAUBOOK.COM - Oleh Fahri HamzahSaya berada di tengah politik yang bergoncang, maka jika pun tidak semua, sedikit banyak saya paham.Ijinkan…

Foto

Sedikit Tentang Ilmu

RIAUBOOK.COM - Oleh Ustad Felix SiauwIngat-ingat selalu, bahwa jika engkau menguasai satu ilmu, maka bukan sebab engkau yang hebat. Tapi…

Foto

Jangan Sampai Hukum seperti Sarang Laba-laba

NEGARA Indonesia adalah negara hukum, begitulah bunyi pasal 1 ayat (3) Undang-Undang Dasar 1945 setelah amandemen ketiga. Pasal 1 ayat…

Foto

Benang Menang Merah Antara HAM dan Kebebasan

RIAUBOOK.COM - Oleh Jufri Hardianto Zulfan, SH Diantara kita mungkin sering mendengar kata-kata HAM, seperti halnya orang-orang yang pada umumnya…

Foto

Cerdas Memilih di Tengah Kemajuan Teknologi

RIAUBOOK.COM- Oleh Hamidum MajidHidup di negara yang demokrasi, tentu saja kita sebagai warga negara Indonesia tidak asing lagi dengan pemilihan…

Foto

Pancasila dan Orang Indonesia

Dewasa ini, negeri ini kembali mengalami berbagai macam polemik-polemik lama yang justru sebenarnya telah tuntas dan disepakati kesepakan finalnya oleh…

Foto

Tebak Siapa yang Paling Bodoh di Gambar, Ini Menentukan Kepribadian Kamu

RIAUBOOK.COM - Setiap orang memiliki pilihan dalam menjalani hidup, termasuk kamu, dan semua keputusan tentu menentukan masa depan.Nah, coba lihat…

Foto

Aspal Plastik Bukan Solusi Penanganan Sampah yang Tepat

Bangsa Indonesia sudah merdeka selama 72 tahun. Namun, proses menjadikan negara Indonesia agar lebih maju tentunya sudah dilakukan jauh…

Foto

Catatan Gilang Mahardika untuk Sumpah Pemuda

Sumpah Pemuda dahulu yang menyatukan perbedaan antara Papua, Jawa, Minang, Bugis, Bali, Batak, Tionghoa, Dayak, Arab dan lainnya sehingga…

foto

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Fakhrunnas MA Jabbar Bakal Tampil di 'Banda Fiesta 2018', Persiapan Menuju Ivent Sastra Internasional

RIAUBOOK.COM - Dua sastrawan Riau, yakni Husnu Abadi dan Fakhrunnas MA Jabbar menghadiri acara sastra ''Banda Fiesta 2018'' di Banda Neira,…

Foto

Rupat, Pulau Harapan Pariwisata Riau Gelar Festival di Pantai Pesona, Ribuan Orang Hadir

RIAUBOOK.COM - Festival Pantai Rupat yang ditaja Dinas Budaya, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bengkalis dihadiri ribuan warga pada Sabtu…

Foto

Duo Kakek asal Pekanbaru Jelajah Benua Eropa Pakai Sepeda, Tujuannya?

RIAUBOOK.COM - Adalah Tasman Jen (69) dan Tri Joko Waskito. Duo kakek asal Rumbai, Pekanbaru itu melakukan perjalanan panjang dengan…

Pendidikan