Preparatory World Conference on Creative Economy. (Foto dok. Bekraf)

Selasa, 05 Desember 2017 - 17:00 WIB 9230000

Ekonomi Kreatif Indonesia Bakal Tumbuh Melesat, Bekraf Lakukan Hal ini

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mengadakan Preparatory World Conference on Creative Economy.

Persiapan ini merupakan bahan para pemangku kepentingan dan pelaku industri untuk memajukan ekonomi kreatif Indonesia.

Ricky Joseph Pesik, Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mengatakan, ada empat fokus yang disusun berdasarkan rapat dengan para pemangku kepentingan termasuk pelaku usaha dan kementerian terkait seperti Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Empat aspek fokus yang dibahas yaitu peran ekonomi kreatif ke kondisi sosial masyarakat ke depannya, memunculkan paradigma baru terhadap pemasaran di mana adanya digital ekonomi dane-commerceyang menjadi penggerak ekonomi kreatif. Kemudian sistem struktur finansial yang secara global belum pro ke ekonomi kreatif, serta meningkatkan diplomasi politis dan penentuan regulasi yang tepat sasaran.

"Kamiakan bahas bagaimana kerja sama tercipta karena Indonesia berkepentingan dan kita ingin produk ekonomi kreatif masuk ke Amerika atau Inggris, begitu pun sebaliknya," ujar Ricky, sebagaimana Riaubook.com lansir dari Kontan.co.id, Selasa (5/12).

Ricky berharap dengan pembahasan ini pun, hal tersebut bisa menjadi bahan presiden untuk memajukan peran industri kreatif di Indonesia untuk dibawa ke ajang internasional seperti UNWTO, G7, serta G20.

"Persiapan ini akan jadi bahan diskusi dalam ajang The World Conference on Creative Economy di Bali pada 3-4 Mei 2018 yang rencananya diikuti 1.500 praktisi, akademisi, Silicon Valley dan Pemerintah dalam maupun luar negeri dari 100 negara," tandasnya.

Bicara soal acara The World Conference on Creative Economy di Bali, Ricky menyebut bahwa akan ada beberapa tokoh kreatif yang diundangseperti Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau, Jeff Bezos dari Amazon hingga Jack Ma dari Alibaba. (RB/Kontan.co.id)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
Yopi Pranoto

Berita Terkini

Pemprov Riau Akan Dirikan Badan Usaha Milik Petani

Selasa, 05 Desember 2017 - 16:02 WIB

Yuuk Galang Dana di Crowdfunding untuk Modal Usaha

Selasa, 05 Desember 2017 - 15:17 WIB

Kiat Agar Punya Masa Depan Cerah

Selasa, 05 Desember 2017 - 08:52 WIB

Di Riau Terjadi Inflasi, Ini karena Cabai dan Cumi-cumi

Senin, 04 Desember 2017 - 15:42 WIB

Kerja Gaji Besar, Pilih 1 dari 8 Industri Ini

Minggu, 03 Desember 2017 - 19:17 WIB

Tips Beli Rumah Kedua Agar Tak Menyusahkan

Jumat, 01 Desember 2017 - 12:06 WIB

Industri Makanan, Karet dan Plastik di Riau Meningkat

Senin, 27 November 2017 - 10:09 WIB

UMK di Riau Naik, Tapi Tetap Diawasi

Kamis, 23 November 2017 - 11:30 WIB

UMK 2018 Kabupaten dan Kota di Riau

Rabu, 22 November 2017 - 13:03 WIB

Pertamina Buka Lowongan, Ini Cara Melamarnya Agar Diterima

Selasa, 21 November 2017 - 09:41 WIB

Serapan APBD Masih Rendah, Legislator Riau: Kurang Sehat

Senin, 20 November 2017 - 21:07 WIB

Riau Bebas Rentenir, Akhir Desember Ini akan Dilaunching

Senin, 20 November 2017 - 13:57 WIB

UMP Riau Kalah dengan Papua dan Bangka

Minggu, 19 November 2017 - 17:57 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia