Tanah ambles di Dusun Serpeng Wetan, Desa Pacarejo, Semanu, Gunungkidul, membentuk sebuah danau berair jernih. (net)

Rabu, 06 Desember 2017 - 21:18 WIB 7910000

Airnya Jernih Berwarna Kehijauan Mirip Danau, Fenomena Goa Vertikal di Jogja Jadi Viral!

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Saat ini fenomena goa vertikal di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta menjadi viral di media sosial. Foto dan video mengenai lokasi itu dibagi dan disebar para pengguna media sosial karena bentuknya yang mirip danau dan berair jernih.

Sebagaimana diketahui, hujan deras yang terjadi pada Selasa (28/11/2017) menyebabkan luapan air di sejumlah wilayah di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta.

Luapan air yang bermuara di luweng atau goa vertikal di wilayah Dusun Serpeng Wetan, Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, Gunungkidul, itu menyebabkan goa vertikal melebar hingga seluas lebih kurang 1 hektar.

Dari pantauan, lubang yang berada di tengah lahan pertanian milik warga itu dalamnya sekitar 20 meter dari titik tertinggi. Longsoran masih sering terjadi beberapa kali. Airnya jernih dan berwarna kehijauan mirip danau.

Menurut penuturan Teguh, warga Serpeng Wetan, amblesnya tanah ini bermula dari hujan deras yang mengguyur wilayah Gunungkidul pada Selasa (28/11/2017). Air yang berasal dari beberapa dusun itu masuk ke lubang goa vertikal yang dikenal luweng Blimbing.

"Awalnya di sana memang ada luweng (goa vertikal) di mana air dari dusun sebelah bermuara di sana," kata Teguh sebagaimana Riaubook.com kutip dari Kompas.com di lokasi, Rabu (6/12/2017).

Diduga tidak kuat menahan banyaknya air yang menggenang, goa vertikal yang awalnya memiliki diameter 10 meter itu ambrol pada Rabu (29/11/2017). Setelah ambrol, air menggenangi lokasi. "Saat ambrol, suaranya gluur seperti suara petir," imbuhnya.

Warga yang biasa memanfaatkan lahan di sekitar lokasi untuk bercocok tanam pun saat ini tidak bisa melakukannya karena sudah terendam air. "Dulu di sekitar lubang masih ditanami jagung, kacang, dan tanaman lainnya, tetapi sekarang sudah tidak bisa karena ada airnya. Kemungkinan kedalaman air sekitar 75 meter," ujar Teguh.

Dia menjelaskan, di sekitar lokasi memang banyak goa vertikal maupun horizontal. Sisi bagian selatan ada goa vertikal Seropan dan sisi sebelah timur ada sebuah goa yang memiliki sumber mata air.

Siyam, warga lainnya, menambahkan, tanah ambles itu membuat masyarakat sekitar waspada. Sebab, dikhawatirkan akan semakin meluas dan dampaknya ke masyarakat. "Takutnya jika nanti hujannya deras dan lokasi tidak menampung meluber ke pemukiman," ucap dia.

Siyam menambahkan, saat hujan, air dari beberapa dusun mengalir ke goa tersebut sehingga banyaknya air di sekitar lokasi mengakibatkan banjir.

"Semoga tidak melebar," tutur dia. (RB/Kompas.com)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
Yopi Pranoto

Berita Terkini

BPBD Riau Mengklaim saat ini Riau Aman dari Banjir

Rabu, 06 Desember 2017 - 20:22 WIB

Bonek Mania Ancam Bhayangkara FC

Rabu, 06 Desember 2017 - 17:52 WIB

Polda Riau, Irjen Pol Nandang: Narkoba Merusak Negara

Rabu, 06 Desember 2017 - 12:02 WIB

9 Media Ini Diklaim sebagai Agen Asing CIA

Rabu, 06 Desember 2017 - 09:12 WIB

Duh, Pilot Lion Air Isap Sabu dan Konsumsi Miras

Selasa, 05 Desember 2017 - 23:59 WIB

Mutasi Pejabat Kampar, Katanya Bebas Suap

Selasa, 05 Desember 2017 - 16:32 WIB

Bupati Rohil Resmikan Giat Sosial Oprasi Katarak Gratis

Sabtu, 02 Desember 2017 - 22:49 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia