Persatuan Bangsa-Bangsa Dalam Perspektif Psikologi Hukum

RIAUBOOK.COM - Dalam tulisan ini, sengaja penulis bubuhkan dengan bahasa Psikologi Hukum yang dikaitkan dengan PBB (Persatuan Bangsa-Bangsa), karena penulis menyakini bahwa semua negara yang turut bergabung dalam organisasi tingkat dunia ini delegasinya bukanlah seorang robot, melainkan seorang manusia yang utuh serta manusia yang dianggap memiliki berbagai kelebihan sehingga di berikan amanah untuk mewakili negaranya dalam tingkat internasional yang diwadahi oleh organisasi PBB tersebut.

Persatuan Bangsa-Bangsa yang dalam bahasa latin lebih dikenal dengan istilah United Nations yang disingkat dengan UN, adalah organisasi internasional yang didirikan pada tanggal 24 November 1945 dengan tujuan untuk mendorong kerjasama internasional yang saat ini memiliki keanggotaan sekitar 193 negara di dunia.

Uniknya dalam organsasi ini tidaklah memiliki suatu ketua dan hanya memiliki seorang sekretaris jendral sebagai pimpinan tertinggi organisasi, dan diantara tujuan didirikannya PBB (Persatuan Bangsa-Bangsa) tersebut adalah:

1. Menjaga perdamian dan keamanan dunia.

2. Memajukan dan mendorong hubungan persaudaraan antar bangsa melalui penghormatan hak asasi manusia.

3. Membina kerja sama internasional dalam pembangunan bidang ekonomi, social, budaya, dan lingkungan.

4. Menjadi pusat penyelarasan segala tindakan bersama terhadap negara yang membahayakan perdamaian dunia.

5. Menyediakan bantuan kemanusiaan apabila terjadi kelaparan, bencana alam, dan konflik bersenjata.

Semua tujuan tersebut merupakan kesepakatan negara-negara sebagai anggota dan tentu saja penulis menyakini semua tujuan diatas juga akan menjadi tujuan negara-negara yang tidak terdaftar sebagai keanggotaan PBB tersebut, hanya saja penulis mengajak kembali untuk mengecek salah satu bagian dari misi PBB yaitu bagian kemanan internasional.

Perperangan yang tetap terjadi meskipun telah adanya PBB dan bahkan anggota PBB sendiri pun ikut ambil andil didalamnya, diantaranya adalah sekitar tahun 1950- 2000, telah terjadi perang korea, perang Vietnam, perang Uganda, Etiopia, perang Afganistan, perang Teluk dan perang Teluk III. Dan hingga saat ini dari tahun 1948 Israel yang menyerang Palestine hingga tercatat perperangan kembali tejadi pada tahun 1967, 2008, 2009, 2010, hingga saat ini 2017, masih tetap saja terjadi perperangan.

Belum lagi krisis kemanusiaan di Nyammar baru-baru ini, Syiria, Irak, Palestine, Filipina dan lain sebagainya yang menunjukkan belum optimalnya tujuan dari PBB tersebut.

Dalam kaitan dengan judul diatas, penulis mengkaitkan dengan teori Psikologi Empiris dan Psikologi Of Law. Penulis mengutip pendapat Craig Haney menjelaskan keterkaitan psikologi dengan undang-undang, psikologi dipandang sebagai disiplin terpisah yang menganalisis dan menyelidiki system hukum dari perspektif psikologi. (lihat, Abintoro Prakoso, Hukum dan Psikologi Hukum).

Nah, dari sinilah kita dapat memaha mi bagaimana psikologis awal pembentukan PBB yang dipenuhi dengan berbagai niat yang baik. Dan jika ditinjau dari sudut ini maka dewasa ini telah berubah kehendak awal dari maksud ataupun telah berkurang dari maksud pembuatan PBB tersebut dan penulis khawatirkan bahwa ini merupakan salah satu bentuk Bargaining Political ditingkat internasional, untuk ini penulis juga bubuhkan suatu contoh terkait dengan polemik akibat ulah Israel terhadap Palestina serta terkait dengan ucapan Donald Trumb dalam suatu acara, yang jadi pembahasan pokok di ranah PBB dewasa ini.

"Amerika Serikat mengancam pihak-pihak yang menentangnya dalam sidang kasus Yerussalem di kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa, beberapa hari silam. Ancaman tersebut dilayangkan oleh Duta Besar AS untuk PBB Nikki Haley, kepada negara-negara yang menentang mereka dalam pemungutan suara, seperti dikutip Malaysiakini, Kamis (21/12/2017), sikap AS yang diwakili Haley dinilai sebagai puncah arogansi negara Paman Sam tersebut.

Dalam sebuah surat yang dilayangkan kepada lusinan anggota PBB, Haley menuliskan bahwa Presiden Donald Trumb dan AS tersinggung dengan voting tersebut.

Haley juga mengatakan dirinya diperintahkan mengirim nama-nama negara yang melawan Trumb untuk segera ditindak. Dengan kata lain, bakal ada konsekuensi pembalasan atau sanksi jika negara-negara tersebut tidak mendukung AS dalam isu ini, Trumb pun memprotes bahwa negara-negara tersebut telah meraup ratusan juta bahkan miliaran dolar AS dan mereka berupaya melawan Paman Sam". (Lihat, TRIBUNNEWS.COM, 21/12/2017).

Sekiranya menurut penulis contoh diatas menampakkan jelas bahwa arah tujuan dan keberadaan PBB tidak lagi sesuai dengan maksud awal didirikannya sehingga lebih tampak kepada arogansi negara yang "dianggap kuat" dari negara yang lain, hal ini sangat berkaitan dengan apa yang disebut dengan Psokology Of Law, yang telah berubah makna dan sekaligus Psikologis empiris sebagian anggota PBB yang membelot dari rancangan awal dan cita-cita organisasi.

Hingga akhirnya, perlu penulis cukupkan dalam pembahasan ini adalah PBB sebagai jelmaan dari organisasi tingkat dunia antar negara, bukanlah dimiliki oleh satu negara saja dan tidak ada satupun negara yang dapat mendikte negara lainnya hal ini sebagai bentuk dari kesederajatan berdaulat dalam dunia internasional.

Oleh: Jufri Hardianto Zulfan, S.H

Pengalaman kompetisi yang pernah diikuti, diantaranya:

1. Utusan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Pada Event Nasional DebatI lmiah Nasional Di Universitas Diponegoro Semarang 2016.

2. Utusan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Pada Kompetisi Call For Paper Public Action, Di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta,PadaTanggal 12-15 Oktober 2016.

3. Utusan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Pada Kompetisi Debat Hukum Nasional Piala Soediman Kartohadiprojo Oleh Universitas Katolik Parahyangan, Bandung Jawa Barat, Pada Tanggal 6-9 Maret 2015.

4. Utusan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Pada Event Tingkat Nasional Debat Brawijaya IV Oleh Universitas Brawijaya, Malang Jawa Timur, Pada Tanggal 24-26 Oktober 2016.

5. Utusan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Pada Event Kompetisi Debat National Economic Creative Competition, Oleh Universitas Alauddin Makassar, Sulawesi Selatan,Pada Tanggal 25-28 Mei 2016.

6. Meraih Piagam Penghargaan Peringkat Harapan Satu Pada Agenda Deba tHukum Se Sumatera Oleh Fakultas Syariah Dan Hukum Universitas IslaM Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Pada Tanggal 10 November 2016.

7. Meraih Juara IIIPada Event Law Academic Workshop, Oleh Universitas Riau, Pada Tanggal 9-10 Desember 2014.

8. Meraih Juara Harapan I Pada Event Nasional Economics Creative Competition,Oleh Universitas Alauddin Makassar, Sulawesi Selatan, PadaTanggal 25-28 Mei 2016.

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

foto

Terkait

Foto

Gubri Ideal

RIAUBOOK.COM - Oleh Zulfa Hendri (Mantan Presiden Mahasiswa Universitas Riau)Selama tiga hari di Pekanbaru, setelah banyak berbincang dengan…

Foto

Ustadz Abdul Somad Ditolak di Negara Hongkong, Ketua MPR RI: Negara Harusnya Membela Rakyatnya

RIAUBOOK.COM - Oleh Zulkifli HasanMenyesalkan kejadian yang dialami @ustadzabdulsomad di Hongkong. Yang paling mendasar dari kejadian ini adalah negara seharusnya…

Foto

Suatu Hari Nanti, Seluruh Dunia akan Menerima Dakwah Ustadz Abdul Somad

RIAUBOOK.COM - Oleh Fahri HamzahUstadz Abdul Shomad akan jadi ulama besar. Semoga sabar menghadapi ujian. Ini fase yang…

Foto

Para Pembebek Nabi

RIAUBOOK.COM - Oleh Ustad Felix SiauwTeringat kisah Rasulullah, ketika Khadijah membawanya kepada Waraqah bin Naufal, dan menanyakan perkara…

Foto

Ribuan 'Hotspot' Akibat Politik Panas Jelang Pilgub Riau, Siapa yang Untung?

RIAUBOOK.COM - Terdeteksi ribuan 'hotspot' atau titik panas di berbagai tempat di seluruh wilayah kabupaten/kota di Riau, bahkan 'membanjiri' banyak…

Foto

PDIP Gerak Cepat, Akankah Partai Lain Bergabung Dukung Andi Rachman

RIAUBOOK.COM - Oleh Padli AR (Ketua KAMMI Wilayah Riau)Sebagai pemuda Riau dan juga merupakan aktivis mahasiswa yang mencoba independen dari…

Foto

LGBT Itu Penyimpangan Fitrah

RIAUBOOK.COM - Oleh Ustad Felix SiauwArgumen yang jadi andalan kaum LGBT dan pendukungnya, adalah bahwa LGBT itu keturunan, "born this…

Foto

Membaca Arah Penguasa Zaman Now

RIAUBOOK.COM - Oleh Ustad Felix SiauwSeperti yang sudah saya duga, postingan saya mengenai "Toleransi Muslim Terhadap Hari Raya Ummat Lain"…

Foto

Toleransi Muslim Terhadap Hari Raya Ummat Lain

RIAUBOOK.COM - Oleh Ustad Felix SiauwFaktanya, bagi ummat Nasrani, 25 Desember itu merayakan Natal (kelahiran) Yesus Kristus yang bagi mereka…

Foto

Ramalan Shio untuk Karir Masa Depan

RIAUBOOK.COM - Ramalan kerap kali dipercaya untuk melihat masa depan seseorang,sselain ramalan zodiak yang biasa kita kenal, ternyata ada pula…

Foto

Anti-LGBT Itu Alami

RIAUBOOK.COM - Oleh Ustad Felix SiauwLogika paling absurd untuk membela kaum LGBT ialah, bahwa kesemuanya itu adalah Hak Asasi Manusia,…

Foto

Narasi Tanpa Orasi

RIAUBOOK.COM - Oleh Ustad Felix SiauwAnak muda sekarang giliran kalian, ambil ini panggung, anak muda!" Ustadz Bachtiar Nasir menyemangati pemuda…

Foto

Andi Rachman Berpotensi Menang Pilgubri 2018

RIAUBOOK.COM - Oleh Mustakim, M.PdMenanggapi status FB "Juprizal Humam" (PDI Untung Andi Rachman Rugi; Partai pendukung Penista Agama vs Orang…

Foto

PDIP Untung, Andi Rachman Rugi

RIAUBOOK.COM - Oleh JuprizalBeruntung Betul PDIP Mendapatkan Andi Rachman, Gubernur Riau, Calon incumbent yang akan di usung pada Pilgubri 2018.Dengan…

Foto

The Real People Power

RIAUBOOK.COM - Oleh Fahri HamzahCoba kita hitung, diatas kertas bulan ini sudah 2 kali aksi besar. Reuni 212 dan Aksi…

Foto

Aksi Cuma Omong Doang

RIAUBOOK.COM - Oleh Ustad Felix Siauw"Untuk apa cuma kumpul-kumpul aja, nggak ada gunanya, bikin macet, gak ada aksi nyata, sana…

Foto

Al-Aqsha di Hatimu

RIAUBOOK.COM - Oleh Ustad Felix SiauwKecintaan itu letaknya di hati, dan saat ia sudah mengakar di hati, maka ia akan…

Foto

Baca Garis Tangan, Konon Katanya Menentukan Masa Depan

RIAUBOOK.COM - Perjalanan hidup terkadang tidak terduga arahnya, namun konon katanya garis tangan mencerminkan perjalanan garis hidup seseorang, apakah benar?Palmistry,…

Foto

Bela Al-Aqsha

RIAUBOOK.COM - Oleh Ustad Felix SiauwUmmat Muslim harus mengetahui siapa yang merebut Al-Aqsha. Jika kita sudah mengetahui siapa dalang dari…

Foto

Polemik Putusan MK

RIAUBOOK.COM - Oleh Triandi Bimankalid S.H (Mahasiswa Pasca Sarjana Fakultas Hukum UR)Mahkamah Konstitusi (MK) sebenarnya bukanlah melegalkan perilaku LGBT dan…

foto

Pendidikan