Foto ilustrasi. (net)

Rabu, 10 Januari 2018 - 18:00 WIB 10460000

Dugaan Korupsi Alkes, 3 Dokter RSUD Pekanbaru Jadi Tersangka

Siapakah Yang Layak Memimpin Riau 5 Tahun Ke Depan?

  • Firdaus-Rusli
  • Syamsuar-Edy Nasution
  • Arsyadjuliandi Rahman-Suyatno
  • Lukman Edy-Hardianto


RIAUBOOK.COM- Kepolisian Resor Kota Pekanbaru melakukan penyidikan dugaan korupsi pengadaan Alat Kesehatan senilai Rp1,5 miliar di Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Achmad Pekanbaru milik Pemprov Riau. Ada lima orang tersangka, 3 di antaranya adalah dokter di rumah sakit plat merah itu.

Lima tersangka telah ditetapkan, tiga di antaranya berprofesi sebagai dokter di rumah sakit pemerintah itu. Kelima tersangka adalah dua rekanan dari CV Prima Mustika Raya (PMR) berinisial M dan Y serta tiga dokter berinisial dr KAP, dr M dan dr WZ.

Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kelima tersangka sudah dikirimkan penyidik ke Kejaksaan Negeri Pekanbaru.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Pekanbaru, Azwarman, mengatakan, SPDP kelima tersangka diterimanya terpisah. Dua SPDP rekanan diterima pada Kamis (4/1/2018) lalu, sedangkan tiga SPDP tiga dokter diterima pada Senin (7/1/2018).

"Ketiga dokter yang diduga terlibat berstatus Aparatur Sipil Negara di rumah sakit itu. Mereka diduga melakukan pembelian Alkes ke perusahaan lain selain rekanan yang ditunjuk," ujar Azwarman, Rabu (10/1/2018).

Untuk menindaklanjuti SPDP tersebut, Azwarman telah membentuk tim jaksa peneliti yang akan mendalami berkas perkara dari penyidik Satreskrim Polresta Pekanbaru. Ia berharap, penyidik segera melimpahkan berkas perkara ke kejaksaan agar bisa ditelaah.

Dalam berkas kepolisian disebutkan, kelima tersangka dijerat Pasal 2 ayat (1) jo Pasal (3), jo Pasal 18 Undang-Undang (UU) Nomor 30 tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dalam UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Pembelian Alkes tersebut dilakukan pada tahun anggaran 2012/2013 dengan pagu Rp5 miliar. Untuk pengadaan barang tersebut, RSUD bekerja sama dengan CV PMR. Dalam penyidikan, ditemukan kalau pengadaan Alkes tidak sesuai prosedur karena pihak rumah sakit menggunakan nama rekanan CV PMR untuk pengadaan alat bedah senilai Rp1,5 miliar.

"Namun dalam prosedurnya, alat-alat tersebut langsung dibeli dokter bukan kepada CV PMR tapi kepada distributor PT Orion Tama, PT Pro-Health dan PT Atra Widya Agung," ucapnya.

Nama CV PMR digunakan untuk proses pencairan dan dijanjikan mendapat keuntungan sebesar lima persen dari nilai kegiatan.Akibat perbuatan itu, berdasarkan audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) negara dirugikan Rp420.205.222. (RB/San)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Siapakah Yang Layak Memimpin Riau 5 Tahun Ke Depan?

Firdaus-Rusli 39.1 %
Syamsuar-Edy Nasution 6.4 %
Arsyadjuliandi Rahman-Suyatno 39.5 %
Lukman Edy-Hardianto 15.0 %
Hasil berdasarkan dari 76430 orang responden.
*sebaran sampel hanya penggiat medsos dan belum berdistribusi normal mewakili populasi atau DPT, jumlah orang responden akan terus bertambah

100000000
Redaksi

Berita Terkini

Indonesia Produksi Pesawat dan Mulai Dilirik Dunia

Rabu, 10 Januari 2018 - 14:16 WIB

Klarifikasi UAS Terkait Video

Selasa, 09 Januari 2018 - 15:23 WIB

Suparman Resmi Diberhentikan Sebagai Bupati Rohul

Selasa, 09 Januari 2018 - 14:52 WIB

Gubernur Riau Lantik Pejabat Eselon II

Senin, 08 Januari 2018 - 21:23 WIB

Ada Sabotase Terkait Aksi Pembakaran Istana Siak?

Senin, 08 Januari 2018 - 19:28 WIB

Di Dumai, Wakil Wali Kota Ikut Panen Bawang

Senin, 08 Januari 2018 - 18:15 WIB

Kejari Inhu Terus Laksanakan Program JMS

Senin, 08 Januari 2018 - 16:45 WIB

Jangan Ditonton, Film-film Ini Bisa Datangkan Trauma

Minggu, 07 Januari 2018 - 23:06 WIB
Wawancara:

LGBT dari Perspektif Psikologis

Sabtu, 06 Januari 2018 - 14:25 WIB

Hoax, Beredar Kabar Ratu Tisha Dipecat dari Sekjen PSSI

Kamis, 04 Januari 2018 - 23:56 WIB

Hina Presiden, Anggota Saracen Dituntut 4 Tahun Penjara

Kamis, 04 Januari 2018 - 23:31 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia