Casey Stoner. (net)

Kamis, 08 Februari 2018 - 10:51 WIB 37060000

Masa Depan Casey Stoner dan Alasan Kenapa Betah di Ducati

Siapakah Yang Layak Memimpin Riau 5 Tahun Ke Depan?

  • Firdaus-Rusli
  • Syamsuar-Edy Nasution
  • Arsyadjuliandi Rahman-Suyatno
  • Lukman Edy-Hardianto


RIAUBOOK.COM - Siapa yang tidak kenal dengan Casey Stoner, dia adalah juara dunia yang menunggang Ducati, sejauh ini dia belum berniat untuk menghentikan pekerjaannya sebagai pembalap penguji di tim Ducati Corse.

Stoner mengatakan, dirinya akan tetap memberikan loyalitasnya kepada tim sampai benar-benar perasaannya menggunakan motor sudah hilang.

"Saya akan terus melakukan ini sampai motor menjadi tidak asyik untuk dikendarai. Yang bisa saya lihat di masa depan akan seperti ini," kata Stoner seperti dikutip RiauBook.com dari Autosport dan liputan6, Kamis (8/2/2018).

Stoner mengundurkan diri dari balap MotoGP pada 2012 lalu. Sejak pensiun, dia sempat membanting stir dengan menjadi pembalap di roda empat.

Stoner kemudian kembali ditawarkan pekerjaan oleh tim Honda untuk menjadi pembalap penguji. Setelah memberikan data yang bagus pada motor RC213V, tim Ducati Corse mulai tertarik untuk bermitra dengn Kuri-Kuri Boy.

Tahun lalu menjadi ajang reuni buat Stoner saat dia memilih pekerjaan untuk jadi pembalap penguji Ducati. Keberadaannya memberikan kontribusi yang besar buat Andrea Dovizioso dan Jorge Lorenzo. P

asalnya, Little Dragon sukses menempati posisi runner up di klasemen akhir MotoGP 2017. Ini membuat Stoner menjadi lebih termotivasi untuk memberikan masukan kepada Ducati sebagai pembalap penguji.

Rasa Nyaman

Sejak saat itu Stoner mengatakan, jika dirinya merasa nyaman dengan posisi saat ini sebagai pembalap penguji Ducati. Dia tidak memiliki rencana untuk berhenti selama ia masih merasa nyaman mengendarai motor balap.

"Selama saya masih bisa membalap, saya menikmati aspek yang berbeda dari bekerja sedikit lebih dekat dengan para insinyur. Saya selalu mendorong dan memacu adrenalin, karena bagi saya, saat berada di posisi ini, Jorge dan Dovi adalah pembalap saya jadi saya harus melakukan segalanya untuk membantu mereka menjadi lebih kompetitif," kata Stoner.

"Semakin sukses mereka, saya merasa bangga karena saya telah membantu mereka mencapainya. Ketika saya balapan, saya selalu menghargai pembalap tes yang kami miliki dan saya tahu seberapa keras mereka harus bekerja," ucapnya.

Kritik Yamaha

Meski tak pernah membalap untuk Yamaha, Stoner juga bersedia untuk mengomentari rival Ducati di MotoGP itu. Dia menyebut kegagalan Yamaha di MotoGP 2017 murni gara-gara Valentino Rossi dan Maverick Vinales.

"Ini sangat sulit untuk dimengerti. Maverick memulai dengan penuh percaya diri di awal tahun setelah merasa nyaman di pramusim. Tapi sangat mudah kehilangan kepercayaan dan arah saat dia mengalami beberapa kecelakaan," kata Stoner.

Stoner menekankan bahwa ini lebih kepada rasa percaya diri yang mulai hilang dari Vinales maupun Rossi. Ini menyebabkan mereka sulit untuk bertarung hingga gelaran MotoGP selesai.

"Selalu ada pro dan kontra untuk segalanya, tapi untuk tampil mengesankan dan terbaik, kemudian berjuang untuk finis di urutan 10 besar. Ini lebih dari sekadar paket yang yang dimilikinya," katanya. (RB/lp6)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Siapakah Yang Layak Memimpin Riau 5 Tahun Ke Depan?

Firdaus-Rusli 39.1 %
Syamsuar-Edy Nasution 6.4 %
Arsyadjuliandi Rahman-Suyatno 39.5 %
Lukman Edy-Hardianto 15.0 %
Hasil berdasarkan dari 76450 orang responden.
*sebaran sampel hanya penggiat medsos dan belum berdistribusi normal mewakili populasi atau DPT, jumlah orang responden akan terus bertambah

100000000
Fazar Muhardi

Berita Terkini

Inilah Striker Terburuk Eropa, Termasuk Benzema

Selasa, 06 Februari 2018 - 07:21 WIB

Lorenzo Dijagokan untuk Juara MotoGP 2018, Ini Buktinya

Minggu, 04 Februari 2018 - 15:01 WIB

Edin Dzeko Bahagia di AS Roma, Tolak Tawaran Chelsea

Jumat, 02 Februari 2018 - 10:40 WIB

Target Barcelona Hadapi Valencia, Sebelumnya Menang 7-0

Kamis, 01 Februari 2018 - 13:31 WIB

Real Madrid Menang Besar, Zidane Puji Keylor Navas

Minggu, 28 Januari 2018 - 14:57 WIB

AC Milan Tundukkan Cagliari, Bintangnya Franck Kessie

Senin, 22 Januari 2018 - 02:31 WIB

Gelandang Chelsea Cetak 101 Gol

Minggu, 21 Januari 2018 - 01:25 WIB

Ronaldinho Pensiun

Rabu, 17 Januari 2018 - 16:05 WIB

MU Mulai Bermain Gaya Pogba, Ini Hasilnya

Selasa, 16 Januari 2018 - 18:09 WIB

Prediksi Timnas Indonesia Lawan Islandia

Minggu, 14 Januari 2018 - 10:24 WIB

Inter Milan Lirik Pemain Seperti Binatang

Minggu, 14 Januari 2018 - 09:43 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia