Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla(Laily Rachev/Biro Pers Setpres)

Senin, 12 Februari 2018 - 09:25 WIB 7320000

Situs Asia Times Sebut Jokowi-Jusuf Kalla Kembali Berduet di Pilpres 2019

Siapakah Yang Layak Memimpin Riau 5 Tahun Ke Depan?

  • Firdaus-Rusli
  • Syamsuar-Edy Nasution
  • Arsyadjuliandi Rahman-Suyatno
  • Lukman Edy-Hardianto


RIAUBOOK.COM - Diungkapkan oleh wartawan senior terkemuka, John McBeth, dalam tulisannya di situsAsia Timespekan lalu, duet Joko Widodo dan Jusuf Kalla(JK) berpeluang untuk kembali bersama di pemilihan presiden (pilpres) 2019.

Dalam tulisannya, McBeth menyatakan Presiden Jokowi membuka peluang untuk kembali menggandeng wapres asal Watampone, Sulawesi Selatan tersebut.

"Untuk saat ini, JK adalah pilihan paling aman," ucap sumber yang merupakan salah satu anggota tim informal kampanye pilpres Jokowi sepert dikutip oleh McBeth.

Sumber tersebut menjelaskan, keputusan untuk kembali memilih JK ditengarai kesulitan yang dihadapi Jokowi untuk memilih cawapres yang dapat membantu mengamankan pemilih tradisional Muslim.

JK dinilai sebagai sosok yang tepat karena dekat dengan umat Muslim. Wapres yang pernah menjabat pada periode 2004-2009 ini merupakan Ketua Dewan Masjid Indonesia, dan juga alumni organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)

Sumber yang dekat dengan JK mengonfirmasi kebenaran tawaran cawapres tersebut. Namun ditambahkan, JK sejauh ini merasa lelah dan ingin pensiun dari dunia politik seperti yang pernah disampaikannya.

Adapun jika tawaran itu diterima JK, kesepakatannya adalah sosok berusia 75 tahun itu hanya akan menjabat separuh periode, atau hingga 2022.

Durasi itu saja bakal menjadikannya sebagai wapres dengan masa jabatan terpanjang dalam sejarah Indonesia.

Sejauh ini dalam tulisannya, McBeth menyebutkan bahwa tim kampanye yang akan dibentuk jelang masa pilpres terus menggodok nama JK, dan sejumlah cawapres potensial lain hingga tenggang pendaftaran capres-cawapres pada Agustus mendatang.

Krusialnya sosok cawapres yang memiliki citra Muslim kuat menggambarkan kekhawatiran bahwa koalisi tradisional yang mengalahkan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, berpotensi digerakkan untuk membendung Jokowi di 2019.

Sejumlah survei, misalnya survei SMRC, menunjukkan nama JK tetap di urutan pertama mengalahkan cawapres potensial lain seperti putra mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono.

Agus, seperti dituliskan oleh McBeth, dapat menjadi kuda hitam sebagai cawapres Jokowi jika suara pemilih muda dinilai lebih krusial dari pemilih tradisional Muslim.

McBeth juga menuliskan, pasang surut hubungan Jokowi-JK sepanjang 3 tahun terakhir menjabat. Awalnya hubungan kedua politisi ini tidaklah begitu mulus, terutama di 18 bulan pertama.

JK dengan tegas mengisyaratkan dia tidak hanya ingin menjadi ban serep Jokowi. Dia ingin memainkan peran sebagai wapres yang konstruktif menjalankan roda pemerintahan.

Hubungan Jokowi-JK akhirnya semakin solid. Dipertegas dengan terpilihnya Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Partai Golkar yang memastikan dukungan Golkar ke Jokowi di Pilpres 2019.

Adapun John McBeth merupakan wartawan senior yang menghabiskan kariernya menuliskan mengenai politik Asia Tenggara, terutama Indonesia.

Sosok berkebangsaan Selandia Baru ini pernah menulis untuk harian SingapuraStraits Timesselama 11 tahun. Saat ini dia aktif menulis diAsia Times,the Nikkei Asian Review, danthe South China Morning Post.

McBeth juga adalah penulis bukuThe Loner: President Yudhoyono's Decade of Trial and Indecisionyang berisi uraian komprehensif 10 tahun kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono. (RB/Kompas.com)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Siapakah Yang Layak Memimpin Riau 5 Tahun Ke Depan?

Firdaus-Rusli 34.1 %
Syamsuar-Edy Nasution 17.7 %
Arsyadjuliandi Rahman-Suyatno 3.4 %
Lukman Edy-Hardianto 44.8 %
Hasil berdasarkan dari 7010 orang responden.
*sebaran sampel hanya penggiat medsos dan belum berdistribusi normal mewakili populasi atau DPT, jumlah orang responden akan terus bertambah

100000000
Yopi Pranoto

Berita Terkini
Pilgub Riau

Firdaus-Rusli Berdo'a di Makam Raja

Minggu, 11 Februari 2018 - 10:56 WIB

Nasdem Dumai Siap Menangkan Syamsuar-Edy Nasution

Rabu, 07 Februari 2018 - 19:35 WIB

Syamsuar ke Dumai, 'Rumahnya' Justru Dimasuki Hardianto

Senin, 05 Februari 2018 - 21:54 WIB

Pileg Tahun Depan, PAN Riau Target Duduki 10 Kursi

Senin, 05 Februari 2018 - 15:18 WIB
Pilgub Riau

Belajar Tangguh dan Santun Dari Doctor Firdaus

Sabtu, 03 Februari 2018 - 16:04 WIB

PKB Siak Lolos Verifikasi Faktual

Kamis, 01 Februari 2018 - 17:28 WIB

Gubernur Riau Sholat Gerhana Bulan Bersama Ribuan Jamaah

Kamis, 01 Februari 2018 - 13:06 WIB

Rizieq Shihab Akhirnya Pulang

Minggu, 28 Januari 2018 - 19:12 WIB

Balon Wagub Riau 'Zaman Now' Kunjungi LAMR Kota Dumai

Jumat, 26 Januari 2018 - 19:15 WIB