Ilustrasi hacker. (net)

Kamis, 15 Maret 2018 - 22:24 WIB 41210000

Hacker Indonesia Retas Ribuan Situs dan Sistem Teknologi Informasi Milik Asing, Amerika Juga jadi Korban

Siapakah Yang Layak Memimpin Riau 5 Tahun Ke Depan?

  • Firdaus-Rusli
  • Syamsuar-Edy Nasution
  • Arsyadjuliandi Rahman-Suyatno
  • Lukman Edy-Hardianto


RIAUBOOK.COM - Kejahatan siber semakin marak di Indonesia, bahka terakhir politik menciduk tiga hacker asal Surabaya yang diduga meretas ribuan situs web dan sistem teknologi informasi di 44 negara.

Ketiga tersangka berstatus mahasiswa di Surabaya. Usia mereka masih 21 tahun dan sama-sama tergabung dalam Komunitas Surabaya Black Hat (SBH).

Kasubdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Roberto Pasaribu mengatakan, para tersangka berinisial NA, KPS, ATP, bersama komplotannya yang total enam orang, diduga meretas sekitar 3.000 sistem teknologi infomasi dan situs web selama tahun 2017.

Salah satu korbannya adalah sistem elektronik pemerintahan di Los Angeles Amerika Serikat. Karena itu, Biro Investigasi Federal Amerika Serikat alias FBI ikut andil dalam penangkapan mereka.

Polisi mengungkap kasus tersebut setelah menerima informasi dari lembaga bentukan FBI, IC3 (Internet Crime Complaint Center) di New York, Amerika Serikat. Isinya, terdata puluhan sistem di berbagai negara rusak.

Setelah ditelusuri, ternyata pelakunya menggunakan IP Address yang berada di Indonesia, tepatnya Surabaya.

"Informasinya diberikan kepada kami pada Januari 2018 kemarin. Kemudian, kami analisis kurang lebih dua bulan, kami temukan lokasinya di Surabaya dan para tersangka utamanya," kata dia kepada pers seperti dilansir RiauBook.com dari liputan6, Rabu (14/3/2018).

rb

Foto:Polisi menghadirkan tersangka kasus ilegal akses terhadap sistem elektronik dihadirkan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (13/3). Polisi juga mengamankan 3 buah buku tabungan, 3 buah kartu ATM, dan perangkat internet. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Para tersangka kini mendekam di Polda Metro Jaya, bukan di Surabaya. Ternyata, ini ada alasannya.

"Kasus disidik berdasarkan lokus kejadian perkara karena empat perusahaan nasional yang jadi korban berada di Jakarta. Perusahaan yang paling banyak terimbas itu di Jakarta," kata AKBP Roberto.

Dalam aksinya, umumnya hacker Surabayatersebut menyasar database perusahaan yang memiliki banyak pelanggan atau customer.

"Kebanyakan (yang diretas) bergerak di bidang bisnis, private business. Untuk situs pemerintahan, yang terdeteksi baru satu, The City of Los Angeles. Sistem elektronik, bukan situs yang diretas," papar Roberto. Motifnya diduga ekonomi. (RB/lp6)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Siapakah Yang Layak Memimpin Riau 5 Tahun Ke Depan?

Firdaus-Rusli 39.1 %
Syamsuar-Edy Nasution 6.4 %
Arsyadjuliandi Rahman-Suyatno 39.5 %
Lukman Edy-Hardianto 15.0 %
Hasil berdasarkan dari 76430 orang responden.
*sebaran sampel hanya penggiat medsos dan belum berdistribusi normal mewakili populasi atau DPT, jumlah orang responden akan terus bertambah

100000000
Fazar Muhardi

Berita Terkini

Kunjungi Pelalawan 3 Jam Menko PMK Resmikan ST2P

Rabu, 14 Maret 2018 - 20:56 WIB

Firdaus: Semua OPD Pemprov Riau Harus Ikut Rakor KPK

Selasa, 13 Maret 2018 - 11:09 WIB

Gaji Presiden Naik, Para Menteri Juga Naik, ASN?

Sabtu, 10 Maret 2018 - 16:43 WIB

Grand Meranti Hotel Lengkapi Berbagai Fasilitas Baru

Sabtu, 10 Maret 2018 - 08:15 WIB

Minuman Beralkohol Bisa Dijual di Meranti, Asal...

Jumat, 09 Maret 2018 - 09:57 WIB

BKPM RI Masukkan PT KITB dalam Program KLIK

Kamis, 08 Maret 2018 - 11:04 WIB

Resmikan ST2P Sekaligus Tiga Menteri Akan MoU

Kamis, 08 Maret 2018 - 09:41 WIB

Jokowi Batal ke Riau, Dia Terbang Menuju Sidney

Senin, 05 Maret 2018 - 09:04 WIB

Ternyata Ini Arti dan Singkatan Promoter

Senin, 05 Maret 2018 - 00:18 WIB

Jokowi Kirim Dokter Khusus Memantau Kesehatan Habibie

Minggu, 04 Maret 2018 - 23:07 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia