Photo: Viva (Bobby Andalan)

Senin, 19 Maret 2018 - 11:25 WIB 6520000

Ulangan, Tradisi Perang Lumpur Berada di Provinsi?

Siapakah Yang Layak Memimpin Riau 5 Tahun Ke Depan?

  • Firdaus-Rusli
  • Syamsuar-Edy Nasution
  • Arsyadjuliandi Rahman-Suyatno
  • Lukman Edy-Hardianto


RIAUBOOK.COM - Indonesia kaya dengan seni dan budaya yang unik dan menarik untuk diikuti. Keberagaman itu menjadi kekuatan yang tak ternilai. Salah satu Provinsi yang ada di bumi pertiwi adalah, Bali. Siapa yang tidak kenal dengan daerah satu ini yang kaya dengan seni, budaya dan pariwisatanya.

Hampir setiap hari ada saja atraksi seni dan budaya unik yang ditampilkan. Momen Nyepi kemarin banyak tradisi yang digelar masyarakatnya.

Ada omed-omedan di Sesetan, ada med-medan di Tuban, Kuta, ada pula mebuug-buugan.

Tradisi mebuug-buugan merupakan tradisi yang dijalankan oleh warga Kedonganan, Jimbaran. Tradisi ini berlangsung sehari setelah Nyepi atau saat Ngembak Geni.

Koordinator acara, I Gede Sudiana menjelaskan, tradisi mebuug-buugan diambil dari kata buug yang berarti tanah atau lumpur. "Maknanya membersihkan diri di tahun baru ala Hindu," kata Sudiana, Minggu 18 Maret 2018.

Usai mengotori diri di pantai bagian timur, ratusan peserta mebuug-buugan kemudian berjalan menuju pantai di bagian barat untuk membersihkan diri. Menurut dia, tradisi mebuug-buugan sudah ada sejak seratus tahun lalu. Hanya saja, tradisi tersebut sempat terhenti selama 60 tahun. Baru pada tahun 2015 tradisi ini dihidupkan kembali setelah melalui proses rekonstruksi.

"Dalam tradisi ini lelaki semua bertelanjang dada. Sementara perempuan tetap menggunakan busana. Di dalam hutan mangrove mereka akan berperang lumpur atau melumuri diri dengan lumpur," katanya.

Menurut Sudiana, orang-orang dahulu menggunakan lumpur untuk membersihkan rambut. "Ya, sejak seratus tahun lalu orang-orang menggunakan lumpur untuk berkeramas sebelum sampo ditemukan. Tahun lalu sudah diteliti kandungan lumpur ini oleh ahli dari Universitas Udayana," ujarnya.

Tradisi ini menarik minat wisatawan. Salah satunya Marry asal Perancis. Marry yang kuliah di Universitas Udayana tertarik mengikuti tradisi ini ketika diberi tahu rekannya.

"Saya sangat senang mengikuti acara ini. Ini hari pertama saya berada di Bali," katanya.

(sumber:viva)



Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Siapakah Yang Layak Memimpin Riau 5 Tahun Ke Depan?

Firdaus-Rusli 44.3 %
Syamsuar-Edy Nasution 8.7 %
Arsyadjuliandi Rahman-Suyatno 22.0 %
Lukman Edy-Hardianto 25.1 %
Hasil berdasarkan dari 43950 orang responden.
*sebaran sampel hanya penggiat medsos dan belum berdistribusi normal mewakili populasi atau DPT, jumlah orang responden akan terus bertambah

100000000
Bram Takana HS

Berita Terkini

5 Elemen Penting Membangun Wisata di Provinsi Riau

Kamis, 15 Maret 2018 - 18:36 WIB

Jenggot Salah Gemparkan Netizen

Selasa, 13 Maret 2018 - 13:06 WIB

'PR' Jaringan Komunikasi di Pesisir Riau

Kamis, 01 Maret 2018 - 06:54 WIB

Siak Targetkan 350 Ribu Wisatawan di Tahun 2018

Jumat, 23 Februari 2018 - 18:28 WIB

Paket Liburan Komplit di Memesonanya Alam Bandung

Rabu, 14 Februari 2018 - 10:44 WIB

Rumah Makan Suasana Kerajaan Majapahit Kuno

Minggu, 14 Januari 2018 - 06:46 WIB

Ada Kampoeng Selfie di Inhil, Bisa Jadi Magnet Wisata

Kamis, 04 Januari 2018 - 21:04 WIB

Yuk ke Siak, Tempat 'Syurganya' Durian

Selasa, 02 Januari 2018 - 20:18 WIB

Kim Jong-Un Mau Bangun Penginapan Mewah Tarik Wisatawan

Sabtu, 30 Desember 2017 - 23:16 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia