Narkoba Masuk Riau Hingga Seton, Ada 1.156 Kasus, Negara Rugi Kasih Makan Napi

Minggu, 15 April 2018 - 09:12 WIB 9140000

Narkoba Masuk Riau Hingga Seton, Ada 1.156 Kasus, Negara Rugi Kasih Makan Napi

Siapakah Yang Layak Memimpin Riau 5 Tahun Ke Depan?

  • Firdaus-Rusli
  • Syamsuar-Edy Nasution
  • Arsyadjuliandi Rahman-Suyatno
  • Lukman Edy-Hardianto


RIAUBOOK.COM - Peredaran narkotika dan obat terlarang di Riau semakin mengguriata bahkan telah menjadi ancaman besar bagi bangsa Indonesia, terutama bagi generasi muda.

Beberapa pengungkapan beberapa bulan belakangan tak tanggung-tanggung mencapai lebih satu ton yang diselundupkan dari negeri seberang.

Tak hanya itu, jumlah tersangka penyalahguna narkotika juga kian meningkat. Salah satunya kasus narkotika yang ditangani di Pengadilan Negri Pekanbaru pada triwulan pertama Januari – Maret 2018 sudah mencapai 97 perkara dari total 320 perkara.

Sementara jika dilihat pada tahun 2017 lalu, kasus narkoba yang ditangani oleh Pengadilan Negri Pekanbaru sebanyak 396 kasus dari 1.156 kasus yang di persidangkan.

Hal ini menunjukan bahwa penyalahgunaan narkoba di tengah masyarakat sudah semakin meningkat. Apalagi narkoba tidak hanya merugikan sumber daya manusia (SDM) atau generasi muda anak bangsa, melainkan merugikan keuangan negara.

Demikian ini sebagaimana disampaikan Humas Pengadilan Negeri Pekanbaru, Martin Ginting ketika dikonfirmasi oleh awak media, Kamis (12/4/2018) di Pengadilan Negeri Pekanbaru.

"Meningkatnya kasus narkoba ini, membuat negara semakin rugi, tidak hanya merusak SDMnya saja, melainkan merugikan keuangan negara. Karena negara menanggung mulai biaya persidangan sampai biaya makan narapidana selama menjalani masa tahanannya di penjara," jelas Martin Ginting.

Menurut Martin Ginting, situasi seperti ini, pihak bersangkutan harus banyak melakukan upaya pencegahan, tidak hanya penindakan di lapangan saja. Maka lakukan upaya prefentif dalam menekan angka penyalahguna narkoba ini.

Tak hanya itu, Martin Ginting juga berharap kepada pemerintah untuk turut serta menangani persoalan narkoba ini untuk menyelamatkan para generasi muda Indonesia. Jangan sampai narkoba mengobrak abrik ketahanan bangsa dan menjadi sasaran transaksi bagi negara-negara luar.

"Jadi memang sudah saatnya pernyataan perang terhadap narkoba itu diwujudkan," kata Martin Ginting menutup keterangannya. (RB/Fer)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Siapakah Yang Layak Memimpin Riau 5 Tahun Ke Depan?

Firdaus-Rusli 44.3 %
Syamsuar-Edy Nasution 8.7 %
Arsyadjuliandi Rahman-Suyatno 21.9 %
Lukman Edy-Hardianto 25.1 %
Hasil berdasarkan dari 43980 orang responden.
*sebaran sampel hanya penggiat medsos dan belum berdistribusi normal mewakili populasi atau DPT, jumlah orang responden akan terus bertambah

100000000
Fazar Muhardi

Berita Terkini

DPRD Bengkalis Sahkan 4 Ranperda Menjadi Perda

Selasa, 03 April 2018 - 00:11 WIB

Polisi Gulung 2 Bandar Judi Togel Dalam Sehari

Kamis, 29 Maret 2018 - 23:33 WIB

Polis Bekuk Pengedar Sabu di Siak

Kamis, 29 Maret 2018 - 11:53 WIB

Terdakwa Pemalsuan Surat Tanah Divonis 1,5 Tahun

Kamis, 29 Maret 2018 - 10:37 WIB

Kemenkumham Riau Menuju Wilayah Bebas Korupsi

Rabu, 28 Maret 2018 - 16:27 WIB

Nelayan Mitra Polri

Rabu, 28 Maret 2018 - 16:15 WIB

Pencuri Ternak Resahkan Masyarakat Sipungguk

Selasa, 27 Maret 2018 - 18:14 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia