Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Riau Marsekal Pertama Rakhman Haryadi,SA,MBA,M.Sc,NSS menggelar kunjungan kerja ke Kabupaten Rokan Hilir, kunjungan bertujuan untuk melihat kondisi di wilayah Rohil dan sekaligus silahturahmi dengan para tokoh masyarakat dan Pemuda Rohil.

Rabu, 16 Mei 2018 - 17:23 WIB 15600000

Setengah Tahun di Pakistan dan Afganistan, Kepala BIN Daerah Riau: Teroris Tak Memandang Pendidikan dalam Merekrut Anggota Jaringan

Siapakah Yang Layak Memimpin Riau 5 Tahun Ke Depan?

  • Firdaus-Rusli
  • Syamsuar-Edy Nasution
  • Arsyadjuliandi Rahman-Suyatno
  • Lukman Edy-Hardianto


RIAUBOOK.COM - Sebelum terjadinya penyerangan sekolompok terduga teroris pada Rabu (16/5/2018) di Mapolda Riau, Kepala Badan Intelijen Daerah (Kabinda) Riau Marsma Rakhman Haryadi mengatakan, orang atau kelompok teroris tidak melihat tingkat pendidikan dalam melakukan perekrutan anggota.

"Mau bapak serorang Profesor, selagi mereka bisa menggaet, maka bapak akan kena, ibu akan kena, saudara-saudara atau anak-anak kita akan kena, lihat Dr. Azhari, seorang profesor teroris, dia berpengetahuan yang luas, jadi kalau dibilang teroris adalah orang bodoh, salah," kata Kabinda saat melakukan rapat kordinasi pencegahan terorisme bersama para tokoh agama dan unsur Forum Pimpinan Komunikasi Daerah (Forkopimda) setempat di Gedung Daerah (15/5/2018) di Gedung Daerah, Pekanbaru.

Kabinda juga mengatakan, terkadang masyarakat lupa dan kerap merasa lebih hebat dari yang lain.

"Kadang kita merasa lebih hebat dari yang lain, saya ahli ini dan sebagainya, tapi tidak akan berguna kalau keahlian itu kalau tidak diperlukan oleh orang lain, makanya kita manfaatkan keahlian kita untuk kepentingan yang lebih banyak lagi dan untuk membantu orang yang lebih banyak lagi," tuturnya.

Kabinda mengatakan, sepengalamannya selama hampir tiga setengah tahun di Paksitan dan Afganistan, para teroris memiliki tujuan.

"Apakah para teroris ini memiliki tujuan yang sama atau hanya sebagai alat, siapa yang bisa menjawab?, yang perlu kita jawab, kita harus siap menghadapi mereka kapanpun dan dimanapun mereka berada," tutur dia.

Sayangnya, belum sampai 24 jam setelah rapat kordinasi tersebut, serangan teroris malah terjadi di markas institusi penegak hukum Riau, serangan yang terjadi di Mapolda Riau mengakibatkan gugurnya Insan Bhayangkara Ipda. Auzar dan melulai dua orang aggota polisi lainnya. (RB/Dwi)


Siapakah Yang Layak Memimpin Riau 5 Tahun Ke Depan?

Firdaus-Rusli 39.1 %
Syamsuar-Edy Nasution 6.4 %
Arsyadjuliandi Rahman-Suyatno 39.5 %
Lukman Edy-Hardianto 15.0 %
Hasil berdasarkan dari 76430 orang responden.
*sebaran sampel hanya penggiat medsos dan belum berdistribusi normal mewakili populasi atau DPT, jumlah orang responden akan terus bertambah

100000000
Fazar Muhardi

Berita Terkini

Sekda Riau Kecam Teror Bom Bunuh Diri Surabaya

Senin, 14 Mei 2018 - 12:11 WIB

Anak Adalah Cerminan Orangtua, Jika Sifatnya Buruk?

Minggu, 06 Mei 2018 - 18:06 WIB

LAM Riau Pinang Wan Thamrin Hasyim

Minggu, 06 Mei 2018 - 15:10 WIB

Daya Tawar yang Lemah, Isu Lama Demonstrasi Buruh

Selasa, 01 Mei 2018 - 20:33 WIB

Jaga Kondusifitas Daerah, Itu Pesan Harris Pada PKK

Senin, 30 April 2018 - 21:28 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia