Pilkada 2018 Aman Damai, Golput Masih 'Pemenang'



RIAUBOOK.COM - Pasca Perhelatan pesta demokrasi 5 tahunan pada tahun 2018 ini, Pilkada disejumlah daerah khususnya di Provinsi Riau yang menggelar pesta demokrasi pemilihan Guburnur dan wakil gubernur Riau serta Bupati dan Wakil Bupati Inhil terlaksana dengan aman, damai dan demokratis. Ini mencerminkan semakin dewasanya masyarakat Riau dalam memilih dan menentukan calon Pemimpin yang akan memimpin Riau dan Inhil 5 tahun kedepan.


Hiruk pikuk dan pesta demokrasi terasa amat kencang ditingkatan elit partai dan tim sukses para calon, akan tetapi, tidak dibarengi dengan pendidikan politik dan tingkat kesadaran akan pentingnya mamahami program-program yang telah disusun dan disampaikan oleh para calon kepada masyarakat sampai lapisan paling bawah.


Sehingga hal ini berdampak pada rendahnya partisipasi masyarakat dalam menyalurkan aspirasinya.


Selanjutnya, selain faktor tersebut diatas, yang mempengaruhi lemahnya partisipasi pemilih pada pemilihan kepala daerah tahun 2018 ini, salah satunya masih kurangnya sosialisasi dari penyelenggara pemilukada dalam mensosialisasikan tahapan-tahapan Pilkada kepada masyarakat khususnya masyarakat tingkatan bawah, yang berada pada daerah terpencil yang akses informasi sulit untuk didapatkan.


Ditambah lagi, dengan kurang efektifnya sistem informasi data pemilih (sidalih), yang dilakukan oleh petugas coklit dilapangan dalam upaya pemutakhiran data banyak yag tidak muncul ketika dicek ke sistem sidalih.


Selain itu, faktor lain yang juga mempengaruhi rendahnya tingkat partisipasi adanya masyarakat yang pindah domisili tidak sesuai alamat e-KTP, tidak dapat menggunakan atau menyalurkan hak pilihnya. Meskipun KPU sudah menyediakan mekanisme untuk kepindahan lokasi tempat memilih dimana kita berdomisili, akan tetapi proses pengurusannya juga sedikit sulit, karna kita harus kembali mengurus ke PPS yang kita terdaftar lalu mendapatkan form C5 untuk kemudian kita daftarkan ke PPS kita berdomisili.


Akan tetapi tidak serta merta langsung bisa menggunakan hak pilihnya, harus melalui mekanisme dan proses alur yang panjang dan memakan waktu sehingga masyarakat banyak yang tidak bisa dan enggan menggunakan atau menyalurkan hak pilihnya.


Selanjutnya faktor lain yang menyebabkan partisipasi masyarakat rendah yakni adanya rasa kecewa masyarakat kepada pemerintah yang memimpin, yang mana apabila sudah menjabat tidak sesuai dengan janji-janji politik yang disampaikan sewaktu silaturahmi menyerap aspirasi masyarakat.


Hal ini juga berdampak pada rendahnya partisipasi masyarakat, pilkada Riau sudah usai, pesta demokrasi telah selesai. Waktunya masyarakat kembali ke aktivitas masing-masing, calon yang terpilih akan memimpin daerah ini dengan sejumlah program yang sudah disusun dan direncanakan.


Akan tetapi kita harus mencatat bahwa pesta demokrasi yang baru saja usai menyisakan sejumlah catatan yang menjadi perhatian bersama. Salah satunya pemerintah bersama penyelenggara Pemilihan Umum untuk dapat meningkatkan kualitas demokrasi dengan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam setiap perhelatan pemilihan umum kedepan, salah satunya dalam waktu dekat Pemilu dan pilpres tahun 2019.


Data sementara yang kami dapat, hasil sementara suara sebesar lebih kurang 2.092.526 dari total jumlah DPT sebesar 3.622.488 hanya sekitar 55-56% partisipasi masyarakat dalam perhelatan pemilukada tahun 2018 ini. Hal ini tentu menjadi ancaman bagi kualitas demokrasi yang selama ini diharapkan adanya perbaikan.



Yang pertama, dalam hal ini pemerintah bersama penyelenggara, agar dapat meningkatkan kualitas pemilu dengan mendorong partispasi pemilih masyarakat, dengan memberikan sosiasiliasi dialogis cultural dengan seluruh elemen masyarakat bahwa pentingya menyalurkan hak pilih, guna meningkatkan kualitas pembangunan bangsa. Dan memperbaiki segala sistem yang berkaitan dengan pemilu, sehingga wacana pemerintah dan penyelenggara pemilu untuk memperbaiki kualitas demokrasi, bukan hanya sekedar wacana perbaikan dari waktu ke waktu.


Kedua, mendorong pemerintah bersama partai politik harus memberikan pendidikan politik yang cerdas dan membangun kepada masyarakat, bahwa pentingya partisipasi masyarakat dalam membangun dan kemakmuran bangsa. Partai politik harus menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kualitas demokrasi dinegara ini. Dan harus mampu memberikan sumbangsih yang besar, guna tercapainya pastisipasi pemilih masyarakat yang tinggi. Salah satunya dengan mengedapankan program-program partai yang berkerakyatan dan merekomendasikan calon pemimpin yang mempunyai track record yang bagus.


Ketiga, mendorong kepada seluruh elemen bangsa dalam hal ini tokoh masyarakat, tokoh adat disegala lapisan untuk terus mensosialisasikan pentingnya partisipasi dalam pembangunan bangsa dan negara, salah satunya dalam menggunakan hak pilih dan menyalurkan suara partisipasinya dalam pemilu.

Semoga kedepan masyarakat semain cerdas dalam berdemokrasi, dan semakin meningkat kualitas demokrasi bangsa dan negara ini. Salah satunya tingginya partisipasi pemilih masyarakat dalam setiap perhelatan pemilu dan terjaminnya keamanan dan kedamaian d masyarakat.


Siak, 08 Juli 2018

Hafit Fahdani

Sekretaris Askonas Riau

foto

Terkait

Foto

Tips Agar THR Tak Cepat Habis dan Sia-sia

RIAUBOOK.COM - Lebaran Idul Fitri tentu menjadi hari yang dinanti semua umat di dunia, di Indonesia perayaan hari besar itu…

Foto

Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2018, Ketua KNPI Inhil Sampaikan Harapan Ini

RIAUBOOK.COM - Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) KNPI Kabupaten Indragiri Hilir Propinsi Riau, Bung Hidayat Hamid, S.Pd.I, menyerukan generasi muda…

Foto

Para Rider Berebut Tahta Gubernur

PARA petarung politik di Provinsi Riau saat ini seperti sedang balapan di lintasan MotoGP, melaju dengan kecepatan tanpa batas untuk…

Foto

Medsos Sosial Bikin Boros, Mitos atau Fakta?

RIAUBOOK.COM - Menabung adalah hal positif yang dapat membantu seseorang dalam menyelesaikan persoalan keuangan mereka sendiri. Tapi tidak semua orang…

Foto

Yudhia Perdana Sikumbang: Karyawan Harus Tau Ini Agar Hak-haknya Terpenuhi

RIAUBOOK.COM - Ketentuan Upah Minum Provinsi (UMP) maupun Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) berlaku untuk semua perusahaan termasuk perusahaan berbentuk CV…

Foto

Politik Pelacur

JIKA pelacur menjual barang paling berharga miliknya dan mendapatkan hak atas pengorbananan diri, politisi lebih dari itu, banyak mereka menjual…

Foto

Antisipasi Wajah Hipokrit di Negeri Pertiwi, Pilih yang Adil

BEBERAPA waktu menjelang datangnya tahun, bulan, hari dan menit-menit pelaksanaan pesta demokrasi dinegeri ini semakin banyak juga muncul berbagai ikon-ikon…

Foto

Presiden Jokowi Nyaris Dipastikan Bercerai?

RIAUBOOK.COM - Sebelumnya kabar heboh menerpa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, dia bercerai dengan istrinya Veronica Tan.Dan kini muncul pemberitaan…

Foto

Frasa-frasa Janggal dalam Kehidupan Orang Indonesia

BAHASA merupakan suatu alat komunikasi yang canggih untuk mempersatukan bangsa yang besar, dan negara ini diakui sebagai bangsa yang besar…

Foto

Memperbanyak Publikasi Internasional Terindeks

RIAUBOOK.COM - Oleh Dr. Iswadi Hasyim Rosma, ST, MT, MIEEE (Dosen Tetap di Universitas Riau &General Chair of International Conference…

Foto

Mengukur Moralitas dalam Politik

RIAUBOOK.COM - OlehJufri Hardianto Zulfan, S.H (Mahasiswa Pasca Sarjana Universitas Islam Riau. Fakultas Hukum)Tidak ada satupun yang diinginkan oleh negara…

Foto

Tahta Gubernur Riau dan Akar Beringin yang Rapuh

TAKHTA Gubernur Riau kembali akan menjadi perebutan bagi elite di daerah ini, berbagai kalangan mulai dari pengusaha, politisi, tokoh masyarakat…

Foto

Tanpa Al-Qur'an

RIAUBOOK.COM -Oleh Ustadz Felix SiauwBenar-benar sedih saat kita mendapati ayat-ayat yang sudah kita hafalkan lalu hilang seolah tak pernah menghampiri…

Foto

Politik Identitas dan Pencitraan

RIAUBOOK.COM - Oleh M. Alpi Syahrin, SH., MH.,CPL (Aktivis Pusat Advokasi Hukum dan HAM) Politisi tidak pernah percaya atas…

Foto

Resiko Menjadi Seorang Pribumi

RIAUBOOK.COM - OlehHardianto Zulfan, S.HDalam suatu tulisan, Prof Tjipta Lesmana menuliskan, "Sejak merdeka, bangsa kita mengenal 6 (enam) Presiden (sebelum…

Foto

Mengapa Negara Wajib Beragama

RIAUBOOK.COM - Oleh Jufri Hardianto Zulfan, S.HDalam berbagai perbincangan, mulai dari tingkat masyarakat yang berdiam diri di pedesaan hingga masyarakat…

Foto

Mengapa Batik

RIAUBOOK.COM - Oleh Ustad Felix SiauwNusantara itu orangnya lembut, halus, berhati-hati, tak mudah menyakiti, bila berbicara punya etika,…

Foto

13 Catatan untuk Prof Mahfud MD

RIAUBOOK.COM - Oleh Fahri HamzahIjinkan saya memberi komentar. Pertama, saya mempersoalkan istilah #MegaKorupsiEKTP yang misleading karena…

Foto

Mengambil Pelajaran atas Klaster dan Peringkat Perguruan Tinggi Indonesia

RIAUBOOK.COM - Oleh Dr. Iswadi Hasyim Rosma (Pengajar Universitas Riau & PhD Alumni Queen's University Belfast, UK)Pengumuman Klaster dan Peringkat…

Foto

Politik Pilgub Riau Patah Tebu

#Politik Riau Beda. Kondisi ini terbukti dengan banyaknya prediksi yang melenceng hingga mencuatkan gambaran 'mentahnya' para politisi di Bumi Melayu.Pemetaan…

foto

Pendidikan