Ilustrasi. Net

Selasa, 29 Desember 2015 - 18:16 WIB 6290000

19 Bulan Menjabat Kajari, Dua Dugaan Korupsi Naik ke Penyidikan

Share ke BBM

Riau Book -19 bulan menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru, Edy Birton SH menaikkan dua kasus dugaan korupsi dari penyelidikan ke penyidikan. Sementara untuk penuntutan, atau produk Kejari dalam penanganan korupsi yang naik ke Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Pekanbaru tidak ada.

Dua kasus yang naik ke penyidikan itu adalah pengadaan alat olahraga pada kegiatan pekan olahraga pelajar nasional (Popnas) dan dugaan kelebihan cc atau silinder mobil dinas Gubernur dan Wakil Gubernur Riau.

Edy terhitung Selasa (29/12) tak lagi menjabat sebagai Kajari setelah Kepala Kejaksaan Tinggi Riau menyerahterimakan jabatannya kepada Idianto di Aula Kejati Riau.

Terkait kinerja, memang tak ada disinggung Kepala Kejati Riau Susdiyarto Agus Praptono pada saat serah terima jabatan. Susdiyarto hanya berharap Kajari Pekanbaru yang baru, Idianto, mampu melakukan pengawalan terhadap upaya penyerapan anggaran di Pekanbaru.

Menurut Kajati, saat ini banyak para pejabat pusat dan daerah yang khawatir akan dipidanakan, menyusul aturan Gubernur, Walikota dan Bupati dalam melaksanakan program atau proyek pemerintah. Akibatnya, penyerapan anggaran pemerintah di pusat dan rendah, pembangunan menjadi tersendat.

"Ke depan pemerintah dalam hal ini penyerapan anggaran diutamakan. Dengan adanya TP4D (Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D), beliau (Idianto,red) sebagai unsur ujung tombak di daerah (Pekanbaru,red)," ungkap Susdiyarto.

Untuk itu, diharapkan TP4D yang merupakan salah satu terobosan dari Korps Adhyaksa tersebut, di bawah kepemimpinan Idianto sebagai Kajari Pekanbaru, mampu melakukan pengawalan terhadap pengelolaan anggaran daerah.

Selain itu, kepada Idianto, Susdiyarto juga berharap untuk terus meningkatkan kinerja Kejari Pekanbaru. Apa yang sudah dilakukan pejabat Kejari Pekanbaru sebelumnya, Edy Birton, mampu diteruskan.

"Hal-hal yang kurang, lakukan evaluasi. Mana yang kurang, tambah. Namun yang sudah baik, perlu dilakukan peningkatan," tegas Susdiyarto.

Diaminkan Idianto, dirinya juga berkomitmen untuk meneruskan kinerja yang baik yang telah dilakukan Kajari Pekanbaru yang lama. Dirinya, juga menegaskan akan melakukan evaluasi pekerjaan yang kurang baik. "Yang baik akan saya teruskan. Yang kurang baik akan saya perbaiki," komit Idianto.

Dalam waktu dekat, sebut mantan Asisten Intelijen Kejati Jambi tersebut akan mempelajari dan membaca situasi daerah serta situasi anggotanya.

"Setelah semua itu saya baca, nanti baru saya bisa memposisikan sekuat apa kemampuan saya dan anggota saya," tukas Idianto.

Share ke BBM

100000000
silsila asri

Berita Terkini

Densus 88 Bekuk Terduga Teroris di Solo

Selasa, 29 Desember 2015 - 16:07 WIB

Lima Perampok Toko Emas di Muara Mahat Dibekuk

Senin, 28 Desember 2015 - 18:47 WIB

Romli HMI Diadili Tahun Depan

Senin, 28 Desember 2015 - 17:23 WIB

Kepala Kejari Pekanbaru Resmi Berganti Besok

Senin, 28 Desember 2015 - 16:22 WIB

Polisi Gadungan Gasak Harta Benda Pria Setengah Abad

Senin, 28 Desember 2015 - 13:54 WIB

Petani Di Siak Tewas Kesetrum Listrik Saat Panen Sawit

Minggu, 27 Desember 2015 - 08:03 WIB

Pemerintahan Jokowi Dinilai Masih Abaikan Isu HAM

Sabtu, 26 Desember 2015 - 21:41 WIB

BNN Temukan Dua Zat Baru Narkotika

Jumat, 25 Desember 2015 - 22:59 WIB

Maksimalkan Kinerja, KPK Diminta Buka Cabang di Daerah

Kamis, 24 Desember 2015 - 21:41 WIB

Polisi Ungkap Penyelewengan 13.250 Kilogram Pupuk Subsidi

Selasa, 22 Desember 2015 - 18:37 WIB

Tengku Azmun Jaafar Dijebloskan ke Lapas Pekanbaru

Selasa, 22 Desember 2015 - 12:04 WIB

Selama Tahun 2015, 625 Nyawa Warga Riau Melayang di Jalan

Selasa, 22 Desember 2015 - 18:32 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia