Barang bukit hasil tangkapan BC Riau Sumbar selama 2015 saat ekspose di Pekanbaru, Rabu (30/12)

Rabu, 30 Desember 2015 - 07:12 WIB 12970000

Fantastis! Lebih 31 Ribu Miras Ilegal Berhasil Disita Petugas BC Riau-Sumbar

Siapakah Yang Layak Memimpin Riau 5 Tahun Ke Depan?

  • Firdaus-Rusli
  • Syamsuar-Edy Nasution
  • Arsyadjuliandi Rahman-Suyatno
  • Lukman Edy-Hardianto


Riau Book - Pernahkah anda membayangkan seberapa banyak 16.306 botol dan 15.704 kaleng miras ilegal bermerek itu? Jumlah itu setara dengan 53.155 liter miras.

Berikut data yang berhasil dihimpun dari Kantor Wilayah Direktorat Jendral Bea dan Cukai Riau-Sumatera Barat saat ekspose hasil tangkapan senilai Rp7,2 miliar tersebut.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jendral Bea dan Cukai Riau-Sumatera Barat Robi Toni saat publikasi akhir tahun di Pekanbaru, Rabu menjelaskan bahwa potensi kerugian negara akibat upaya penyelundupan miras yang berhasil diungkap tersebut mencapai Rp2,13 miliar.

Dia menjelaskan miliaran rupiah miras tersebut merupakan hasil pengungkapan selama Januari-Desember 2015. Jenis pelanggarannya adalah minuman keras yang nihil pita cukai.

Dia mengakui bahwasannya usaha perhotelan dan pusat hiburan malam merupakan wilayah yang identik dengan peredaran miras ilegal tersebut. Untuk itu, dia mengatakan telah berkoordinasi dengan pihak terkait seperti Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia guna menekan angka peredaran miras.

Selain itu, tingginya peredaran miras ilegal itu disebabkan faktor lokasi Riau yang strategis karena berbatasan langsung dengan negara tetangga. Menurutnya Riau tidak hanya menjadi target pasar, namun juga menjadi daerah transit untuk selanjutnya dipasarkan ke sejumlah wilayah.

"Daerah Riau agak berbeda dengan Jawa, secara geografis sangat rawan dengan panjang pantainya dan berdekatan dengan negara tetangga," jelasnya.

Menurutnya, modus peredaran miras di Riau cukup terorganisir karena antar pelaku tidak saling mengenal. "Sebagian besar pelaku yang kita ungkap tidak mengenal siapa bos besarnya, semacam mata rantai terputus," ujarnya.

Untuk itu, dia menjelaskan akan meningkatkan kerja sama antar "stake holder" guna memaksimalkan pengungkapan miras tanpa cukai tersebut.

Secara umum dia mengatakan pihaknya berhasil mengungkap 226 kasus penyelundupan terhadap barang ilegal yang masuk ke wilayah Riau dan Sumatera Barat dan berhasil mencegah kerugian negara mencapai Rp23,2 miliar.

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Siapakah Yang Layak Memimpin Riau 5 Tahun Ke Depan?

Firdaus-Rusli 44.2 %
Syamsuar-Edy Nasution 8.8 %
Arsyadjuliandi Rahman-Suyatno 22.0 %
Lukman Edy-Hardianto 25.0 %
Hasil berdasarkan dari 44110 orang responden.
*sebaran sampel hanya penggiat medsos dan belum berdistribusi normal mewakili populasi atau DPT, jumlah orang responden akan terus bertambah

100000000
vita

Berita Terkini

Densus 88 Bekuk Terduga Teroris di Solo

Selasa, 29 Desember 2015 - 16:07 WIB

Lima Perampok Toko Emas di Muara Mahat Dibekuk

Senin, 28 Desember 2015 - 18:47 WIB

Romli HMI Diadili Tahun Depan

Senin, 28 Desember 2015 - 17:23 WIB

Kepala Kejari Pekanbaru Resmi Berganti Besok

Senin, 28 Desember 2015 - 16:22 WIB

Polisi Gadungan Gasak Harta Benda Pria Setengah Abad

Senin, 28 Desember 2015 - 13:54 WIB

Petani Di Siak Tewas Kesetrum Listrik Saat Panen Sawit

Minggu, 27 Desember 2015 - 08:03 WIB

Pemerintahan Jokowi Dinilai Masih Abaikan Isu HAM

Sabtu, 26 Desember 2015 - 21:41 WIB

BNN Temukan Dua Zat Baru Narkotika

Jumat, 25 Desember 2015 - 22:59 WIB

Maksimalkan Kinerja, KPK Diminta Buka Cabang di Daerah

Kamis, 24 Desember 2015 - 21:41 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia