Terkuak Jatuhnya Lion Air Mengerikan, Kecepatan 1.000 Kilometer Per Jam Menabrak Laut

RIAUBOOK.COM - Pihak K omite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) masih menganalisis data-data yang diperoleh dari flight data recorder (FDR). Dibantu investigator asing, salah satunya dari National Transportation Safety Board (NTSB) Amerika Serikat.

Mereka berdiskusi dan memverifikasi data-data kecelakaan pesawat Lion Air yang terkumpul selama enam hari terakhir.

"Data yang diperoleh (dari FDR) adalah 69 jam, mencatat 19 penerbangan, termasuk penerbangan yang mengalami kecelakaan," kata Kepala Sub Komite Investigasi Keselamatan Penerbangan KNKT Kapten Nurcahyo Utomo.

Kotak penyimpan berisi bagian dari kotak hitam (black box) pesawat Lion Air bernomor registrasi PK-LQP dengan nomor penerbangan JT 610 terlihat setelah diambil dari perairan Karawang, Jawa Barat (1/11). (AFP Photo/Malekiano)

Hasilnya?

Misteri penyebab jatuhnya Lion Air rute Jakarta-Pangkalpinang itu mulai terkuak. Meski belum seluruhnya. 

Pertama, data FDR menunjukkan, pesawat sudah mengalami kerusakan dalam empat penerbangan terakhirnya, termasuk kecelakaan pada 29 Oktober 2018. Kerusakan diketahui terjadi pada penunjuk kecepatan atau airspeed indicator.

"KNKT sedang mengumpulkan data terkait perbaikan yang dilakukan selama terjadi kerusakan ini," ungkap Kepala KNKT Soerjanto Tjahjono di kantornya, Senin 5 November 2018.

Ini diperkuat dengan hasil wawancara penyidik dengan pilot-pilot yang menjalankan pesawat tersebut pada tiga penerbangan terakhir. Juga datalogbook yang ditulis para teknisi.

"Interview dari penerbang-penerbang yang menerban

Berdasarkan data yang diunggah situs pemantau penerbangan Flightradar24, sebelum berakhir di perairan Tanjung Pakis, Karawang, pesawat Boeing 737 MAX 8 dengan kode registrasi PK-LQP sebelumnya digunakan dalam penerbangan dari Denpasar-Jakarta (JT 043), Manado-Denpasar (JT 775), dan Lombok-Denpasar (JT 829). 

Namun, belum jelas pada penerbangan mana, pesawat yang baru dipakai dua bulan tersebut bermasalah. 

Sementara, fakta kedua yang diungkap KNKT terkait dengan kondisi mesin pesawat sesaat sebelum jatuh ke laut.

"Mesin dalam keadaan hidup dengan putaran yang cukup tinggi saat menyentuh air," ujar  Soerjanto saat bertemu dengan keluarga korban kecelakaan Lion Air di Hotel Ibis, Jakarta, Senin 5 November 2018.

Petunjuk itu terkuak usai bagian mesin Lion Air berhasil ditemukan Tim SAR. "Temuan bagian mesin menunjukkan, kedua mesin dalam keadaan hidup dengan RPM (revolutions per minute) tinggi. Mesin berputar tinggi saat menyentuh air," kata dia.

Fakta ketiga, diduga kuat pesawat tidak meledak di udara. Ini sekaligus membantah spekulasi-spekulasi tentang penyebab hancurnya kapal terbang Lion Air nahas.

"Pesawat mengalami pecah ketika bersentuhan dengan air, ketika impact terhadap air, dan pesawat tidak pecah di udara," kata Soerjanto.

Hal itu diperjelas dengan temuan serpihan-serpihan pesawat Lion Air di area yang relatif lebih terkonsentrasi. Bila pesawat meledak di udara, maka serpihan akan lebih tersebar.

"Ketika pesawat menyentuh air, kecepatannya cukup tinggi, maka serpihan yang terjadi sedemikian rupa. Menandakan energi yang dilepas saat itu sangat luar biasa," ujar Soerjanto.

Sebelumnya, sejumlah ahli menduga, Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT 610 diperkirakan menukik ke bawah dengan tiba-tiba, sehingga kecepatannya mencapai 1.000 kilometer per jam atau lebih, sebelum akhirnya membanting laut.

Berdasarkan analisis data situs pemantau penerbangan, FlightRadar24, seperti dikutip dari Bloomberg, sesaat sebelum Boeing 737 MAX 8 tersebut menghantam laut (impact), bagian hidung membentuk sudut 45 derajat di bawah cakrawala.

Menurut sejumlah ahli, itu adalah kondisi yang luar biasa curam untuk jatuhnya sebuah pesawat.

Namun, berapa persisnya kecepatan pesawat sebelum terjun ke laut hanya bisa dikonfirmasi dari data yang terdapat dalam perangkat perekam data penerbangan atau flight data recorder (FDR), yang kini masih dianalisis para penyelidik Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Berdasarkan data FlightRadar24, yang diambil dari transmisi radio pesawat, mengindikasikan, Lion Air PK-LQP melesat dengan kecepatan 1.000 km/jam sebelum terhempas ke Laut Jawa.

Sementara itu, pengamat penerbangan Chappy Hakim mengatakan, langkah KNKT masih panjang untuk menyimpulkan penyebab kecelakaan pesawat Lion Air bernomor registrasi PK-LQP. Masih banyak data yang harus dianalisis. Termasuk, masalah pada tiga penerbangan sebelum Senin 29 Oktober 2018 yang menjadi kunci kecelakaan itu.

Fakta-fakta yang diungkapkan Senin ini baru temuan permulaan dari investigasi KNKT.

Pria yang pernah menjadi anggota investigasi kecelakaan Hercules di Condet itu mengatakan, tidak mudah untuk menguak penyebab kecelakaan pesawat. Itu pun, KNKT tidak akan menyebutkan penyebab pastinya.

"Mereka pasti akan menyebutkan the most probable cause-nya," kata Chappy ketika dihubungi pers, Senin 5 November 2018.

Tak mudahnya mengungkap misteri penyebab kecelakaan itu, lanjut dia, KNKT harus menemukan cockpit voice recorder (CVR) atau instrumen perekam suara kokpit.

Secara terpisah, pengamat penerbangan, Gerry Soejatman, juga menjelaskan CVR penting ditemukan untuk melengkapi data yang didapat dari FDR. 

"Karena CVR sendiri fungsinya membaca kegiatan orang-orang di dalam pesawat. FDR dan CVR keduanya sama-sama penting dalam mengungkap kecelakaan Lion Air ini," ujar Gerry.

KNKT sendiri menyatakan, masih membutuhkan waktu sekitar dua pekan untuk memverifikasi data black box pesawat Lion Air PK-LQP. Terlebih FDR berisi data 69 jam dari 19 kali penerbangan dengan 1.790 parameter.

"1.790 parameter itu mungkin kita perlu sekitar satu sampai 2 minggu untuk proses verifikasi data-data tersebut, apakah benar atau tidak," ucap Kepala KNKT Soerjanto Tjahjono.

Sumber Liputan6

foto

Terkait

Foto

Wabup Meranti: Kalau Mau Selamat Hindari LGBT

RIAUBOOK.COM - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Riau, Said Hasyim, merasa prihatin dengan semakin maraknya penyakit masyarakat di daerah ini. …

Foto

Forum Pemred Riau, APSI & KPJ Menempuh Perjalanan Darat Menuju Donggala

RIAUBOOK.COM - Forum Pemimpin Redaksi Riau (FPR) bersama Asosiasi Pengacara Indonesia (APSI) Riau dan Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) Pekanbaru akan…

Foto

Kisah Duka Kepala BPK Babel, Korban Lion Air JT 610

RIAUBOOK.COM - Masih banyak korban jatuhnya Lion Air JT 610 yang belum teridentifikasi, dari belasan jenazah yang teridentifikasi, satu di…

Foto

Saleem Vokalis Debu Shalat Bersama Korban Tsunami Sigi di Masjid yang Tersisa, Asep Ruhiat Imamnya

RIAUBOOK.COM - Muhammad Saleem, vokalis dari Grub Band Debu yang merupakan band internasional, shalat bersama sejumlah korban bencana gempa dan…

Foto

Ini Dia Peraih Skor Tertinggi SKD CPNS

RIAUBOOK.COM - Pada tahapan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2018 telah banyak peserta yang…

Foto

Luar Biasa, Dari 2.486 Orang yang Ikut Tes CPNS Riau, Hanya 92 Passing Grade

RIAUBOOK.COM - Sejak hari pertama pada Senin (29/10/18) tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) digelar di…

Foto

Buntut Jatuhnya Pesawat Lion Air, Relawan Perjuangan Demokrasi Desak Pemerintah Cabut Izin PT Lion Mentari Airlines

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) menyatakan rasa belasungkawa atas kecelakaan tragis pesawat Lion Air JT-610, yang membawa 178…

Foto

SKK Migas Ngaku Kaget DBH Riau Tunda Bayar?

RIAUBOOK.COM - Deputi Operasional SKK Migas, Fatar, mengaku kaget mendapat informasi pihak Pemerintah Provinsi Riau belum menerima alokasi Dana Bagi…

Foto

Tragedi Lion Air, Ancaman Bom hingga Jatuh

RIAUBOOK.COM - Maskapai penerbangan Lion Air menjadi salah satu maskapai yang paling sering mendapatkan masalah, mulai dari ancaman bom dari…

Foto

Lion Air Jatuh, Menhub Perketat Aturan Keselamatan Penerbangan

RIAUBOOK.COM - Segala bentuk regulasi yang berkaitan dengan keselamatan penerbangan akan dievaluasi dan diperketat, demikian Menteri Perhubungan (Menhub) RI Budi Karya…

Foto

Banjir di Rohul, Ratusan Rumah Terendam, Jalur Riau-Sumut Nyaris Putus

RIAUBOOK.COM - Debit air Sungai Batang Lubuh di Pasirpengaraian Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, dilaporkan meluap akibat hujan yang terjadi…

Foto

Malam Ini Black Box Lion Air JT 610 Dicari, Berada di Dasar Laut

RIAUBOOK.COM - Penyisiran untuk pencarian korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 masih terus dilakukan, termasuk juga pencarian kota hitam…

Foto

Fakta Penyebab Lion Air JT 610 Jatuh

RIAUBOOK.COM - Peristiwa laka udara yang melibatkan pesawat Lion Air JT 610, Senin 29 Oktober 2018 masih menjadi sorotan tajam, sampai…

Foto

APBD Riau Defisit, Sekda Berkirim Surat Soal Rasionalisasi di Seluruh OPD

RIAUBOOK.COM - Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Ahmad Hijazi menyurati seluruh jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah…

Foto

UMP Riau Bakal Rp2,6 Juta, Gubernur Wan Thamrin: Saya Sudah Tandatangani

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau langsung menandatangani Surat Keputusan (SK) Penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) Riau tahun 2019…

Foto

Beredar Daftar Pegawai Kementerian Keuangan Penumpang Lion Air yang Jatuh

RIAUBOOK.COM - Pesawat Lion Air rute Jakarta-Pangkal Pinang jatuh, sebelumnya dilaporkan hilang kontak sejak lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta pukul 06.00…

Foto

Lebih 4.000 Warga Dumai Lolos Administrasi CPNS

RIAUBOOK.COM - Berdasarkan hasil seleksi administrasi calon pegawai negeri sipil tahun 2018, sebanyak 4.147 pelamar dinyatakan memenuhi syarat dan lulus…

Foto

Ada dan Tiada, BPH Migas Curigai 9 Badan Usaha Penyalur BBM di Riau Meyeleweng

RIAUBOOK.COM - Berdasarkan data Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas), pada tahun 2017 ada sebanyak 25 Badan Usaha…

Foto

Hindari Pelanggaran, Legislator Riau Libatkan Kemendagri Bahas APBD 2019

RIAUBOOK.COM - Pihak legislator di DPRD Riau melibatkan Kemendagri dalam pembahasan APBD 2019 sebagai langkah dan upaya untuk menghindari kesalahan…

Foto

Sekwan DPRD Riau Bantu Korban Bencana Sulteng Melalui FPR

RIAUBOOK.COM - Bagian Persidangan dan Produk Hukum Sekretariat DPRD Riau menyerahkan bantuan korban bencana gempa dan tsunami Palu, Sigi dan…

foto

Pendidikan