Ada Rp5.271 Triliun Utang BUMN, Terbesar Ada di BRI, Bank Mandiri dan BNI

RIAUBOOK.COM - Pihak Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencatat jumlah utang para perusahaan pelat merah mencapai Rp5.271 triliun per September 2018.

Dari total utang itu, sumbangan terbesar diberikan oleh tiga bank pelat merah, yaitu PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI.

Berdasarkan data Kementerian BUMN, BRI menyumbang utang sebesar Rp1.008 triliun. Sementara itu, utang Bank Mandiri sebesar Rp997 triliun dan BNI Rp660 triliun. Bank pelat merah lainnya; PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk memiliki utang Rp249 triliun atau berada di peringkat ke-6 sebagai BUMN yang menyumbang utang terbesar.

Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Bisnis Kementerian BUMN Aloysius Kiik Ro mengatakan secara kumulatif, jumlah utang dari para bank milik negara mencapai Rp3.311 triliun atau 62,81 persen dari total utang BUMN.Kendati para bank milik negara menyumbang utang terbesar, namun Aloy mengatakan jumlah utang ini tidak mengkhawatirkan. Sebab, DPK yang dikelola para bank digunakan untuk penyaluran kredit yang bermanfaat untuk menggerakkan perekonomian. Selain itu, kinerja para bank BUMN juga masih cukup positif.

Kinerja tersebut terlihat dari besarnya aset, ekuitas, dan pencetakan laba bersih bank tersebut. Tercatat, aset BRI sampai saat ini masih mencapai Rp1.183 triliun atau lebih besar ketimbang utang. Lalu, ekuitas sebesar Rp175 triliun dan laba bersih Rp24 triliun per September 2018.

Sementara aset Bank Mandiri sampai saat ini masih mencapai Rp1.174 triliun, ekuitas Rp176 triliun, dan laba bersih Rp19 triliun. Sedangkan aset BNI masih mencapai Rp764 triliun, ekuitas Rp104 triliun, dan laba bersih Rp11 triliun.

Begitu pula dengan BTN, asetnya mencapai Rp272 triliun, ekuitas Rp23 triliun, dan masih mencetak laba bersih sekitar Rp2 triliun hingga periode yang sama. Sementara sumbangan utang BUMN lainnya diberikan oleh perusahaan pelat merah non keuangan sebesar Rp1.960 triliun.

Untuk utang dari BUMN non keuangan, sumbangan terbesar diberikan oleh PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN sebesar Rp543 triliun dan PT Pertamina (Persero) Rp522 triliun. Lalu, PT Tapsen (Persero) sebesar Rp222 triliun, PT Waskita Karya (Persero) Tbk Rp102 triliun, PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk Rp99 triliun, dan PT Pupuk Indonesia (Persero) Rp76 triliun.

Sedangkan sisa utang disumbang oleh para BUMN lainnya mencapai Rp793 triliun. Dari 10 besar BUMN penyumbang utang, beberapa perusahaan sejatinya memiliki ekuitas yang minim dan membukukan rugi bersih.

"Komponen utang terbesar berupa Dana Pihak Ketiga mencapai 74 persen," ujarnya di sela rapat bersama Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Senin (3/12).

Misalnya, ekuitas PLN sebesar Rp843 triliun. Namun perusahaan saat ini tengah menderita rugi bersih Rp18 triliun. Meski, asetnya cukup tinggi senilai Rp1.386 triliun.

Sementara Pertamina, laba bersihnya hanya Rp5 triliun dengan ekuitas Rp400 triliun dan aset Rp923 triliun. Lalu, laba bersih Taspen hanya Rp100 miliar, Waskita Karya Rp4 triliun, Telkom Rp14 triliun, dan Pupuk Indonesia Rp2 triliun.

Meski nominal utang para perusahaan pelat merah meningkat, namun Aloy masih yakin jika jumlah utang ini berada di batas aman. "Dapat disimpulkan relatif menunjukkan kesanggupan membayar utang jangka panjang dan pendek, serta dapat dikatakan aman," kata dia.

Sumber CNN Indonesia

foto

Terkait

Foto

Utang Tembus Rp5.217 Triliun, Ini Jawaban Kemen BUMN

RIAUBOOK.COM - Utang BUMN sebesar Rp 5.217 triliun per September 2018 atau naik drastis jika dibandingkan dengan posisi utang pada…

Foto

Beri Dukungan, Syamsuar Harap Survei Seismik 2 Dimensi PT EMP Temukan Hasil agar Tambah PAD

RIAUBOOK.COM - Bupati Siak H Syamsuar berharap Survei Seismik 2 Dimensi yang akan di lakukan oleh PT Energi Mega Persada…

Foto

Inflasi Riau 0,49 Persen November 2018 Dipicu Harga Tiket

RIAUBOOK.COM - Badan Pusat Statistik Provinsi Riau merilis kenaikan harga tiket pesawat telah mengakibatkam angka inflasi daerah itu sepanjang November…

Foto

3 Kota di Riau Inflasi, Bawang dan Tarif Rumah Sakit Jadi Penyebab

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 3 kota di Provinsi Riau mengalami inflasi rata-rata 0,49 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 136,38.Badan…

Foto

Legislator: Harusnya BUMD Mampu Sumbang Deviden Rp2 Triliun, Sekarang Hanya Rp90 Miliar

RIAUBOOK.COM - Seharusnya Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) memiliki peranan penting dalam meningkatkan pendapatan asli daerah yang nilainya mencapai Rp2…

Foto

Bank Riau Kepri Inisiator Bangkitkan PAD Sektor Pajak Hotel dan Restoran, Masperi: Potensinya Triliunan

RIAUBOOK.COM - Bank Riau Kepri menjadi inisiator dalam upaya membangkitkan dan meningkatkan sumber pendapatan asli daerah (PAD) di Provinsi Riau…

Foto

Hasil RUPS Bank Riau Kepri, Ini Dia 4 Nama Calon Direksi yang Diajukan ke OJK

RIAUBOOK.COM - Bank Riau Kepri melaksanakan Rapat Umun Pemegang Saham (RUPS) lanjutan dengan salah satu agenda menetapkan nama-nama calon direksi…

Foto

Bank Riau Kepri dan 4 BPD Lainnya Teken MoU Dengan 16 Bupati & Wali Kota Dihadapan KPK RI Tentang Pajak Online

RIAUBOOK.COM - Disaksikan Wakil Ketua KPK RI Basaria Panjaitan Direktur Utama Bank Riau Kepri DR. Irvandi Gustari menandatangani Nota Kesepahaman…

Foto

Bengkalis Sertakan Modal untuk Bank Riau Kepri Sebesar Rp121,6 Miliar

RIAUBOOK.COM - Pihak Pemerintah Kabupaten Bengkalis menyampaikan Ranperda tentang Penyertaan Modal PT Bank Riau Kepri kepada DPRD Bengkalis melalui Rapat…

Foto

PLN Tanam 22.000 Pohon Aren, Potensial Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

RIAUBOOK.COM - PLN menanam 22.000 pohon di wilayah-wilayah operasional PLN, Rabu (28/11/2018) dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI)…

Foto

Harga Sawit Riau Turun Lagi Menjadi Rp1.159,43

RIAUBOOK.COM - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Riau pada penetapan periode 28 November - 4 Desember…

Foto

Manfaatkan Potensi Lokal, Tak Usah 'Ngemis' DBH, Ini Komentar Ahmad Hijazi

RIAUBOOK.COM - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau Ahmad Hijazi menerangkan, pemanfaatan potensi lokal untuk menggesa peningkatan ekonomi daerah, tidak bisa…

Foto

Harga CPO Riau Turun Lagi, Ini Sebabnya

RIAUBOOK.COM - Harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) pekan ini kembali turun dengan indikasi penyebab tingginya stok…

Foto

Harga Beras Mulai Naik, Sekda Riau Harapkan Cadangan Beras Bulog

RIAUBOOK.COM - Badan Urusan Logistik (Bulog) Drive Riau-Kepri diminta untuk menyediakan cadangan beras untuk mengantisipasi lonjakan harga di akhir tahun.Demikian…

Foto

Bank Riau Kepri Hatricks 3 Penghargaan Pada Ajang SPEx2 Award 2018

RIAUBOOK.COM - Bank Riau Kepri kembali menorehkan prestasinya dengan meraih penghargaan tertinggi pada Ajang Strategy into Performance Execution Excellence (SPEx2®)…

Foto

Ahmad Hijazi Ungkap Penyebab Rendahnya Harga Kelapa di Kab. Inhil

RIAUBOOK.COM - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau Ahmad Hijazi mengatakan, rendahnya harga komoditi kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir disebabkan karena…

Foto

Hore... Gaji Honorer dan ASN di Siak Tahun Depan Bakal Naik

RIAUBOOK.COM - Tahun depan menjadi yang dinanti-nanti bagi para honorer dan Apartur Sipil Nasional (ASN) di Kabupaten Siak, Riau, pasalnya…

Foto

Bank Indonesia Peringati Maulid Nabi dengan Anak Yatim, Sederhana Penuh Hikmah

RIAUBOOK.COM - ABank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Riau peduli rumah ibadah dan anak yatim sempena memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW…

Foto

Sampah Bisa Ditukar dengan Emas

RIAUBOOK.COM - PT Pegadaian (Persero) makin intensif menggarap Bank Sampah, "The Gade Clean & Gold" dalam upaya meningkatkan kesehatan dan…

Foto

Harga Kelapa di Inhil Anjlok, Wan Thamrin Langsung Melapor ke Jokowi

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim menyatakan telah menghadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melaporkan kondisi…

foto

Pendidikan