Kisah Fauzi, Anak Buruh Serabutan yang Lolos CPNS

RIAUBOOK.COM - Fauzi Rizki Arbie (25) mengaku senang dan bangga, sebagai anak seorang buruh serabutan dia akhirnya bisa menjadi pegawai negeri sipil.

Ayahnya bekerja serabutan, kadang bekerja tetapi kadang juga tidak, sementara ibunya sebagai ibu rumah tangga. Kebetulan saat itu ayah Fauzi, Amirudin Arbie, mendapat panggilan bekerja sebagai mandor bangunan di Lombok, NTB.

"Ayah saya kerjanya serabutan, ketika ada kerjaan ya kerja, ketika gak ada ya dia gak kerja," ujar Fauzi, seperti dikutip dari laman Menpan.

Sejak itu, Fauzi tinggal berdua dengan ibunya, Nenny Mulyanie, di kota yang berjuluk Paris van Java. Dalam kondisinya yang menganggur, ia mengaku tidak tenang. Pasalnya, sebagai anak laki-laki, ia merasa bertanggungjawab terhadap ibunya.

"Sempat tidak tenang, tak ada kegiatan untuk menambah penghasilan orang tua," lanjutnya bercerita.

Kondisi tersebut mendorong Fauzi untuk berusaha keras memperoleh pekerjaan yang mapan, yakni menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang merupakan impiannya.

Kebetulan, saat itu pemerintah sedang membuka seleksi CPNS Tahun Anggaran 2018 (CPNS 2018). Berbekal pengalaman bekerja di pemerintahan, Fauzi mendaftarkan diri pada rekrutmen CPNS 2018. Ia mendaftar pada formasi pengelola teknik informasi bidang monitoring dan evaluasi di Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Perjuangan dimulai saat melakukan pendaftaran secara online. Tiga hari ia mencoba mendaftar di web resmi Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN), namun selalu gagal karena banyaknya orang yang hendak mendaftar.

Ia juga mengakui, dengan latar belakang pendidikan D-III, agak sulit untuk mencari posisi yang tepat. Sebelumnya, ia menempuh pendidikan teknik komputer di Politeknik Piksi Ganesha Bandung.

Akhirnya, Fauzi memantapkan pilihannya di Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), meskipun formasinya hanya satu, yang membuatnya pesimis.

Dua minggu berlalu. Saat pengumuman seleksi administrasi, ia menemukan namanya berhak ikut ke tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Ia sadar sepenuhnya bahwa SKD dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) ini tak dimungkinkan ada kecurangan atau 'titipan'. Ia pun menyiapkan diri dengan belajar keras, karena hanya kemampuannya sendiri yang bisa menolongnya, selain kekuatan doa kepada Tuhan YME.

Selama 100 menit, ia berkutat dengan kumpulan soal Tes Karakteristik Pribadi (TKP), Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), dan Tes Intelegensia Umum (TIU). Untuk lolos, Fauzi harus memenuhi ambang batas dari tiap-tiap kelompok soal.

Hasil keringatnya pun langsung tertera saat ia selesai mengerjakan soal. Hasilnya, Fauzi mendapat nilai 70 untuk TWK, 100 untuk TIU, dan 136 untuk TKP.

"Nilai saya tidak memenuhi passing grade di bagian TKP dan TWK. Saya hanya bisa berdoa, kalau memang sudah rejeki mungkin ada cara lain," imbuh Fauzi, yang gemar naik gunung ini.

Adanya Peraturan Baru, Fauzi Jadi Lolos CPNS

Tanpa disangka, Kementerian PANRB kemudian mengeluarkan Peraturan Menteri PANRB No. 61/2018 tentang Optimalisasi Pemenuhan Kebutuhan Formasi PNS dalam Seleksi CPNS Tahun 2018.

Adanya regulasi yang mengatur soal ranking itu, menguntungkan Fauzi yang mendapat nilai kumulatif cukup tinggi pada SKD. Anak terakhir dari dua bersaudara ini pun dinyatakan lolos dan berhak mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Dalam benaknya, yang ia tahu SKB tidak berbeda jauh dengan SKD yang berbasis CAT. Ia kaget saat membaca pengumuman, ternyata SKB terdiri dari psikotes, wawancara, CAT, TOEFL, dan praktik kerja.

Rasa pesimis kembali menghantuinya. Ia sadar, bahwa yang lolos sampai tahap ini adalah peserta yang unggul. Ia harus bersaing dengan dua orang lain karena setiap formasi diikuti tiga orang peserta untuk diambil salah satu yang terbaik, setelah nilainya diintegrasikan dengan nilai SKD. Bobotnya, 40 persen untuk SKD dan 60 persen untuk SKB.

Namun demikian, ia tak mau menyia-nyiakan kesempatan emas ini. Dengan tekad bulat, Fauzi melangkah ke ibukota dengan harapan bisa menaikkan derajat kedua orang tuanya.

Sebelum ujian, ia selalu minta doa restu dengan mencium tangan dan kaki ibunya. Tak lupa, melalui sambungan telepon, ia juga meminta doa kepada ayahnya yang saat itu berada di Lombok.

Doa dan harapan kedua orang tuanya itu menjadi pemicu semangat Fauzi menghadapi rangkaian seleksi CPNS. Fauzi menekankan, ia selalu berusaha menyeimbangkan antara doa dan usaha keras.

"Doa tanpa usaha itu bohong, tapi usaha tanpa doa itu sombong", begitu kutipan yang selalu menjadi pegangan hidupnya.

Berbekal doa kedua orang tuanya, serta usaha yang keras, Fauzi berhasil lolos SKB dan memasuki tahap pemberkasan.

Sumber Liputan6

foto

Terkait

Foto

11 Daerah Eksplorasi Migas di Riau Belum Menguntungkan

RIAUBOOK.COM - Provinsi Riau memiliki 11 daerah ekplorasi migas, beberapa di antara berlokasi di perbatasan Kabupaten Kuantan Sengingi - Kampar,…

Foto

324 CPNS Pemprov Riau Lulus Pemberkasan, Sekda: Kalau Sudah Kerja Jangan Lalai

RIAUBOOK.COM - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau menyatakan, 324 orang pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan setempat…

Foto

Tahun 2022, Pemprov Riau Targetkan Penerimaan PI Capai Rp1 Triliun

RIAUBOOK.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menargetkan penerimaan sebesar Rp800 miliar-Rp1 triliun dari Participating Interest (PI) 10 persen atas pengelolaan…

Foto

Harapan Bandara SSK II Pindah ke Siak Kembali Disampaikan, Kini dari Masyarakat Koto Gasib

RIAUBOOK.COM - Kembali, desakan untuk memindahkan Bandara Sultan Syarif Kasim II (SSK) ke Kabupaten Siak kembali diutarakan masyarakat Kabupaten Siak,…

Foto

Supirman: Imbauan Shalat Luhut Bukti Putra Riau Junjung Toleransi Umat Beragama

RIAUBOOK.COM - Staf khusus Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan Supirman menyatakan LBP merupakan orang Riau yang selalu menjunjung…

Foto

Masperi akan 'Nahkodai' PT. Jamkrida, Plantikannya Bulan ini

RIAUBOOK.COM - Masperi akan "menahkodai" Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT. Jaminan Pengkreditan Daerah (Jamkrida) dalam waktu dekat, informasi tersebut…

Foto

Pamitan dengan Masyarakat Koto Gasib, Syamsuar Sampaikan Siak Kini Jadi Barometer Riau

RIAUBOOK.COM - Bupati Siak H Syamsuar mengatakan, saat ini Kabupaten Siak sudah menjadi Barometer di Provinsi Riau, sejak apa yang…

Foto

Saat Pertemuan Sebelum Pulang, Luhut Imbau Pejabat Shalat Magrib

RIAUBOOK.COM - Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengakhiri kunjungan di Riau dengan ramah tamah sambil makan malam di ruang…

Foto

Ke Istana, Panen Raya, Penyerahan Sertifikat, Hingga Peresmian Pompanisasi Aktivitas Luhut saat di Siak

RIAUBOOK.COM - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia Luhut Binsar Panjaitan melakukan kunjungan kerja dan panen raya di Kampung Bungaraya,…

Foto

Luhut Puji Siak, Katanya Kotanya Bersih dan Tanahnya Subur

RIAUBOOK.COM - Menteri Kordinator Bidang Kemaritiman (Menko Maritim) RI, Luhut Binsar Panjaitan saat melakukan panen raya padi, dan peresmian pengelolaan…

Foto

Selama Jokowi Memimpin, Syamsuar Sebut Banyak Dana APBN Masuk ke Siak

RIAUBOOK.COM - Bupati Siak H Syamsuar menyebutkan, selama Joko Widodo mempimpin, banyak pembangunan-pembangunan melalui dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara…

Foto

Kunjungi Siak, Luhut Tepis Isu Jokowi Anti Islam

RIAUBOOK.COM - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan saat berkunjung ke Kabupaten Siak, menyampaikan pada pidatonya, menepis isu Presiden…

Foto

Tiba di Siak, Luhut Disambut Kompang dan Pencak Silat

RIAUBOOK.COM - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan tiba di Lokasi acara, di sawah Kampung Bunga Raya Kecamatan Bunga…

Foto

Hari Ini Menteri Luhut Tiba di Siak, Selain Bagi-bagi Sertifikat, Beliau Juga Lakukan Panen Raya

RIAUBOOK.COM - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan hari ini tiba di Kabupaten Siak, beliau akan bertolak dari Kota…

Foto

Jelang Menteri Luhut Datang ke Siak, Sejumlah Ruas Jalan yang Rusak Diperbaiki

RIAUBOOK.COM - Sehari menjelang Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan Datang ke Kabupaten Siak, sejumlah ruas jalan Siak-Bunga Raya diperbaiki.Pantauan…

Foto

Hati-hati, Jalan Siak-Bunga Raya Banyak Berlobang, Pengendara Diminta Waspada

RIAUBOOK.COM - Jalan Siak-Bunga Raya yang merupakan wewenang Kabupaten Siak, saat ini dalam kondisi rusak dan berlobang, rusaknya jalan tersebut…

Foto

DPRD Siak Minta Proses Pembangunan untuk Anggaran 2019 Dikerjakan Sebelum April

RIAUBOOK.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Siak meminta kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar, proses pembangunan untuk…

Foto

Usulan DPA Sudah Rampung 80 Persen, Sekdaprov Riau Minta OPD Susun Daftar Kebutuhan Belanja secara Jelas

RIAUBOOK.COM - Penyusunan Daftar Penggunaan Anggaran (DPA) dalam pelaksanaan APBD 2019 di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau sudah mencapai 80…

Foto

Ini Langkah Pemprov Riau Optimalkan Kinerja Pegawai

RIAUBOOK.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mengembangkan gugus tugas integritas untuk mengoptimalkan kinerja di setiap jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD)…

Foto

KNPI Bersatu Setelah Sempat Pecah

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo berharap perpecahan di dalam tubuh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dapat segera…

foto

Pendidikan