Tak Terbayangkan, Menteri Susi Usir Puluhan Ribu Kapal Asing Pencuri Ikan Indonesia

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Sepak terjang Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti dalam menjaga kedaulatan kelautan Indonesia tidak diragukan lagi.

Dia menyebut bahwa keberadaan kapal ikan asing dahulu sempat mengakibatkan jumlah nelayan lokal turun, sehingga pemerintah bersikap tegas dalam memberantas pencurian ikan.

"Tidak pernah terbayangkan oleh kita, lebih dari 10 ribu kapal ikan asing berukuran sangat besar kita usir dari laut Indonesia. Merekalah yang dulu mengeruk laut kita sehingga terjadi penurunan signifikan jumlah rumah tangga nelayan kita," ujar Susi dalam keterangan tertulis, Jumat (12/4/2019).

Berdasarkan Data Sensus Pertanian Badan Pusat Statistik (BPS), dalam rentang 2003-2013, rumah tangga nelayan mengalami penurunan signifikan. Rumah tangga nelayan yang di tahun 2003 sejumlah 1,6 juta, turun menjadi 868,414 saja atau sekitar setengahnya di tahun 2013.

Menurut Susi, hal tersebut diakibatkan nelayan lokal yang sukar mendapat ikan karena maraknya aktivitas penangkapan ikan ilegal oleh kapal ikan asing, sehingga nelayan lokal ada yang berganti profesi seperti menjadi tukang becak atau kuli bangunan.

Selain mengambil alih mata pencaharian nelayan, pelaku illegal fishing juga dianggap telah merugikan negara dengan berbagai cara lainnya.

"Tak hanya mengambil ikan kita, mereka juga memakai solar bersubsidi yang seharusnya untuk masyarakat kita. Negara kita juga dijadikan tempat perbudakan manusia termasuk anak-anak seperti kasus Bejina," kenang Susi Pudjiastuti.

Namun, sebagai tindak lanjut arahan Presiden Joko Widodo untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia dan laut sebagai masa depan bangsa.

Untuk itu, KKP di bawah komando Menteri Susi melakukan peperangan terhadap Illegal, Unreported, and Unregulated (IUU) Fishing. Berkat upaya tegas tersebut, kedaulatan atas laut mampu diraih Indonesia.

"Kita harus mencitrakan negara kita ini sebagai negara yang hebat, negara yang kuat, negara yang berani membela kedaulatan," kata Menteri Kelautan dan Perikanan.

Sebelumnya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali berhasil menangkap kapal perikanan asing (KIA) yang melakukan penangkapan ikan secara ilegal (illegal fishing) di Indonesia. Empat kapal pencuri ikan berbendera Vietnam dan dua kapal berbendera Malaysia berhasil ditangkap oleh dua Kapal Pengawas Perikanan di Zona Ekonomi Eklusif Indonesia (ZEEI) Laut Natuna Utara dan ZEEI Selat Malaka, pada Selasa kemarin.

Tanpa Dokumen

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pengawasan Sumber daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP, Agus Suherman, mengungkapkan, enam kapal perikanan asing tersebut ditangkap tanpa dokumen perizinan dari Pemerintah Indonesia serta menggunakan alat tangkap yang dilarang (trawl). 

"KP. Hiu Macan 01 yang dinakhodai Kapten Samson melakukan penangkapan keempat kapal pencuri ikan tersebut dalam operasi pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan," tutur Agus. Adapun keempat kapal tersebut, yaitu:

1). BV 4939 TS;

2). BV 5156 TS;

3). BV 93817 TS, dan;

4.) BV 93816 TS.

Dalam penangkapan tersebut juga diamankan 24 orang awak kapal berkewarganegaraan Vietnam," Agus menambahkan.

Selanjutnya kapal pencuri ikan dikawal menuju Stasiun PSDKP Pontianak Kalimantan Barat untuk proses hukum.

Kapal Malaysia

Sementara, dua kapal Malaysia atas nama KM. PKFA 8888 (61,70 GT) dan PKF 7878 (67,63 GT) ditangkap oleh KP. Hiu Macan Tutul 002 yang dinakhodadi Ilman Rustam di ZEEI Selat Malaka sekitar pukul 15.00 WIB. Dua kapal beserta 9 orang awak kapal berkewarganegaraan Myanmar dikawal menuju Pangkalan PSDKP Batam Kepulauan Riau.

Kapal-kapal perikanan asing tersebut diduga melanggar Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling banyak Rp20 miliar.

Tangkapan terbaru ini menambah deretan kapal perikanan ilegal yang telah berhasil ditangkap sebelumnya oleh armada Kapal Pengawas Perikanan KKP.

Sejak Januari hingga 9 April 2019, KKP telah berhasil menangkap 38 (tiga puluh delapan) kapal perikanan ilegal, yang terdiri dari 28 KIA dan 10 Kapal Perikanan Indonesia (KII).

"Dari sejumlah kapal ilegal asing yang ditangkap tersebut, 15 kapal berbendera Vietnam dan 13 kapal lainnya berbendera Malaysia," pungkas Agus.

Sumber Liputan6

foto

Terkait

Foto

Jabatan Dirut dan Komisaris BRK Berpotensi Diperpanjang

RIAUBOOK.COM - Masa bakti Direktur Utama (Dirut) dan Dewan Komisaris(Komut) PT. Bank Riau Kepri (BRK) yang harusnya berakhir pada tanggal…

Foto

Gubri Apresiasi Kierja BNN terkait Penangkapan 24 Kg Sabu dan Ribuan Pil Ekstasi Asal Malaysia

RIAUBOOK.COM - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar apresiasi terhadap kenerja Badan Narkotika Nasional(BNN) setempat yang kembali berhasil mencegah peredaran puluhan kilo…

Foto

Ahmad Rizal Sebut DPT Siak Paling Bersih di Riau

RIAUBOOK.COM - Ketua KPU Siak Ahmad Rizal menyebutkan untuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kabupaten Siak paling bersih dari Kabupaten/kota di…

Foto

Beri Arahan CPNS, Wagubri: Jabatan itu Rahmat, Juga Dipertanggungjawabkan pada Tuhan

RIAUBOOK.COM - Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution mengatakan tidak semua orang bisa berkesempatan menjadi Pegawai Negeri Sipil, maka sudah…

Foto

Soal SK EHA Riau, Mahyudin: Masih di Meja Biro Hukum Kemenag

RIAUBOOK.COM - Surat Ketetepan (SK) pelaksanaan Embarkasi Haji Antara (EHA) Riau hingga saat ini masih berada di meja Biro Hukum…

Foto

SOP Dampak Karhutla, CJH Riau Harus Ke Padang Lanjut Ke Batam

RIAUBOOK.COM - Pemerintah Provinsi Riau bersama Kementerian Agama dan intansi terkait telah menyiapkan Standar Operasional Prosedur (SOP), apabila saat pemberangkatan…

Foto

Indonesia Luncurkan Kapal Selam Produksi Dalam Negeri, Alugoro-405 Karya Anak Bangsa

RIAUBOOK.COM, SURABAYA - PT PAL Indonesia berhasil memproduksi dan meluncurkan Kapal Selam berjenis Diesel Electric Submarine U209 yang diberi nama…

Foto

Produksi Minyak Bumi Puluhan Juta Barel Setiap Tahun, Riau Minta Perhatian Pusat

RIAUBOOK.COM - Setiap tahun Provinsi Riau menyumbang puluhan juta barel minyak bumi untuk membantu penerimaan negara dari pemanfaatan sumber daya…

Foto

Video Konferensi dengan Gubri, Bupati Sebut Siak Siap Sukseskan Pemilu 2019

RIAUBOOK.COM - Jelang penyelenggaraan Pemilih Umum (Pemilu) 2019 pada 17 April mendatang, Pemerintah Provinsi Riau mengadakan video konferensi bersama Bupati…

Foto

Ketua BAZNas Siak Ajak Umat Muslim Gerakkan Sedekah Subuh

RIAUBOOK.COM - Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNas) Kabupaten Siak, Abdul Rasyid Suharto mengajak umat muslim di Bunga Raya bersama-sama…

Foto

Warga Desa Cipang Kanan Dambakan Listrik dan Jalan

RIAUBOOK.COM - Listrik masuk desa masih menjadi mimpi indah bagi warga desa Cipang Kanan Kecamatan Rokan 4 Koto Kabupaten Rokan…

Foto

Tunggu Giliran Video Convrence, Riau dan Kepri Saling Sapa, Syamsuar: Kami Jaga Kepri dari Daratan

RIAUBOOK.COM - Menunggu giliran video convrence persiapan pelaksanaan pemilu serentak 2019 dengan Menteri Dalam Negeri, Gubernur Riau Syamsuar sempat memanfaatkan…

Foto

Irfan Sbaztian Singgung Soal Fisik, Elly Sugigi Meradang

RIAUBOOK.COM - Setelah dua tahun merajut cinta, hubungan Elly Sugigi dan Irfan Sbaztian akhirnya kandas, pasca tak lagi berhubungan keduanya…

Foto

DBH Penjualan Minyak Bumi Riau 2018 Berpotensi Kurang Bayar

RIAUBOOK.COM - Dana Bagi Hasil (DBH) minyak bumi Riau tahun 2018 berpotensi kurang bayar, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya…

Foto

Kasus Desa Tasik Serai KLHK Segera Turun Tangan

RIAUBOOK.COM - Bagus Santoso Anggota DPRD Riau meminta kementerian segera turun ke lapangan melihat kasus desa Tasik Serai yang terkendala…

Foto

Pesan Alfedri ke 1859 Satlinmas yang Dilantik Agar Dukung Pengamanan Pemilu 2019 di Siak

RIAUBOOK.COM - Bupati Siak H Alfedri berpesan agar, 1859 anggota Satlinmas yang baru dilantik agar mendukung pengamanan pemilu 2019 di…

Foto

Simulasi: Pemilu 2019 di Siak Bentrok, Massa Simpatisan Salah Satu Partai Geruduk Kantor KPU

RIAUBOOK.COM - Pada apel Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Satpol PP, dan HUT ke-57 Satlinmas dilakukan simulasi pengamanan Pemilu oleh…

Foto

KKKS Migas di Riau Wajib Melaporkan Jumlah Produksi Setiap Bulan ke Pemda

RIAUBOOK.COM - Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) sektor migas yang beroperasi di Riau wajib melaporkan jumlah produksinya setiap bulan kepada…

Foto

Cafe Permanen Roboh, Warga Geger

RIAUBOOK.COM, MEDAN - Sederet bangunan cafe permanen yang sedang direnovasi di Ring Road, Medan Sunggal, Medan, Sumatera Utara, dilaporkan roboh.…

Foto

Gubernur Riau: Roro Dumai-Malaka Ditargetkan Beroprasi Akhir Tahun 2019

RIAUBOOK.COM - Gubernur Riau Syamsuar optimis dan menargetkan layanan transportasi laut, Roll On/Roll Off (Ro-Ro) yang menghubungkan Dumai-Malaka sudah bisa…

foto

Pendidikan