Banyak yang Gugur, Pemilu 2019 Perlu Evaluasi Mendalam Agar Pilpres dan Pileg Dipisah

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Pemilu 2019 menimbulkan banyak korban, lebih 130 petugas gugur atau meninggal dunia dalam tugas, ratusan lainnya harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Terkait kondisi ini, Direktur Eksekutif Perludem Titi Anggraini menegaskan pemilu 2019 perlu evaluasi mendalam, komprehensif dan juga utuh.

Dia menyarankan agar pilpres dan pileg kembali dipisah waktu penyelenggaraannya. Pemilu serentak dinilai memberikan banyak beban pada penyelenggara pemilu.

"Meski KPU telah melakukan sejumlah langkah untuk mendistribusi beban kerja tetap saja penyelenggaraan dan pemungutan suara dan penghitungan jadi beban  amat berat bagi petugas di lapangan," ungkapnya.

Titi juga mengingatkan pentingnya rekapitulasi suara secara online. Kata dia, rekapitulasi secara online bisa meringankan beban menulis para petugas teknis di TPS.

"Dari penelusuran ternyata kelelahan itu tidak hanya dipicu beban penyelenggaraan yang berat, tapi ada juga kontribusi problematika logistik yang mereka hadapi," ucapnya.

Menurutnya, proses pemungutan suara kali ini lebih memakan waktu, karena ada lima surat suara, termasuk pemilihan anggota DPRD tingkat kabupaten/kota. Tak heran bila di beberapa daerah penghitungan suara bahkan ada yang berlangsung sampai siang hari berikutnya karena petugas kelelahan.

Tugas yang berat itu, dinilainya tidak sebanding dengan insentif yang didapatkan. Anggota KPPS mendapat honor Rp 500 ribu, sedangkan ketua KPPS mendapat Rp 550 ribu. Honor tersebut dipotong pajak penghasilan 5 persen. Sehingga upah bersih bagi tiap anggota menjadi Rp 475 ribu dan ketua Rp 522.500.

"Insentif untuk KPPS sangat minim, ditambah lagi tidak ada jaminan terhadap asuransi kesehatan ataupun kematian akibat beban kerja yang cenderung tidak manusiawi dari sisi durasi kerja," ujar Titi.

Menurutnya, KPU perlu mengalokasi insentif asuransi kesehatan dan ketenagakerjaan bagi para KPPS. Sebab, skema pemilu serentak lima surat suara memang tidak sesuai dengan kapasitas beban yang harus ditanggung pemilih, penyelenggara, dan peserta pemilu.

"Ini tidak sepadan dengan kemampuan dan daya tahan kerja petugas supaya bisa bekerja efektif dan profesional. Makanya, sedari awal yang kami usulkan bukan pemilu borongan lima surat suara," kritik Titi.

Terpisah, mantan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang kini jadi peneliti Network for Democracy and Electoral Integrity (Netgrit) Hadar Nafis Gumay mengatakan, ada perbedaan mencolok terhadap beban kerja petugas KPPS di pemilu 2019 dengan periode sebelumnya. 

Menurutnya, beban kerja KPPS saat ini jauh lebih berat karena pemilu digelar serentak. Kondisi ini diperparah dengan kurang maksimalnya KPU mempersiapkan petugasnya di lapangan. Regulasi yang berubah-ubah, logistik yang datang terlambat hingga bimbingan teknis yang tidak merata, membuat banyak  petugas KPPS yang kelabakan.

"Bimtek kurang, pelatihan hanya dilakukan ke sebagian petugas yang kemudian petugas tersebut mengajarkan ke petugas lainnya. Jadi tidak langsung dari KPU. Peluang miskomunikasi sangat terbuka," ujarnya.

Kondisi ini membuat kemampuan petugas di TPS tidak merata. Sebagian cekatan dan cepat menyelesaikan penghitungan, sebagain lain bermasalah karena adanya perbedaan keterampilan dalam penghitungan surat suara.

"Belum lagi mereka harus menjalankan tugas-tugas non-teknis lainnya seperti kertas suara yang kurang, ngurusin saksi-saksi yang ada di TPS, hingga pemilih yang tidak masuk daftar," jelasnya kepada pers, Senin (22/4/2019).

Beban kerja inilah yang membuat sejumlah petugas KPPS tidak kuat dan akhirnya jatuh sakit, bahkan kemudian ada yang meninggal dunia.

"Suasana kompetisi yang ketat di mana para peserta pemilu ingin tampil sebagai pemenang, menuntut penyelenggara di TPS juga berkerja dalam tekanan. KPPS kerja terus sedikit tidur, akhirnya meninggal," katanya. 

Hadar menyatakan, perlu evaluasi menyeluruh dari para stake holder pemilu agar kejadian meninggalnya puluhan petugas KPPS ini tidak lagi terulang.

"Pemilu kita itu berat, jadi harus betul-betul dipersiapkan jauh hari. Jangan ada yang mepet, DPR jangan menunda-nunda pembuatan aturan," jelasnya.

Pihaknya juga mengusulkan adanya pengurangan beban petugas di lapangan dengan memecah penyelenggaraan pemilu. Misalnya, pilpres bareng pilkada, sedangkan legislatif (DPR RI, DPRD propinsi, DPR kota/kabupaten) dilakukan serentak.

"Selama ini pilpres berbarengan dengan pileg DPRD kota/kabupaten, akibatnya caleg-caleg di daerah ini tenggelam namanya," jelasnya.

Hadar juga menyoroti lamanya waktu rekapitulasi penghitungan suara yang lebih dari satu bulan. Kondisi ini berpotensi memicu saling klaim kemenangan dari para pihak seperti yang terjadi saat ini.

"Pola manual ini harusnya sudah mulai ditinggalkan. Sudah mulai harus beralih ke teknologi. Teknisnya bisa dibicarakan bersama," ujarnya.

Sumber Liputan6

foto

Terkait

Foto

Luhut Pandjaitan Puji Prabowo: Beliau Orang Baik, Jangan Dengarkan Pikiran Gak Jelas

RIAUBOOK.COM - Menteri Koordinator Bidang KemaritimanLuhut Binsar Pandjaitan (LBP) menyatakan Prabowo Subianto adalah sahabat yang baik, memiliki cara pandang yang…

Foto

Jefry Noer Raih 53 Ribu Suara di Kampar, Kalahkan 3 Petahana

RIAUBOOK.COM - Mantan Bupati Kampar Jefry Noer berhasil menjadi peraih suara terbanyak di wilayah Kampar dengan memperoleh 53.174 suara untuk…

Foto

Real Count KPU Sudah 126 Ribu TPS, Ini Hasilnya

RIAUBOOK.COM - Pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia (RI) masih terus mengupdate rekap hasil perhitungan suara Pemilu 2019. …

Foto

Sampai Saat Ini, Dua Kecamatan di Siak Selesai Rekapitulasi Perhitungan Suara Pemilu 2019

RIAUBOOK.COM - Sampai hari ini, Senin (22/4/19), sudah dua Kecamatan di KAbupaten Siak telah menyelesaikan rekapitulasi perhitungan suara untuk Pemilu…

Foto

KPU Siak Siapkan 20 Operator untuk Situng Pemilu 2019

RIAUBOOK.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Siak memperkerjakan 20 Operator untuk menginput, entry data, scan pada Aplikasi Sistem Penghitungan…

Foto

Heboh, Ada TPS di Sungai Apit Perolehan Suara Capres Melebih Jumlah Pemilih

RIAUBOOK.COM - Terjadi kesalahan data yang ditampilkan di website KPU, TPS 01 Kelurahan Sungai Apit Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak,…

Foto

Moeldoko: Kami Tak Pernah Klaim, Tapi Seluruh Lembaga Survei Katakan Jokowi Menang

RIAUBOOK.COM - Wakil Ketua Tim Kampanye NasionalJokowi-Maruf Amin, Jenderal (Purn) sekaligus mantan Panglima TNI Moeldoko mengatakan pihaknya tidak pernah mengklaim…

Foto

Real Count KPU Sudah 110.106 TPS: di Banten Prabowo Menang Banyak, Bali Milik Jokowi

RIAUBOOK.COM - Pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia (RI) masih terus mengupdate rekap hasil perhitungan suara Pemilu 2019, dan…

Foto

Jokowi Menang 93% di Los Angeles, PSI jadi Partai Pemenang

RIAUBOOK.COM - Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Los Angeles telah selesai melakukan perhitungan suara Pemilu 2019, hasil nya pasangan nomor…

Foto

Anak Yatim Piatu di Jawa Timur Ajak 'Cebong dan Kampret' Baikan

RIAUBOOK.COM - Sabtu (20/4/19), pemandangan tak biasa terlihat di halaman depan kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, puluhan…

Foto

Real Count KPU: di Aceh Prabowo Menang Telak, di Papua Jokowi Juara

RIAUBOOK.COM - Pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia (RI) masih terus mengupdate rekap hasil perhitungan suara Pemilu 2019, dan…

Foto

Quick Count: Sejumlah Partai Lolos ke Parlemen, Apa Saja?

RIAUBOOK.COM, JAKARTA- Sesuai dengan prediksi sebelumnya, partai-partai besar masih mendominasi suara rakyat hingga menempatkan posisi di parlemen.Hasil hitung cepat atau…

Foto

Ketua Bawaslu Riau: PPS Tak Umumkan C1 Terancam Pidana

RIAUBOOK.COM - Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Riau Rusidi Rusdan mengatakan, Penyelenggara Pemungutan Suara (PPS) yang dengan sengaja…

Foto

Jokowi Utus Luhut Panjaitan Temui Prabowo

RIAUBOOK.COM - Dikabarkan Capres 01 Joko Widodo (Jokowi) akan mengutus Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) untuk bertemu dengan Capres 02 Prabowo…

Foto

6 Sikap TKN, Moeldoko: Kita Hormati Proses Penghitungan KPU

RIAUBOOK.COM - Pemilihan Umum Presiden dan Legislatif telah selesai diselenggarakan, pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) saat ini sedang melakukan rekapitulasi…

Foto

Bawaslu Rokemendasikan 112 TPS di Riau PSU dan Lanjutan

RIAUBOOK.COM - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Riau, akhirnya rekomendasikan 112 TPS untuk dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) dan…

Foto

Real Count KPU: di Riau Prabowo Unggul, di Jakarta Jokowi Menang

RIAUBOOK.COM - Pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia (RI) masih terus mengupdate rekap hasil perhitungan suara Pemilu 2019. Dan…

Foto

Real Count KPU Sudah 21 Ribu TPS, Ini Hasilnya

RIAUBOOK.COM - Pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih terus mengupdate rekap hasil perhitungan suara Pemilu 2019. Dan pada sore…

Foto

Listrik Pekanbaru Padam, Penghitungan Suara Tingkat Kecamatan Tertunda, Tim Bagus Santoso Monitor

RIAUBOOK.COM - Listrik di Pekanbaru, Ibu Kota Provinsi Riau, padam pada pukul 19.00 WIB hingga membuat pleno penghitungan suara di…

Foto

Hasil Real Count Berdasarkan C1 di Siak, Prabowo Menang

RIAUBOOK.COM - Pasangan Capres 02 Prabowo-Sandi berhasil unggul di Kabupaten Siak dengan mengalahkan pasangan Capres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf.Prabowo-Sandi berhasil…

foto

Pendidikan