Silisik Peran SF Hariyanto, Rangkaian Kasus PDAM Inhil Jerat Wabup Bengkalis

RIAUBOOK.COM - Kasus dugaan korupsi proyek pipa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Indragiri Hilir (Inhil) Provinsi Riau senilai Rp3,4 miliar yang membelit Wabup Bengkalis Muhammad berlanjut dengan menyeret nama mantan Kadis PU Riau SF Hariyanto.

Dalam fakta persidangan beberapa waktu lalu dengan terdakwa Edi Mufti (EM) selaku Pejabat Pembuat Komitmen, terungkap keterlibatan Wabup Bengkalis Muhammad yang ketika itu sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) serangkai dengan Pejabat Pengguna Anggaran (PA) yakni SF. Harianto atau Kadis PU pada saat itu.

Sebelumnya telah beredar dokumen internal Bareskrim Polri terkait gelar perkara yang menyebut status Wabup Bengkalis Muhammad sebagai tersangka.

Walau kabar penetapan tersangka sempat disangkal pihak Polda Riau, namun sejumlah perwira tidak menapikkan adanya gelar perkara di Mabes Polri untuk Muhammad beberapa waktu lalu.

"Nanti akan ada ekspose lanjutan lengkap dari Polda Riau, akan disampaikan Kabid Humas Polda," kata Dir Reskrimsus Polda Riau, Kombes Pol, Gidion Arif Setiawan dihubungi RiauBook.com di Pekanbaru, Selasa (25/6/2019) pagi.

Soal nama SF Hariyanto yang disebut-sebut dalam persidangan Gidion belum ingin berkomentar.

"Semua nanti dari Polda, jangan menyerempet ke mana-mana dulu," kata Gidion.

Dia melanjutkan, ekspose lanjutan untuk kasus dugaan korupsi proyek pipa PDAM Inhil akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

"Tunggu saja dalam waktu dekat, bukan hari ini," demikian Gidion.

Dikesempatan terpisah Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) dan Humas Kejati Riau, Muspidauan mengakui belum ada penambahan berkas perkara dalam kasus PDAM Inhil senilai Rp3,4 miliar.

"Belum ada (pelimpahan berkas perkara), masih yang kemarin," kata Muspidauan.

Sebelumnya dari laporan LSM soal telah dilimpahkannya berkas perkara kasus pipa PDAM Inhil untuk tersangka Wabup Bengkalis Muhammad, Muspidauan menyangkal.

"Belum, belum ada pelimbahan berkas perkara itu untuk tersangka lainnya, termasuk SF Hariayanto juga belum," kata Muspidauan.

Dalam fakta persidangan sebelumnya, terungkap keterlibatan Wabup Bengkalis Muhammad dan mantan Kadis PU Riau SF Hariyanto, apakah Kejati bisa mengembangkan kasus tersebut sepihak?

Muspidauan menjawab, sebelumnya telah ada MoU antara Polri dan Kejaksaan, salah satu poinnya adalah penanganan perkara harus satu pintu.

Artinya, lanjut dia, pengembangan perkara ini terap akan dilakukan oleh Polda Riau.

"Kami hanya menangani kasus yang sudah diajukan berkas perkaranya saja, pengembangan kasusnya di kepolisian karena dari awal kasus ini ada di sana," kata dia.

Keadilan

KEADILAN berarti menegakkan hukum terhadap ketidakadilan. (Anatole France

Penulis dan Peraih Nobel Sastra (1921) dari Perancis1844-1924).

Ungkapan Anatole France itu agaknya menjadi harapan bagi penegakkan hukum di Negeri Melayu, ketika proses hukum kasus dugaan korupsi proyek pipa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Indragiri Hilir (Inhil) Provinsi Riau senilai Rp3,4 miliar dianggap 'tebang pilih'.

Kasus itu berawal sekitar 6 tahun lalu, tepatnya tahun 2013, indikasi persekongkolan penyelewengan hak rakyat atas dana proyek pengadaan dan pemasangan pipa transmisi air yang sejatinya untuk peningkatan kualitas layanan publik di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Proyek tersebut terbengkalai, pipa-pipa itu pun mulai keropos, tapi dananya yang mencapai miliaran rupiah 'hilang', raib bak ditelan bumi.

Hukum pun mulai bergulir, sejumlah nama mengapung ke permukaan setelah lima tahun proyek pipa itu 'terkubur' dalam.

Tapatnya tahun lalu, 2018, aparat memulai melakukan berburuan kasus yang merugikan rakyat dan negara lebih dari Rp3,4 miliar.

Sejumlah nama menguap hingga ditetapkan sebagai tersangka penyelewengan APBD Riau dalam proyek pipa PDAM.

Kepolisian Daerah Riau pun menyeret sejumlah terduga pelaku ke pengadikan, salah satunya yang menjalani dakwaan di pengadilan adalah Edi Mufti (EM) selaku Pejabat Pembuat Komitmen berdasarkan Surat Keputusan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Propinsi Riau Nomor : 01 B/KPTS/2013 Tanggal 07 Januari 2013 untuk kegiatan Pengadaan dan Pemasangan Pipa PE 100 DN 500 mm pada Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Sumber Daya Air Provinsi Riau Tahun Anggaran (TA) 2013.

Ketika itu EM tidak sendirian, dia bersama-sama dengan saksi Sabar Stefanus (SS), Harris Anggara (HA), Syafrizal Thaher (ST), dan juga Muhammad yang saat ini menjabat sebagai Wakil Bupati (Wabup) Bengkalis.

Dari semua nama yang tercantum dalam klasifikasi perkara pendaftaran untuk kasus tindak pidana korupsi proyek pipa yang diajukan tanggal 28 Januari 2019 tersebut, nama Wabup Bengkalis, Muhammad, disebut terlibat, namun penuntutannya akan diajukan dalam berkas terpisah.

Sementara dalam dakwaan, EM disebut diduga melakukan atau turut serta melakukan perbuatan secara melawan hukum, melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara sebesar Rp2.639.090.623.

Kronologi

Kronologi kejadian kasus tersebut berawal pada April 2013, pihak Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Sumber Daya Air Provinsi Riau melelang paket pekerjaan Pengadaan dan Pemasangan Pipa PE 100 DN 500 mm, dengan anggaran sebesar Rp3.836.545.000 yang bersumber dari APBD Provinsi Riau.

Saat itu yang ditunjuk selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) adalah terdakwa EM sementara Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) adalah Muhammad yang dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru memberikan kesaksian.

Muhammad yang saat ini menjabat sebagai Wabup Bengkalis, dia telah berulang kali menjalani pemeriksaan di Mapolda Riau terkait kasus yang sama.

Dalam dakwaan EM, bahkan juga menyebut nama pejabat eselon satu yang ketika itu bertindak sebagai Pengguna Anggaran (PA) yakni SF. Harianto.

Kemudian saksi HA selaku Direktur PT Cipta Karya Bangun Nusa (PT.CKBN) bertindak sebagai supplier pipa dari Medan, Sumut, mengajak Saksi Wuangro Sitanggang (SS) untuk mengikuti proses pelelangan dengan memakai 3 perusahaan yaitu PT. Panori Raja (PT. PR), PT. Harry Graha Karya (PT. HGK) dan PT. Andry Karya Cipta (PT. AKC), dimana Saksi HA selaku Direktur PT. CKBN akan memberikan surat dukungan kepada 3 perusahaan itu.

Dalam sidang tersebut, turut dihadirkan Ahli Ir. Endra Mayendra dari Dewan Pengawas Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Provinsi (LPJKP) Kepulauan Riau.

Saat itu ahli menjelaskan, pengadaan dan pemasangan pipa PE 100 DN 500 mm di Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir anggaran tahun 2013 terdapat penyimpangan dalam proses pelelangan di antaranya; Terdapat 3 perusahaan pada Nomor Dokumen Pengadaan sama-sama tertulis: 06.FSK/CK-APBN-PAN.2/V/2013/01 yang seharusnya mengacu pada nomor Dokumen Pengadaan adalah nomor : 06.FSK/CK-APBD-PAN.2/V/2013/01.

Selanjutnya kata dia, terdapat kesamaan dukungan teknis barang/spesifikasi teknik yang ditawarkan antara ketiga perusahaan yaitu dari PT. Cipta Karya Bangun Nusa.

Kemudian ditemukan kesamaan/kesalahan penulisan dokumen metode pelaksanaan dari ketiga perusahaan, juga terdapat kesamaan dalam menyampaikan metode pekerjaan secara outline.

Kemudian berdasarkan keterangan ahli Mario Bahri, SSi selaku pengujian mutu bahan dan barang teknik pada Dinas Perindustrian dan Energi Provinsi DKI Jakarta, dimana hasil uji laboratorium memberikan kesimpulan bahwa pipa transmisi yang dipasang tidak sesuai dengan SNI Nomor 4829.2:2012 maupun SNI Nomor 06-4829-2005, yang berarti material atau bahan baku yang digunakan tidak sesuai dengan standar mutu.

Ahli lainnya mengungkap dalam pekerjaan pada proyek tersebut, para pejabat dinas yakni EM dan Muhammad telah melakukan pelunasan atau pembayaran pekerjaan 100 persen meski fakta di lapangan proyek tersebut belum mencapai kesiapan 100 persen.

Wabup Tersangka

Setelah lama bergulir, sejumlah nama yang terlibat dalam proyek pipa PDAM Inhil tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka, sebagian telah menjalani sidang di PN Pekanbaru.

Namun kejanggalan kasus ini pun turut mencuat ke permukaan bersamaan penanganannya yang dianggap 'tebang pilih'.

Demonstrasi mendesak aparat kepolisian bertindak adil dalam penanganan kasus proyek pipa PDAM Inhik terjadi berulangkali di Mapolda Riau sebagai dampak status Muhammad yang seakan dikaburkan.

Wabup Bengkalis Muhammad yang ketika itu bertindak sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dalam proyek pipa PDAM senilai lebih Rp3,4 miliar statusnya cukup lama 'digantung'.

Oknum aparat di Ditreskrimsus Polda Riau enggan menyebut Muhammad sebagai pihak yang disangkakan terlibat, meski dalam dakwaan sejumlah terdakwa dia jelas disebut sebagai pihak yang turut terlibat.

Menyusul beredar dokumen gelar perkara yang menyebut Wabup Bengkalis sebagai tersangka, dan dokumen dakwaan untuk terdakwa EM yang menyimpulkan keterlibatan Muhammad, para perwira di Polda Riau masih enggan menyandangkan status tersangka untuk Wabup Bengkalis.

"Masih dalam pendalaman," kata Direktur Reskrimsus Polda Riau, Kombes Pol Gidion Arif Setiawanyang dihubungi RiauBook.com, Jumat (14/6/2019).

Ketika dikonfirmasi terkait dokumen gelar perkara dan dokumen dakwaan yang menyebut status Muhammad sebagai tersangka dalam kasus itu, Gidion tidak menapikkan.

"Itu benar dokumen internal, hanya saja masih butuh pendalaman," katanya lagi.

Senada juga disampaikan Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto yang membenarkan adanya gelar perkara di Jakarta, namun status tersangka Muhammad masih perlu pendalam lagi.

"Benar, baru selesai gelar perkara di Direktorat Tipikor Mabes. Hasil (gelar perkara), masih perlu pendalaman lagi," kata dia.

Riaubook.com/Fazar Muhardi

foto

Terkait

Foto

Aksi Bersih Sungai Siak di Hari Jadi Pekanbaru ke-235

RIAUBOOK.COM - Peringatan milad Kota Pekanbaru yang ke-235 tahun ini berbeda karena digelar aksi bersih Sungai Siak oleh Waliko Pekanbaru…

Foto

Daftar Nama-nama Korban Kebakaran Pabrik Korek

RIAUBOOK.COM, SUMUT - Peristiwa kebakaran yang melanda pabrik korek gas di Sumatera Utara (Sumut) mendatangkan luka bagi keluarga korban. …

Foto

Ternyata Pabrik Korek Api yang 'Panggang' Puluhan Orang Itu Ilegal

RIAUBOOK.COM, SUMUT - Kejadian kebakaran pabrik korek api gas di Sumatera Utara (Sumut) mengundang perhatian publik, dan setelah ditelusuri ditemukan…

Foto

Pidato Kekalahan

RIAUBOOK.COM - Ksatria sesungguhnya tidak harus menang dalam pertempuran, kadang harus merelakan kekalahan demi persatuan yang menguatkan satu sama lain."I…

Foto

Ahli Capres 01 Memukau, Begini Kesaksiannya di MK

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Sidang lanjutan gugatan hasil perhitungan suara Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) di Jakarta kali ini menghadirkan…

Foto

Fakta Persidangan Korupsi Pipa PDAM Inhil, Hakim Ungkap Keterlibatan Wabup Bengkalis

RIAUBOOK.COM - Wakil Bupati Bengkalis, Muhammad, turut terlibat dalam penyimpangan proyek pengadaan pipa transmisi PDAM di Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir,…

Foto

Polda Enggan Sandangkan Status Tersangka Wabup Bengkalis, Gerhana Lapor ke Irwasum Polri

RIAUBOOK.COM - Dewan Pimpinan Nasional LSM Gerakan Himpunan Anak Nusantara Tunas Bangsa (Gerahana Tunas Bangsa) melaporkan sekaligus memohon pengawasan atas…

Foto

Terkait Kasus Pipa PDAM Inhil, Irwasum Polri Komjen Moechgiyarto Bakal Tindak Aparat Nakal

RIAUBOOK.COM - Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Pol Drs Moechgiyarto SH, M.Hum yang juga menjabat sebagai Kepala Satuan Tugas…

Foto

Telaah Kasus Korupsi Pipa Inhil, Status Wabup Bengkalis 'Digantung'

"SEJATINYA hukum menjadi perisai kehidupan dalam bermasyarakat dan bernegara, penegakkan hukum adalah benteng utama keadilan" -- Albert Schweitzer, filosof Jerman.…

Foto

Wabup Bengkalis Muhammad Ditetapkan Tersangka Korupsi Proyek Pipa Rp3,4 Miliar

RIAUBOOK.COM - Pihak Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Provinsi Riau dikabarkan telah menetapkan status tersangka untuk Wakil Bupati Bengkalis…

Foto

Mantan Kepala Staf TNI AD Tersangka Kepemilikan Senjata Api Sudah Ditahan

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat, Mayjen (Purn) Kivlan Zen sebelumnya juga ditetapkan sebagai tersangka…

Foto

Komjen Polisi Tersangka Dugaan Makar, Ini Profile Sofyan Jacob

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Mantan Kapolda Metro Jaya, Komisaris Jenderal Muhammad Sofyan Jacob ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan makar pada 22…

Foto

Ini Daftar Loyalis Prabowo-Sandi yang Dijebloskan ke Penjara

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Usai Pilpres 2019 sejumlah loyalis Paslon 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno sijebloskan ke penjara dengan perkara…

Foto

Prabowo Pincang, Luhut Sarankan Masuk Rumah Sakit Angkatan Darat

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Calon Presiden RI nomor 02 Prabowo Subianto dikabarkan tengah sakit hingga harus berjalan pincang, LuhutBinsarPandjaitanmenyarankan dia untuk…

Foto

Jabat Tangan Mesra Megawati untuk SBY di Pemakaman Ani Yudhoyono, Begini Suasananya

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Mantan Presiden RI ke 5 Megawati Soekarnoputeri menjabat tangan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sambil…

Foto

Kronologi Lengkap Upaya Pembunuhan Para Jenderal Pro Jokowi

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Muhammad Iqbal menjelaskan, kronologi upaya pembunuhan ini bermula sejak 1 Oktober 2018…

Foto

Terungkap! Mantan Kopassus, Marinir dan TNI AD yang Mau Bunuh Luhut, Wiranto, BG dan Gories Mere

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Kasus kerusuhan 22 Mei masih menyisakan luka, sebelumnya Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian mengungkapkan empat pejabat negara…

Foto

Danjen Kopassus Sarwo Edhie Sahabat Ahmad Yani Ungkap Penculikan Para Jenderal, Ayah Ani Yudhoyono

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Tangisan mendalam bagi Indonesia, sang Ibu berpulang, dialah Ani Yudhoyono, mantan Ibu Negara anak dari Jenderal (Purn)…

Foto

Baret Merah Terancam Pecah, Ini Pesan Danjen Kopassus

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus Mayor Jenderal (Mayjen) TNI I Nyoman Cantiasa kembali mengeluarkan seruan bagi keluarga besar…

Foto

Kabinet Baru Jokowi-Ma'ruf, Muhammadiyah Dijatahi Menteri Perdagangan, NU Dapat Menag, FPI?

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Susunan kabinet untuk jabatan menteri di Kabinet Kerja Joko Widodo (Jokowi) periode 2019-2024 mulai beredar, salah satu…

foto

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Fasilitas Camping 'Bintang Lima' akan Dikembangkan di Danau Toba

RIAUBOOK.COM - Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata akan mengembangkan Glamorous Camping Dikembangkan di Danau Toba Seiring Pembangunan Infrastruktur pariwisata di wilayah…

Foto

Waroeng Kolong, Nikmati Ayam Sampai ke Tulangnya

RIAUBOOK.COM - Waroeng Kolong menjadi gerai satu-satunya di Pekanbaru, Riau, yang menawarkan jaminan kenikmatan bagi pelanggan, pecinta kuliner. "Makanan…

Foto

Jumat Berkah, Waroeng Kolong Berbagi Mie Rebus di Masjid RS PMC Pekanbaru

RIAUBOOK.COM - Waroeng Kolong, sebagai gerai makanan beralamat di Jalan Lembaga Pemasyarakatan, nomor 22 D, Pekanbaru, Riau, membagi-bagikan mie rebus…

Pendidikan