Hembuskan Kondisi Keuangan Bank Riau Buruk, OJK Sebut Sekper BRK Bodoh

RIAUBOOK.COM - Sekretaris Perusahaan Bank Riau Kepri (BRK) M Jazuli kerap menghembuskan kabar tentang kondisi keuangan bank pembangunan daerah itu sedang memburuk, pejabat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mendapat informasi itu menyatakan orang tersebut bodoh.

"Saya rasa itu tidak benar, dan orang yang ngomong itu bodoh, tidak mengerti apa-apa," kata Ketua OJK Riau, Yusri, dihubungi di Pekanbaru, Rabu (2/10/219) malam.

Jazuli memyampaikan kondisi keuangan BRK buruk kepada sejumlah wartawan yang ditemuinya di Pekanbaru.

Yusri mengatakan, terlalu cepat mengambil kesimpulan dan menyatakan sebuah perbankan itu dalam kondisi keuangan yang sulit ke publik adalah tindakan yang sangat merugikan.

Sementara, lanjut dia, sejauh ini dalam pengawasan OJK Bank Riau Kepri masih dalam kondisi baik dengan kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) rata-rata 3,2 persen.

"Itu wajar dan masih baik, kok malah dibilang kondisi keuangan sedang buruk. Yang bilang itu tidak mengerti apa-apa," kata dia.

Ditanya soal kriteria perbankan dengan kondisi keuangan yang buruk, Yusri mengakui hal itu butuh banyak kajian dan analisa.

Katanya, bahaya jika tanpa dasar apapun kemudian orang itu, terlebih pimpinan perusahaan itu sendiri menyatakan sebuah bank dalam kondisi sulit.

"Sulit yang dimaksud itu seperti apa, hati-hati jika bicara karena itu bahaya," lanjut Yusri.

Sejarah

OJK menguraikan sejarah, bahwa perbankan adalah ukuran dari kondisi perekonomian suatu daerah dan negara.

BRK dalam beberapa tahun terakhir memang sempat mengalami kondisi keuangan yang sulit, pada tahun 2016

kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) PT Bank Riau Kepri (BRK) sudah di atas batas kewajaran (tak sehat) karena mencapai 5 persen atau melampaui batasan yang ditetapkan.

Pada tahun 2016, sempat dilaporkan anjloknya kredit dan pembiayaan pada semester I. Ketika itu Bank Riau Kepri juga membukukan kredit bermasalah dengan angka yang fantastis. Kredit bermasalah atau Net Performance Loan (NPL) sampai triwulan II tahun lalu nyaris menyentuh angka Rp700 miliar.

Berdasarkan laporan evaluasi triwulan II ditahun yang sama, tercatat kredit bermasalah (kolektibilitas 3,4 dan 5) BRK sebesar Rp692,878 miliar dengan persentase 4,68 persen.

Namun, angka ini meningkat atau menembus diatas Rp700 miliar, karena beberapa saat setelah rapat triwulan, kredit macet sempat nangkring di atas 5 persen.

Pada tahun-tahun berikutnya hingga 2019, kondisi keuangan BRK masih terus fuktuasi dengan NPL yang berada di atas 3 persen dan sempat menyentuh ambang batas 5 persen.

Sejumlah pihak menyebut bahwa kasus BPD Riau Kepri mirip dengan kasus PT Bank Mutiara Tbk (dulu Bank Century) yang sempat mendapat pengawasan intensif karena NPLnya di atas 5 persen.

Namun Bank Mutiara kemudian mendapatkan suntikan sekitar Rp100 miliar sesuai permintaan OJK sehingga (capital to adequacy ratio/CAR) sudah berada di atas rasio kecukupan modal sesuai profil risiko yakni sekitar 11 persen.

Indikator Kesehatan

NPL atau Non Performing Loan menurut OJK merupakan salah satu indikator kesehatan kualitas aset bank. Indikator tersebut merupakan rasio keuangan pokok yang dapat memberikan informasi penilaian atas kondisi permodalan, rentabilitas, risiko kredit, risiko pasar dan likuidasi.

NPL yang digunakan adalah NPL neto yaitu NPL yang telah disesuaikan. Penilaian kualitas aset merupakan penilaian terhadap kondisi aset bank dan kecukupan manajemen risiko kredit. Ini artinya NPL merupakan indikasi adanya masalah dalam bank tersebut yang jika tidak segera mendapatkan solusi maka akan berdampak bahaya pada bank.

Seorang konsultan hukum, Raja Adnan menjelaskan, bahwa NPL yang juga dikenal dengan kredit bermasalah ini memang bisa berdampak pada berkurangnya modal bank.

"Jika hal ini dibiarkan, maka yang pasti akan berdampak pada penyaluran kredit pada periode berikutnya," kata dia.

Adnan menjelaskan bahwa ada sejumlah indikator yang menyebabkan BRK tidak sehat, salah satunya adalah kinerja karyawan dan pimpinan yang tidak sehat pula.

Pada level ini, lanjut dia, sebenarnya masih bisa dilakukan perbaikan dengan kajian kinerja, atau bahkan memangkas sistem perekrutan nepotisme yang selama ini memang dilakukan BRK.

Pemprov Riau menyatakan rencana penambahan modal ke Bank Riau Kepri senilai Rp300 miliar akan dilakukan bertahap.

Tambahan Modal

Sebelumnya pihak BRK meminta ke Pemprov Riau untuk penambahan modal senilai Rp300 miliar, hal itu kemudian ditanggapi positif.

Namun Pemprov Riau bersedia menambah modal dari APBD Riau ke bank daerah itu bila keuangan pemprov mengalami surplus.

"Rp300 miliar itu usulan, nanti akan dilihat kemampuan keuangan pemprov dalam lima tahun kedepan," kata Gubernur Riau Syamsuar.

Adapun pada RUPS LB sebelumnya, tiga pemegang saham Bank Riau Kepri lainnya sudah menyepakati penambahan modal senilai total Rp17 miliar.

(RB/redaksi)

foto

Terkait

Foto

MPR-PI Tolak Monopoli MNC Grup di Penyiaran

RIAUBOOK.COM - Undang-undang Nomor 32 Tahun 2002 mengatur secara komprehensif Sistem Penyiaran Indonesia, dimana diamanatkan Penyiaran Indonesia diselenggarakan berdasarkan Pancasila…

Foto

Eselon II Pemprov Riau Siap-Siap Dievaluasi

RIAUBOOK.COM - Pejabat eselon II yang kini menduduki jabatan struktural di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau harus bersiap untuk evaluasi.Nantinya, dari…

Foto

KPK Nobatkan Pemprov Riau Paling Rentan Korupsi, Wagubri: Semua Harus Ditertibkan

RIAUBOOK.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis hasil survei terbaru area rawan korupsi di Indonesia, Senin (1/9/2019). Hasilnya, untuk kategori…

Foto

Riau Deflasi 0,32 Persen pada September 2019

RIAUBOOK.COM - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis Provinsi Riau mengalami deflasi sebesar 0,32 persen pada bulan September 2019. "Inflasi Riau…

Foto

PKS Pelalawan Buka Penjaringan Calon Bupati, Adi Sukemi Daftar Pertama

RIAUBOOK.COM - Adi Sukemi menjadi orang pertama yang mengambil formulir sekaligus melakukan pengembalian berkas setelah melengkapi persyaratan yang diharuskan oleh…

Foto

Jalan Longsor di Kandis Ditangani PJN, Lalu Lintas Buka Tutup

RIAUBOOK.COM - Bahu jalan kilometer 70 Pekanbaru-Duri yang mengalami longsor pada Minggu (29/9/2019) sore kemarin, kini sedang ditangani oleh Pelaksana…

Foto

Pemprov Riau Dorong Perbankan Beri Kredit ke Petani Ubi Kayu

RIAUBOOK.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mendorong pihak perbankan dapat memberi kemudahan untuk penyaluran pinjaman kredit terhadap petani yang ingin…

Foto

Wiranto Pimpin Ratas, Bahas Situasi Jelang Pelantikan Presiden

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto menggelar rapat terbatas (Ratas) terkait situasi dalam negeri menjelang pelantikan…

Foto

Sukses Tangani Karhutla, 2 Kapolsek Terima Drone dari Kapolres Pelalawan

RIAUBOOK.COM - Awal bertugas seusai pisah sambut, Kapolres Pelalawan Riau AKBP Hasyim Risahondua, menyerahkan 2 unit drone kepada 2 Kapolsek…

Foto

Pemprov Riau Raih Juara I Penghargaan Subroto 2019 Bidang Efisiensi Energi Nasional

RIAUBOOK.COM - Pemerintah Provinsi Riau (Pemprov) melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berhasil meraih juara I Penghargaan Subroto…

Foto

Wasona Laoly Pamit Ke Jokowi, Tinggalkan Kabinet Jelang Pelantikan

RIAUBOOK.COM - Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasona Laoly secara resmi meyurati Presiden RI Joko Widodo untuk meninggalkan posisi di…

Foto

Pedang Pora Iringi Pisah Sambut Kapolres Pelalawan

RIAUBOOK.COM - Upacara pedang pora mengiringi acara pisah sambut Kapolres Pelalawan, Jumat (27/9/2019) di Pangkalan Kerinci. Saat ini, jabatan…

Foto

BI Salurkan Beasiswa bagi Mahasiswa Berprestasi di Perguruan Tinggi Swasta

RIAUBOOK.COM - Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Riau, salurkan beasiswa bagi ratusan mahasiswa berprestasi dari Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta…

Foto

Seleksi CPNS Dibuka Oktober 2019, Ini Formasinya

RIAUBOOK.COM - Pemerintah akan membuka seleksi untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada Oktober 2019. Pada penerimaan tahun ini, pemeritah…

Foto

Akhir September 2019, Realiasi Program Asurani Nelayan di Riau Hampir Rampung

RIAUBOOK.COM - Menjelang akhir September 2019, realiasi program asuransi nelayan di "Bumi Lancang Kuning" hampir mencapai target yang ditetapkan oleh…

Foto

Hujan Sapu Partikel Asap, Hotspot di Riau Tinggal 5 Titik

RIAUBOOK.COM - Kualitas udara di Riau mulai membaik, hujan yang terjadi hampir merata di sejumlah daerah sejak beberapa hari terakhir…

Foto

Moeldoko Pastikan Polisi Represif Bakal Disanksi

RIAUBOOK.COM - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko memastikan akan memberi sanksi tegas kepada polisi yang melakukan tindakan represif terhadap mahasiswa peserta…

Foto

Bamsoet Minta Polri Usut Dalang Dibalik Perusakan Fasum Saat Aksi Unjuk Rasa: Bukan Ulah Mahasiswa

RIAUBOOK.COM - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta Polri mengusut siapa dalang dibalik perusakan fasilitas umum (Fasum) saat mahasiswa…

Foto

Polri Sangkal Keroyok Mahasiswa Saat Aksi Unjuk Rasa

RIAUBOOK.COM - Saat aksi unjuk rasa mahasiswa berlangsung di berbagai daerah, sejumlah aparat kepolisian terekam dalam video melakukan tindakan pengroyokan…

Foto

4.632 Orang di Pelalawan Terserang ISPA

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Pelalawan Asril mengungkapkan, sejak terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla)…

foto

Pendidikan