5 Cara Cegah Stunting, Yuk Baca dan Terapkan...

5 Cara Cegah Stunting, Yuk Baca dan Terapkan...

Ist

RIAUBOOK.COM - Assalamualaikum Teman-teman.

Nah, kali ini kita akan membahas sesuatu yang sangat penting yang melibatkan peran orang tua. Inforrmasi ini sangat penting bagi tumbuh kembang putra putrinya masing-masing.

Penasarankaan kira-kira kita akan membahas apa?

Eittts,sampai lupa memperkenalkan diri..hehe

Halo teman-teman semua, perkenalkan saya Desti Arnita Juandri dari jurusan keperawatan di Universitas Muhammadiyah Riau.

Salah satu masalah kesehatan yang masih belum teratasi dan angka kejadiannya yang masih tinggi di Indonesia adalah Stunting.

Apa sih yang dimaksud dengan Stunting itu sendiri? Nah, Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya.

Di Provinsi Riau sendiri angka kejadian stunting juga masih tinggi. Menurut Dinas Kesehatan Provinsi Riau mencatat Balita penderita stunting selama 2019 sebanyak 16.275 oarang.

Angka ini dipastikan akan lebih tinggi lagi jika seluruh balita di Riau dilakukan pengecekan stunting ini.

Sejauh ini, dari 601 ribu balita di Riau, ternyata baru 149.280 orang balita yang sudah dilakukan pengukuran berdasarkan Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGBM). Jadi masih ada 451.720 balita yang belum sempat di lakukan pengukuran tentang gizi oleh Diskes Riau.

Jadi, baru seperempat dari jumlah balita di berbagai daerah di Riau yang sudah dilakukan pengecekan. Daerah yang sudah di lakukan pengecekan seperti Rokan Hulu, Kampar, Meranti dan Rokan Hilir.

Nah, Target yang di sampaikan oleh Diskes Riau bahwa pada tahun 2021 seluruh derah yang ada di provinsi Riau sudah di lakukan pengecekan dan bisa di masukkan kedalam lokus penanganan intervensi stunting di Riau.

Nah, teman-teman...

Gimana menurut kalian tentang fenomena Stunting di Indonesia terutama di Provinsi Riau. Ngeri ya ?

Jadi, untuk menekan lajunya angka pertumbuhan stunting di Indonesia terutama di Provinsi Riau sebenarnya dapat di cegah lho..pencegahan nya juga dapat dilakukan sejak ibu masih dalam masa kehamilan Karena stunting ini sudah bisa terjadi pada saat anak masih dalam kandungan, tetapi dampak nya baru terlihat saat anak telah berusia 2 tahun.

Pertanyaan nya, bagaimana sih cara yang dapat dilakukan untuk mencegah Stunting dimulai sejak hamil? Nah, ada banyak cara yang bisa di lakukan lho..di sini kita akan membahas 5 cara  nya menurut Kemenkes.

Memenuhi kebutuhan gizi sejak hamil

Salah satu cara yang ampuh dilakukan untuk mencegah masalah stunting pada anak-anak adalah selalu memperhatikan dan memenuhi gizi sang anak sejak masa kehamilan.

Lembaga kesehatan Millenium Challenge Account Indonesia menyarankan agar ibu yang sedang mengandung selalu mengonsumsi makanan sehat dan bergizi maupun suplemen atas anjuran dokter.

Selain itu, perempuan yang sedang menjalani proses masa kehamilan juga sebaiknya selalu rutin memeriksakan kesehatannya ke dokter atau bidan.

Memberikan ASI Eksklusif sampai bayi berusia 6 bulan

Ahli nutrisi dari Universitas Hohenheim, Jerman, Veronika Scherbaum menyatakan air susu ib (ASI) ternyata berpotensi mengurangi peluang stunting pada anak berkat kandungan gizi mikro dan makro.

Oleh karena itu, ibu disarankan untuk tetap memberikan ASI selama enam bulan kepada sang buah hati. Kenapa sih ASI itu penting dan dapat mencegah stunting?

Karena Protein whey dan kolostrum yang terdapat pada susu ibu dinilai mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi yang terbilang rentan.

Dampingi ASI dengan MPASI sehat

Ketika bayi menginjak usia 6 bulan ke atas, maka ibu sudah bisa memberikan makanan pendamping atau MPASI.

Dalam hal ini pastikan makanan-makanan yang dipilih bisa memenuhi gizi mikro dan makro yang sebelumnya selalu berasal dari ASI untuk mencegah stunting.

WHO pun merekomendasikan fortifikasi atau penambahan nutrisi ke dalam makanan. Di sisi lain, sebaiknya ibu berhati-hati saat akan menentukan produk tambahan tersebut harus dikonsultasikan dulu kepada dokter

Terus memantau tumbuh kembang anak

Dari segi fisik, anak yang mengalami stunting biasanya mempunyai postur tubuh lebih pendek dibandingkan anak-anak seusianya. Jadi, penting bagi ibu untuk terus memantau tumbuh kembang anaknya, terutama dari tinggi dan berat badan anak. 

Salah satu nya nya adalah dengan membawa sang buah hati rutin ke posyandu maupun klinik khusus anak.

Dengan begitu, akan lebih mudah bagi ibu untuk mengetahui gejala awal gangguan dan penanganannya.

Selalu jaga kebersihan lingkungan

Seperti yang diketahui, anak-anak sangat rentan akan serangan penyakit, terutama kalau lingkungan sekitar mereka yang kotor. Faktor ini pula yang secara tak langsung meningkatkan peluang stunting.

Studi yang dilakukan di Harvard Chan School menyebutkan diare adalah faktor ketiga yang menyebabkan gangguan kesehatan tersebut.Sementara salah satu pemicu diare datang dari paparan kotoran yang masuk ke dalam tubuh manusia. Jadi,  kita juga harus selalu menjaga kebersihan lingkungan kita.

Semoga Informasi ini dapat bermanfaat dapat memberi pengetahuan teman-teman serta dapat membantu para orang tua untuk mencegah kejadian Stunting pada anak nya dan dapat menekan lajunya pertumbuhan Stunting di Indonesia terutama di Provinsi Riau..

Wassalamualaikum..

foto

Terkait

Foto

5 Meninggal dan Ratusan Lainnya Menderita Akibat DBD Pekanbaru

RIAUBOOK.COM - Berbagai kalangan masyarakat di Pekanbaru terkena penyakit demam berdarah dengue (DBD) sepanjang tahun 219 lalu, demikian dilaporkan pihak…

Foto

Cegah Stunting Lewat Pelatihan Kader Posyandu, Ketua PKK: Bekali dengan Edukasi

RIAUBOOK.COM, PANGKALAN KERINCI - Posyandu merupakan garda utama pelayanan kesehatan bayi dan balita di masyarakat. Menurut Ketua Pemberdayaan Kesejahteraan…

Foto

Aneh Tapi Nyata, Darah Seorang Wanita Berubah Jadi Biru

RIAUBOOK.COM, RHODE ISLAND - Kejadian yang aneh tapi nyata, seorang wanita berusia 25 tahun asal Providence, Rhode Island, memiliki darah biru,…

Foto

Ini Indikator untuk Liburkan Sekolah saat Kabut Asap Melanda Riau

RIAUBOOK.COM - Meski sebagian besar daerah di Riau telah dilanda kabut asap dalam rentang waktu cukup lama akibat kebakaran hutan…

Foto

Peduli Kesehatan, Babinsa Koramil 14/Kepenuhan Ingatkan Para Orang Tua Soal Pentingnya Imunisasi

RIAUBOOK.COM - Peduli akan pentingya capaian imunitas Balita, Babinsa Koramil 14/Kepenuhan, Kopda Dasril Hadi mendorong para orang tua di Kelurahan…

Foto

Hindari, Ini Penyebab Jantung Koroner

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Kesehatan hal sangat penting, tanpanya tidak akan ada aktivitas maksimal pada diri manusia. Penyakit yang sering…

Foto

Terpapar Kabut Asap, 818 Warga Pelalawan Derita ISPA

RIAUBOOK.COM - Akibat terpapar kabut asap dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dalam kurun waktu belakangan, sebanyak 818 warga di…

Foto

Tips Atasi Anemia

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Banyak orang mengalami gangguan kesehatan salah satunya anemia yang merupakan kondisi ketika sel darah merah atau hemoglobin…

Foto

Semarak Germas Bersama Para Babinsa Koramil 08/Tandun

RIAUBOOK.COM - Menyemarakkan Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), Babinsa Kormil 08/Tandun bersama ratusan warga dari berbagai kalangan ikuti senam…

Foto

Pelalawan Sehat Suatu Bentuk Kepedulian Dalam Meningkatkan Angka Harapan Hidup Masyarakat

RIAUBOOK.COM - Didalam Undang-Undang Dasar Republik Indonesia tahun 1945 pasal 28 ayat 1, tercantum bahwa kesehatan merupakan suatu hal…

Foto

Cegah Kusta, BLUD Puskesmas Kerumutan Periksa Siswa SD Se-Kecamatan

RIAUBOOK.COM - Mencegah penularan penyakit kusta, Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Puskesmas Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Riau, melaksanakan pemeriksaan terhadap siswa…

Foto

Diskes Pelalawan Gelar Khitanan Masal dalam Acara HBA Ke-59

RIAUBOOK.COM - Dalam rangka menyambut Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke 59, Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan menggelar kegiatan bhakti sosial berupa…

Foto

Kadiskes Riau Klaim 'Bumi Lancang Kuning' Masih Aman dari Hepatitis A

RIAUBOOK.COM - Meski sejumlah daerah di Indonesia telah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) untuk penyakit hepatitis A, Dinas Kesehatan…

Foto

Waspadai, Ini Dia Penyebab Gagal Ginjal yang Buat Pelawak Hendrik Meninggal Dunia

RIAUBOOK.COM - Pelawak legendaris Hendrik Ceper yang juga sahabat Daus Mini mengalami gagal ginjal sebelum akhirnya menghembuskan nafas terakhir. …

Foto

Rahasia Nenek Awet Muda Seperti Anak ABG Cantik

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Meski sudah berusia 52 tahun, perempuan ini tampak seperti gadis 19 tahun, orang-orang pun menyebutnya sebagai nenek…

Foto

Awas, Lebaran Kurangi Makanan Penyebab Leukimia Penyebab Wafatnya Ani Yudhoyono

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Lebaran biasanya menjadi ajang 'balas dendam' setelah sebulan menunaikan ibadan pusa di Bulan Ramadan, namun hal itu…

Foto

Awas Jangan 'Balas Dendam', Berikut Tips Menjaga Kesehatan Saat Lebaran

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Ramadan sudah genap 30 hari, besok sudah masuk perayaan idul Fitri bagi umat Islam di seluruh dunia.…

Foto

Hotman Paris Kena Penyakit Mematikan, Ini Penyebabnya

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Pengacara kondangHotman Paris yang keseharian dikenal sebagai pria glamor dan modis yang selalu dikelilingi banyak wanita cantik…

Foto

Waspadai Cemilan Ini Jadi Penyebab Kematian Ani Yudhoyono

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Wafatnya Ibu Negara Presiden ke 6 Ani Yudhoyono membuat geger jagad raya, terlebih penyebab kematiannya ternyata akibat…

Foto

PSC 119 Dinkes Riau Siaga 24 Jam Tangani Kegawatdaruratan

RIAUBOOK.COM - Warga Kota Pekanbaru tidak perlu bingung saat menghadapi situasi gawat darurat yang membutuhkan pertolongan tenaga medis, dengan menghubungi…

foto

Pendidikan