300.000 Buruh Migas Terkena PHK

RiauBook - Masih anjloknnya harga minyak dunia saat ini hingga kisaran 30 USD per barel menyebabkan 300.000 pekerja migas terkena PHK. Insentif dari pemerintah diperlukan agar industri migas tidak memecat karyawannya.

Presiden Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Mudhofir Khamid menjelaskan, pihaknya memperkirakan ada sekitar 300.000 buruh yang bekerja pada industri migas di Indonesia yang terbagi dalam tiga kelompok berdasarkan hubungan kerjanya yaitu pegawai tetap, pegawai kontrak dan pegawai pada perusahaan subkontraktor, yang terancam mengalami PHK akibat merosotnya harga minyak dunia. 

"Tiga kelompok itu akan terancam mengalami PHK besar-besaran akibat merosotnya harga minyak dunia," tuturnya.

Selain itu, sambung dia, dalam laporan terbaru ILO berjudul World Employment And Social Outlook Report For 2016, disebutkan bahwa pada 2016 diperkirakan angka pengangguran global akan bertambah 2,3 juta orang. Sedangkan pada 2017 jumlah pengangguran akan bertambah 1,1 juta. Dengan demikian, total pengangguran secara global pada tahun 2017 mendatang, jika ditambah dengan data pengangguran saat ini, diperkirakan akan mencapai lebih dari 200 juta orang.

Pihaknya pun meminta pemerintah untuk segera membuat kebijakan untuk melindungi pekerja dan juga penyedia produk migas yang menyediakan lapangan kerja. Pemerintah harus memberikan insentif bagi industri migas agar mampu bertahan dalam situasi seperti ini. Dengan berjalannya intensif tersebut, ‎kebijakan untuk menghindari PHK di sektor industri migas dapat berjalan. Semua pihak harus dapat memahami kondisi permasalahan global ini, agar dapat duduk bersama mencari jalan keluar.

Oleh karenanya, kata Mudhofir, kedepan diharapkan pemerintah dapat bekerja sama dengan serikat buruh untuk membuat suatu konsep pasar tenaga kerja yang direncanakan dan diimplementasikan dengan baik.

"Sehingga Indonesia akan menjadi lebih siap dalam mengantisipasi permasalahan-permasalahan ketenagakerjaan, baik nasional, regional ataupun yang disebabkan oleh permasalahan global," tuturnya.

Menurut dia, anjloknya harga minyak dunia diperkirakan disebabkan oleh beberapa hal. Antara lain karena kebijakan ekonomi Amerika yang menjaga harga minyak rendah akibat dari politik luar negeri Amerika di Timur Tengah yang menyebabkan produksi minyak yang berlebihan.

"Hal lain adalah akibat perlambatan perekonomian di China yang membuat minyak semakin over suplai dan harga minyak semakin tertekan mengingat negara tersebut merupakan salah satu konsumen minyak terbesar dunia," ungkapnya.

Menurut hasil survey yang terbitkan oleh DNV GL, salah satu perusahaan konsultan migas, mengatakan bahwa turunnya harga minyak dunia secara drastis membuat pendapatan dari perusahaan minyak turun drastis, yang menyebabkan perusahaan minyak akan mengambil kebijakan pemangkasan biaya produksi yang berdampak pada timbulnya PHK, pemangkasan biaya investasi dan pemangkasan biaya distribusi.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M Hanif Dakhiri mengatakan, untuk menekan angka pengangguran pihaknya meminta  pemerintah daerah mengembangkan investasi dalam negeri yang  bersifat padat karya. Selain itu juga memberikan kemudahan berinvestasi termasuk peningkatan pelayanan berupa penyederhanaan perizinan mempekerjakan Tenaga Asing (IMTA).

"Saya harapkan Dinas Provinsi, Kabupaten/Kota menyiapkan SDM yang kompeten dan mengkondisikan hubungan industrial yang kondusif, juga perlu mengembangkan potensi sumber daya lokal sampai tingkat desa menjadi potensi ekonomi produktif guna mendorong perluasan kesempatan kerja," ujarnya.

Hanif mengungkapkan, berdasarkan data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) BPS, jumlah pengangguran Terbuka pada Agustus 2015 mencapai 7,6 juta orang atau 6,18 % yang didominasi usia muda. Dia menjelaskan, pemerintah berkewajiban memfasilitasi penempatan tenaga kerja sebanyak 2 juta pencari kerja per tahun dan menciptakan 10.000 wirausaha baru dengan target 50.000 sampai tahun 2019. Ojin

foto

Terkait

Foto

Berkaca Tahun Lalu, Pemprov Riau Targetkan Tinggi Realisasi APBD 2016

Riau Book - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman menargetkan realisasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2016 mencapai 80-90…

Foto

Perusahaan di Riau Diduga Gelapkan Pajak Hingga Rp22 Triliun

Riau Book - Pasca berakhirnya masa kerja Panitia Khusus (Pansus) Monitoring berbagai perizinan perusahaan bidang perkebunan, Kehutanan, pertambangan dan lingkungan…

Foto

Ubahlah Gaya dan Kultur, Gubernur: Bupati, Pak Wali Kota Selalu Dukung Bank Riau-Kepri

Riau Book - PT Bank Riau-Kepri (BRK) telah resmi menempati gedung baru setinggi 15 lantai yang dinamai Menara Dang Merdu…

Foto

Selamat Menempati Menara Dang Merdu, OJK: Itu Simbol Kemegahan Bank Riau-Kepri

Riau Book - PT Bank Riau-Kepri (BRK) pada Kamis (28/1) telah resmi menempati Menara Dang Merdu setinggi 15 lantai yang…

Foto

Pahami Hukum Berkepastian Saat MEA

Riau Book - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Provinsi Riau bersama Pemerintah Kabupaten Kampar fokus untuk mewujudkan…

Foto

Iwapi Riau Minta Solusi Tegas Pemerintah Hadapi Isu PHK Besar-besaran

Riau Book - Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Riau peran pemerintah dalam memperbaiki ekonomi Riau dianggap masih kurang. Ancaman pemutusan…

Foto

Ini Harapan-harapan Atas Penempatan Menara Dang Merdu Bank Riau-Kepri

Riau Book - Peresmian Menara Dang Merdu Bank Riau-Kepri (BRK) yang dilaksanakan Kamis (28/1/2016). Dengan acara peresmian ini tentunya menimbulkan…

Foto

Perusahaan di Kampar Wajib Programkan CSR

Riau Book - Seluruh perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Kampar diharapkan dapat melaksanakan program 'Corporate Social Responsibility' (CSR). Jika…

Foto

Bank Riau- Kepri Tempati Gedung Megah 15 Lantai, Herman Abdullah: Jadilah Agen Kesejahteraan Rakyat

Riau Book - Bank Riau dan Kepulauan Riau resmi menempati gedung baru yang megah setinggi 15 lantai, berada tepat berdampingan…

Foto

BRK 'Satukan' Kembali Riau dan Kepri

Riau Book - Menjadi ikon dan kebanggaan masyarakat Riau, secara resmi Menara Dang Merdu Bank Riau-Kepri (BRK) diresmikan, Kamis (28/1/2016).…

Foto

Surya Arfan: Ke Depan, Tak Ada Lagi Kegiatan di Rohul di Luar RKPD

Riau Book - Plt Sekdakab Rohil H Surya Arfan, menegaskan seluruh kegiatan yang dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD)…

Meski Nelayan 'Puasa' Melaut, Pasokan Ikan di Pasar Terubuk Bengkalis Masih Stabil

Riau Book - Pasokan ikan di Pasar Terubuk Bengkalis relatif stabil meski dalam beberapa hari terakhir nelayan lokal "puasa" melaut.…

Foto

H-1 Peresmian Menara Dang Merdu Bank Riau-Kepri, Winopri: Tinggal Pelaksanaan Saja

Riau Book - Persiapan peresmian Menara Dang Merdu Bank Riau Kepri (BRK) telah selesai dilakukan, Rabu (27/1/2016). Hal ini tampak…

Foto

Tingkatkan Program Desa, Menteri Marwan Ajak Partisipasi Perguruan Tinggi

RiauBook - Demi merealisasikan Undang-Undang Desa No 6 Tahun 2014, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (PDTT) mengajak perguruan tinggi untuk…

Foto

Kadin Indonesia Ajukan Perizinan Virtual Office ke Mendag

RiauBook - Kehadiran munculnya banyak startup seperti teknologi aplikasi dan para UMKM yang mulai sejatinya harus didukung pemerintah melalui regulasi…

Foto

Rupiah Masih Tertekan Dollar, Kata BI Ini Penyebabnya

Riau Book - Setahun terakhir, nilai tukar rupai terhadap dollar AS masih melemah. Pda Rabu (27/1/2016) ini, kurs tengah Bank…

Foto

Jonan Akui Proyek Kereta Cepat Belum Ada Izin

RiauBook - Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan mengakui bahwa proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang dikelola oleh PT Kereta Cepat Indonesia…

Foto

Penempatan Menara Bank Riau-Kepri Jangan Batal Lagi

Bank Riau-Kepri direncanakan akan menempati gedung baru Menara Dang Merdu, Kamis (28/1/2016) besok. Legislator Riau berharap agar jadwal yang telah…

Foto

2016, Tahun Pertumbuhan Bisnis dan Budaya Kerja Produktif Bagi Bank Riau-Kepri

Riau Book - Direktur Utama Bank Riau Kepri, Irvandi Gustari, menyampaikan, seluruh karyawan harus bekerja lebih baik ke depannya. Ditambah…

Foto

Cuaca Buruk, Nelayan Bengkalis Pilih Kerja di Darat

Riau Book - Akibat gelombang tinggi dan angin kencang terjadi sejak sepekan terakhir, nelayan tradisional berada di kawasan Utara Pesisir…

foto

Pendidikan