Ilustrasi (net)

Selasa, 15 Maret 2016 - 15:07 WIB 471840000

Khusus Dewasa, Inilah Penyebab Payudara Membesar

Share ke BBM

Riau Book - Setiap wanita mengidamkan payudara yang indah. Bahkan sebagian menginginkan bentuknya yang lebih besar.

Namun tahukah? penurunan kadar hormon estrogen yang terjadi saat wanita menopause memang membawa perubahan pada fisik atau emosional. Salah satunya adalah pembesaran payudara.

Sejumlah wanita mengaku mengalami payudara mereka membesar setelah menopasue. Menurut penelitian, faktor pemicunya adalah kenaikan berat badan, mengingat lemak merupakan komposisi terbesar dari jaringan payudara.

Ukuran payudara memang sangat dipengaruhi oleh faktor genetik dan lemak tubuh. Makin gemuk tubuh Anda, makin besar "si bukit kembar" yang dimiliki.

Faktor lainnya adalah faktor hormonal. Di atas usia 40 tahun, kadar estrogen seorang wanita cenderung berfluktuasi. Terkadang turun secara drastis, tapi di lain waktu naik tak terkendali.

Menurut teori, penurunan estrogen akan menyebabkan payudara mengecil, karena kelenjar yang memproduksi susu menciut. Ini merupakan reaksi alami tubuh yang menunjukkan waktu memiliki bayi sudah berakhir. Tak heran jika mayoritas wanita mengalami payudara tak lagi kencang dan ukurannya mengecil.

Di lain pihak, kadar estrogen dalam tubuh diimbangi dengan hormon progesteron. Hormon tersebut bisa turun 120 kali lebih cepat dibanding estrogen. Karena progesteron ini lebih cepat menurun, berarti seorang wanita bisa mengalami dominasi estrogen, salah satu tandanya adalah payduara menjadi besar dan penuh, bahkan setelah kadar estrogen mulai menurun.

Estrogen dan lemak juga bekerja erat dalam kehidupan wanita. Dominasi estrogen bisa menjadi magnet bagi lemak karena hormon ini akan menguncinya di area utama, seperti perut dan payudara.

Sebagai akibatnya, sel lemak akan meluas dan memproduksi estrogen sendiri karena sediaan tubuh mulai berkurang.

"Saat menopause sel lemak akan membesar dan mulai memproduksi estrogen untuk membantu menyeimbangkan mood dan juga rasa nyaman," kata Debra Waterhouse, ahli gizi.

Pembesaran sel lemak itu membuat kita akan rentan alami kenaikan berat badan. Apalagi, estrogen yang dihasilkan jaringan lemak ini justru membuat tubuh lebih gampang menyimpan lemak, termasuk di bagian dada.

Pembesaran payudara tersebut ternyata tak begitu disukai. Banyak wanita yang mengeluhkan pakaian menjadi sempit, belum lagi rasa tidak nyaman karena aktivitas fisik menjadi terganggu.

Salah satu yang bisa kita lakukan untuk mengurangi berat badan adalah mengatur pola makan lebih sehat dan meningkatkan aktivitas fisik. Pola makan yang sehat juga bisa mengembalikan keseimbangan hormon. (RB/kom)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM

100000000
Fazar Muhardi

Berita Terkini

Usir Stres Anda dengan Konsumsi Makanan Ini

Kamis, 10 Maret 2016 - 21:23 WIB

Rumah Sakit Bhayangkara Buka Posko PIN Polio

Kamis, 10 Maret 2016 - 12:39 WIB

SDM Pekanbaru Harus Sehat, Cerdas dan Bermoral

Rabu, 09 Maret 2016 - 16:59 WIB

Petugas Posyandu 'Sweeping' Balita ke Rumah di Dumai

Selasa, 08 Maret 2016 - 19:02 WIB

Inhil Tambah Satu Puskesmas Lagi

Senin, 07 Maret 2016 - 22:43 WIB

Tujuh Tanda Anda Bakal Terserang Gagal Ginjal

Jumat, 04 Maret 2016 - 22:12 WIB

Vaksin Polio akan 'Serang' 69 Ribu Balita di Inhil

Kamis, 03 Maret 2016 - 13:49 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia