Sejumlah warga di Meranti menggalang dana untuk pengungsi muslim Rohingya. (MC)

Selasa, 22 November 2016 - 00:47 WIB 19910000

Muslim Rohingya Tersiksa Usik Sisi Kemanusian Penduduk Meranti, Begini Kisahnya

Share ke BBM

Riau Book - Sisi kemanusiaan para relawan sosial di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, terusik akibat tragedi yang menimpa etnis muslim Rohingya di Rakhine, Myanmar, dan mereka melakukan penggalangan dana guna membantu etnis minoritas di negara itu.

Berbekal kardus mie instan dan karton bertuliskan kegiatan penggalangan dana, para relawan muda mudi dari Gema Pelita Nusantara (Gempita) dan Purna Caraka Muda Indonesia di Selatpanjang, turun ke jalan mengumpulkan dana bantuan kemanusiaan.

Zulfahmi, koordinator aksi penggalangan dana kepada wartawan mengatakan, dirinya bersama relawan lainnya tergugah menggelar aksi setelah melihat informasi kekejaman yang dialami etnis muslim rohingya di media sosial dan media massa nasional.

"Kami konfirmasi kebenaran berita-berita kekejaman itu, akhirnya kami terpanggil untuk menggalang bantuan kemanusiaan bagi saudara saudara kita etnis muslim rohingya, yang merupakan penduduk minoritas di rakhine myanmar," ujar Zulfahmi.

Myanmar Sangkal Bunuh 86 Muslim Rohingya yang Lari dari Konflik

Berusaha Lari Seberangi Sungai, Tentara Myanmar Tembaki Muslim Rohingya Membabi-buta

Mengerikan, Desa-desa Muslim Rohingya Dibakar dan Dihancurkan

28 Muslim Rohingya Tewas Ditembaki Militer Myanmar

Untuk kelancaran aksi penggalangan dana itu, ungkapnya, relawan terlebih dahulu telah berkoordinasi dengan pihak keamanan, yakni Kepolisian Resor Kepulauan Meranti, khususnya Satuan Lalulintas.

"Pihak Polres memberikan izin asalkan kegiatan ini tidak mengganggu kelancaran lalulintas pengguna jalan," ungkapnya.

Guna memastikan dana kemanusiaan yang terkumpul sampai kepada para korban, Tengku Natasya Ilma relawan dari PCMI Riau menjelaskan, pihaknya berkoordinasi dengan organisasi sosial Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang berpusat di Jakarta.

"ACT adalah organisasi kemanusiaan yang aktif mengirimkan bantuan kepada para korban tragedi kemanusiaan di wilayah-wilayah konflik di dunia," jelasnya.

Nantinya, lanjut Natasya, setelah bantuan itu sampai kepada korban, pihak ACT akan menyampaikan laporan bukti penyaluran kepada komunitas sosial masyarakat atau relawan penggalangan bantuan, seperti relawan yang ada di Kepulauan Meranti.

Atas tragedi kemanusiaan yang menimpa etnis muslim Rohingya di Rakhine, Myanmar, Zulfahmi dan Natasya berharap organisasi internasional, terutama negara-negara mayoritas muslim dapat memperjuangkan nasib dan hak hidup mereka.

"Khususnya terhadap pemerintah Myanmar hendaknya bisa menyelesaikan konflik ini dengan mengayomi berbagai etnis, suku dan agama, serta menjamin keamanan dan hak kemanusiaan bagi seluruh warga negaranya," tambah Zulfahmi. (RB/MC)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM

100000000
Fazar Muhardi

Berita Terkini

UMK Kabupaten dan Kota Tinggal Disosialisasikan

Senin, 21 November 2016 - 23:12 WIB

Wakil Gubernur Riau di Tangan Setya Novanto?

Sabtu, 19 November 2016 - 07:00 WIB

Butuh Waktu Dua Bulan Pengerjaan RLH

Jumat, 18 November 2016 - 00:33 WIB

Indahnya Masyarakat Rokan Hilir Hidup Rukun Berdampingan

Kamis, 17 November 2016 - 10:33 WIB

Biro Humas Provinsi Riau Akan Ikut Anugerah Media Humas

Rabu, 16 November 2016 - 23:27 WIB

Cari Judul Berita

Populer



hut kota dumai riauboook

Galeri Pemkab Siak

galeri menanam padi siak


Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia



Banner

Socialize