Pemanfaatan sisa industri kayu hingga limbah dari jenis kayu yang memiliki kandungan kalor yang tinggi, sebagai sumber energi alternatif. (RB/HMS)

Sabtu, 11 Maret 2017 - 01:16 WIB 19720000

KLHK Kembangkan Bioenergi untuk Capai Target 23% Penggunaan Energi di Tahun 2025

Share ke BBM

Riaubook - Sisa industri kayu hingga limbah dari jenis kayu yang memiliki kandungan kalor yang tinggi, juga buah serta bijinya dapat dikembangkan sebagai sumber energi alternatif berbasis biomasa dan bahan bakar nabati (bioenergi) pengganti bahan bakar fosil. Hal ini diungkapkan oleh Dwi Sudharto, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan (P3HH) yang mewakili Kepala Badan Penelitian, Pengembangan dan Inovasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dalam komunikasi publik, di Gedung Manggala Wanabakti, Jumat (10/03/2017).

Selaras dengan tema peringatan Hari Hutan Internasional (HHI) 2017, yaitu "Hutan dan Energi" yang akan diselenggarakan 21 Maret mendatang, acara ini memaparkan tentang hasil-hasil pengembangan teknologi bioenergi, mulai dari teknik budidaya dan pemuliaan jenis-jenis tanaman energi, sampai dengan rekayasa peralatan dan teknik pengolahannya.

"P3HH telah mengembangkan bioethanol dari nira aren yang diadopsi oleh Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Boalemo di Gorontalo. Bioethanol nira aren ini sangat prospektif untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar rumah tangga. Pemanfaatan komprehensif aren sebagai bioenergi ini, sudah diaplikasikan di Desa Mandiri Berbasis Aren di Boalemo, sekaligus sebagai salah satu sarana pengembangan perekonomian desa," ungkap Dwi Sudharto.

Dwi juga menyampaikan bahwa pengolahan aren menjadi bioethanol lebih menguntungkan dibandingkan mengolahnya menjadi bahan pangan gula aren.

"Satu liter bioethanol mix memiliki kinerja yang setara dengan gas 3 kg seharga Rp. 20.000, sehingga pengolahan nira aren sebesar 90.000 liter akan memberikan pendapatan sebesar Rp. 261.360.000 per hari. Dengan demikian perlu replikasi kegiatan di provinsi yang memiliki potensi aren tinggi, seperti Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Barat," ujar Dwi lagi.

Pemanfaatan bioenergi dapat digunakan dalam bentuk biodiesel, bioethanol, dan wood pellet sebagai alternatif bahan bakar rumah tangga dan industri. Kerjasama pengembangan bioenergi telah dibangun dengan pelaku usaha kehutanan, antara lain dalam bentuk penanaman tanaman energi seluas 89.860 Ha oleh 10 Hutan Tanaman Industri (HTI), dan 23 HTI lainnya akan menanam seluas 87.600 Ha.

Sementara itu, Indroyono Soesilo, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) yang turut hadir dalam diskusi menyampaikan sektor kehutanan memiliki peranan strategis dalam mendukung upaya penggunaan bioenergi ini.

"Kebijakan atau regulasi dari pemerintah akan penggunaan bioenergi ini perlu benar-benar dikaji, sehingga regulasi yang dihasilkan bersifat konsisten dan jangka panjang. Konsistensi ini, menjamin investasi jangka panjang dari pelaku industri untuk menjalankan bisnis bioenergi ini," tutur Indroyono saat menambahkan keterangan mengenai energi tersebut.

Selain itu Indroyono juga menyinggung harga listrik yang berasal dari biomassa ini. Untuk memperoleh marjin dalam bisnis ini, pemerintah diharapkan dapat menyubsidi harganya. Pengelola Hutan Tanaman yang memanfaatkan kayu limbah pun perlu mendapatkan insentif, bisa dengan memanfaatkan akses terhadap BLU Lingkungan. Harapan dunia usaha kehutanan terhadap pemerintah juga terkait adanya kemudahan dalam persyaratan pembangunan Independence Power Plant (IPP).

Sebagai upaya menghemat bahan minyak bumi dan gas yang terus digunakan untuk berbagai kepentingan manusia dan industri, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) berkomitmen untuk terus mengembangkan teknologi alternatif, khususnya bioenergi. (RB/HMS)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM

100000000
Shinta Sharlindra

Berita Terkini

Heboh! Video Unboxing Nintendo Switch Curian

Rabu, 22 Februari 2017 - 12:46 WIB

Mau Tahu Laptop Seharga Rp80 Juta

Selasa, 21 Februari 2017 - 16:13 WIB

Kehadiran Kembali Nokia 3310 Menjadi Viral Para Netizen

Selasa, 21 Februari 2017 - 12:27 WIB

Kereta Api Terbalik di India, 36 Orang Tewas Tergencet

Minggu, 22 Januari 2017 - 23:03 WIB

XL Gelar Launching Jaringan 4G LTE untuk Riau

Rabu, 11 Januari 2017 - 00:56 WIB

RIAUBOOK LOMBA MENULIS BLOG 2017

Selasa, 03 Januari 2017 - 15:03 WIB

Cara Cepat Mengeringkan Sepatu yang Basah

Selasa, 28 Desember 2010 - 20:48 WIB

Warga Dumai Lebih Senang Menonton Siaran Malaysia

Jumat, 23 Desember 2016 - 00:01 WIB

Ini Desa Paling Gila Minta 'Telolet'

Kamis, 22 Desember 2016 - 00:55 WIB

Ini Desa Paling Gila Minta 'Telolet'

Kamis, 22 Desember 2016 - 00:55 WIB

Cari Judul Berita

Populer



hut kota dumai riauboook

Galeri Pemkab Siak

galeri menanam padi siak


Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia



Banner

Socialize