Wakil Ketua P2TP2A Kab Pelalawan Yulmida.

Kamis, 23 Maret 2017 - 01:03 WIB 20080000

P2TP2A Pelalawan Respon Cepat Cerita Penculikan Anak Walaupun Belum Pasti

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Terkait pemberitaan penculikan terhadap M Hafiz (11) seorang murid kelas V sekolah dasar (SD) Albayan jalan Arbes Kelurahan Kerinci Timur, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau, Rabu (22/03/17) yang sempat meggegerkan warga medapat respon dari Wakil Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Pelalawan Yulmida.

"Hingga saat ini kita sudah berkordinasi dengan pihak Polres Pelalawan, belum dapat menyimpulkan apakah aksi ini merupakan fakta sebenarnya atau kesalah pahaman pengertian kita atas kejadian ini," urai Yulmida dengan sedikit tersenyum.

Karena sampai saat ini menurut Yulmida lagi hasil penelusuran pihak Polisi dan juga kita belum menemukan adanya titik simpul.yang dapat menyebutkan telah terjadinya suatu tindak pidana penculikan.

"Ya, sepertinya terbawa emosi, namun tidak ada yang pas dalam penusuran kita, semua seakan-akan tercipta karena kondisi keadaan saat ini dimana lagi berkembang berita penculikan anak di indonesia," kata Yulmida.

Hasil penusuran awak media, cerita ini berkembang dari informasi Kepala Sekolah SD Albayan, Ustad Gufron Halimi kepada awak media Rabu (22/03/2017),

Lanjut Dia bercerita, itu bermula waktu jam istirahat sekolah atau saat persiapan shalat Zhuhur bagi murid. "Korban saat itu tidak mengikuti persipan shalat zhuhur dikarenakan rumahnya tidak begitu jauh dari sekolah. M Hafiz itu langsung pulang kerumah," kata Ustad Gufron Halimi seraya kembali menerangkan, ketika hendak pulang kerumah itulah korban dimasukan OTK kedalam mobil avanza," kata Ustad Halimi lagi.

Seperti penuturan korban kepada Ustad Halimi bahwa OTK tersebut mengetahui nama orang tua M Hafis beserta alamatnya. "Mereka menyebut nama orang tuanya dan mengajak Hafis untuk jalan-jalan. Karena itu korban nengikuti mereka," ucap Ustad lagi.

Kembali dilanjutkan Ustad, dimana saat mendekati jalan lintas timur, korban tersadar dan langsung menjerit sehingga dijatuhkan OTK dipinggir jalan pertigaan Arbes. "Korban katanya ditolong Polisi ketika diturunkan OTK dipertigaan jalan arbes," ucap.Ustad.

Akibat dari berita tersebut membuat warga Pangkalan Kerinci geger dan heboh. "Janganlah cepat berkesimpulan sehingga berita tersebut dapat memperkeruh suasana. Apalagi Pelalawan selama.ini cukup koondusif. Jadi kami harapkan warga dan media dapat memilah kejadian ini jangan sampai membuat situasi makin ruwet dan rawan seingga menimbulkan keresahan," tutup Wakil Ketua P2TP2A Pelalawan, Yulmida. [RB/ton].



Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM

100000000
anthon dalemunte

Berita Terkini

Polisi Tangkap 7 Orang Terkait Teror London

Kamis, 23 Maret 2017 - 15:26 WIB

Manajer JKT48 Diduga Gantung Diri

Rabu, 22 Maret 2017 - 23:26 WIB

Mobil Presiden Joko Widodo Mendadak Mogok

Selasa, 21 Maret 2017 - 09:23 WIB

Seorang Polwan Ditabrak Angkot Hingga Terpental

Minggu, 19 Maret 2017 - 22:05 WIB

Ponsel Terbakar, Seorang Pengunjung Toko Buka Celana

Minggu, 19 Maret 2017 - 11:24 WIB

Bupati Bengkalis Sambut Kapolda di BSL

Kamis, 16 Maret 2017 - 15:38 WIB

Sebuah Mobil Terbang ke Atas Genteng

Kamis, 16 Maret 2017 - 15:19 WIB

Kapolda Datang, Gelper di Bengkalis Tutup

Kamis, 16 Maret 2017 - 08:53 WIB

Kecelakaan di Bundaran LAM Siak, Tiga Orang Terluka

Rabu, 15 Maret 2017 - 15:13 WIB

Ayah dan Anak yang Tenggelam di Laut Belum Ditemukan

Selasa, 14 Maret 2017 - 00:48 WIB

Perusakan Fasilitas Umum di Siak, Ulah Tangan Jahil

Selasa, 14 Maret 2017 - 18:53 WIB

Cari Judul Berita

Populer



hut kota dumai riauboook

Galeri Pemkab Siak

galeri menanam padi siak


Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia



Banner

Socialize