Kondisi terkini Novel Baswedan (Foto Istimewa)

Selasa, 25 Juli 2017 - 11:32 WIB 22670000

Video Novel Baswedan Beredar, ini Pesan untuk Rekan-rekannya di KPK

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Kondisi Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan kian membaik, pasca penyerangan oleh orang tak dikenal dengan air keras. Untuk membuktikannya, Novel pun menyampaikan pesan melalui video yang diunggah oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhamadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak lewat akun facebook.

Dalam video berdurasi dua menit tersebut, Novel mengatakan sampai saat ini matanya masih dalam proses penyembuhan. Namun, ia menyampaikan semangat kepada rekan sejawatnya agar apa yang menimpa dia tak berbuntut pada pelemahan KPK.

"Saya berharap lewat kejadian ini justru menambah semangat terkait dengan pemberantasan korupsi dan hal-hal lain yang jadi tanggung jawab kita semua," ujar Novel dalam video tersebut.

Tak sampai di situ, Novel juga turut menyampaikan pesan kepada pelaku penyerangan terhadap dirinya. Meskipun tidak menyebutkan siapa saja yang terlibat, Novel mengatakan dirinya tidak akan gentar dalam upaya pemberantasan korupsi. Menurut Novel segala upaya penyerangan atau langkah penghentian langkahnya tidak akan menyurutkan semangat dirinya untuk memberantas korupsi.

"Saya ingin tunjukan bahwa harapan orang itu (pelaku dan otak penyerangan) akan sia-sia dan tidak ada gunanya. Saya tegaskan bahwa itu tidak bisa (berjalan) sebagaimana yang mereka harapkan," ujar Novel.

Novel sendiri berharap agar generasi muda Indonesia bisa meneruskan semangat KPK dalam upaya pemberantasan korupsi. Dengan begitu, kata Novel, maka Indonesia akan semakin kuat dan lebih memperhatikan kepentingan negara dan khalayak umum. Adapun kondisi Novel saat ini masih dalam penanganan intensif dari dokter.

"Mengenai mata saya saat ini memang dalam proses penyembuhan, terutama pada mata kiri yang perlu waktu dan perlu ada tahapan operasi agar bisa fungsi melihatnya kembali," ujar Novel.

Dalam catatan video tersebut, Dahnil juga menuliskan permintaannya kepada masyarakat agar mencegah korupsi tidak terus merajalela di kawasan masing-masing. Dahnil pun menyampaikan kekecewaannya karena sampai saat ini pelaku penyerangan terhadap Novel tak kunjung diungkapkan.

Dalam waktu dekat, Dahnil mengatakan akan menyampaikan kepada publik terkait dengan temuan-temuannya terhadap kasus Novel Baswedan. Pasalnya, sudah 105 hari pasca kejadian, belum ada titik terang siapa yang sengaja menyerang Novel.

"Banyak keganjilan. Dan keganjilan-keganjilan itu harus segera diungkap demi melawan praktik korupsi yang masif di Indonesia," tulis Dahnil. (RB/tempo)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM

100000000
muhardi

Berita Terkini

Kemenhub Amankan Armada "Bus Dugem" di Bintaro

Jumat, 21 Juli 2017 - 21:55 WIB

Polisi Sita 1.100 Ton Beras Oplosan, ini Merk-nya

Jumat, 21 Juli 2017 - 19:37 WIB

Geger! 3 Ekor Buaya Antarkan Jenazah Syarifuddin

Kamis, 20 Juli 2017 - 17:34 WIB

Gempa 5,8 SR Guncang Pusat Reaktor Nuklir Fukushima

Kamis, 20 Juli 2017 - 10:20 WIB

Gorontalo Diguncang Gempa 6 SR

Sabtu, 15 Juli 2017 - 20:30 WIB

Sajikan Striptis, Karaoke Inul Vista Disegel Polisi

Jumat, 14 Juli 2017 - 16:49 WIB

KBRI Ankara 'Mencari' WNI yang Dinikahi Militan ISIS

Selasa, 11 Juli 2017 - 18:54 WIB

Cari Judul Berita

Populer



hut kota dumai riauboook

Galeri Pemkab Siak

galeri menanam padi siak


Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia



Banner

Socialize