Ilustrasi hutan raya. (net)

Kamis, 30 Agustus 2018 - 13:33 WIB 17080000

Destinasi Wisata di Rokan Hulu, Tidak Lama Lagi Ada Taman Hutan Raya

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Pengembangan sektor pariwisata menjadi andalan sejumlah daerah di Indonesia, termasuk Riau, dan saat ini Pemda Rokan Hulu (Rohul) sebagai salah satu kabupaten di provinsi ini tengah menjalankan program pariwisata andalan.

Bahkan Rohul digadangkan bakal memiliki Taman Hutan Raya (Tahura) Tuanku Tambusai yang berada di Kecamatan Bangun Purba, dikhususkan untuk destinasi wisata dan penelitian.

‎Rencana Pemkab Rohul membuat Tahura di Kecamatan Bangun Purba mendapat dukungan penuh dari dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Konservasi Sumber Daya Alam Ekosistem (KSDAE) Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kemen LHK) Republik Indonesia.

Rencana itu diperkirakan sudah memakan waktu satu dekade atau 10 tahun. Dengan adanya dukungan dari Ditjen KSDAE‎ Kementrian LHK, jadi kabar baik bagi pemerintah daerah.

Dimana melalui surat nomor: UN.153/ PIKA/ PMK/ KSA.0/ 7/ 2018 tertanggal 30 Juli 2018, Pemerintah Daerah Kabupaten Rohul diundang rapat di ruang rapat Ditjen KSDAE Kementrian LHK di Blok 1 lantai 8 Gedung Manggala Wanabhakti, Senayan Jakarta, Senin (27/8) kemarin.

Rapat dipimpin Direktur Jendral BKSDAE Kementrian LHK Ir Wiratno MSc, dihadiri Pejabat Sekda Rohul H. Abdul Haris S.Sos, M.Si, Kadis Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Rohul Hen Irpan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Rohul Ir Sri Hardono MM.

Juga hadir Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Rohul Drs. Yusmar M.Si, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang Rohul Anton ST, MM, staf dari Dinas LH Kebersihan Rohul, dan pejabat lainnya.‎

Dua agenda di rapat yang dimediasi Kepala Balai Besar KSDA Riau Suharyono, SH, M.Si, M.Hum, yakni terkait pembahasan Tahura di Kabupaten Rohul, serta rencana kemitraan dengan masyarakat dan konservasi harimau di Bukit Baling, Kabupaten Kampar.

Kemudian, rencana Pemkab Rohul dan Pemkab Kampar dapatkan dukungan dari Ditjen KSDAE, dan diharapkan diselesaikan dengan segera, karena menyangkut kelestarian alam dan hutan serta masyarakat banyak.

Dirjend KSDAE Wiratno menggariskan, agar segala sesuatu dilengkapi dokumen yang lengkap dan diawasi secara baik, termasuk pengawasan dari pihak WWF Indonesia ikut dihadiri seorang Ekolog WWF Indonesia Sunarto PHD.

Direktur Pemolaan Informasi dan Konservasi Alam, Listya mengaku, dengan tegas bahwa kedua lokasi ini harus tetap dijaga kelestarian hutan, bukan dibuka untuk kebutuhan pertanian dan perkebunan, melainkan untuk keindahan alam, dimanfaatkan untuk kepentingan pariwisata dan usaha-usaha pelestarian lingkungan, serta penelitian dan kebutuhan bidang pendidikan.

Menyikapi hal itu Pj Sekda Rohul Abdul Haris menyambut baik undangan Kementrian LHK untuk Tahura. Diakuinya, untuk rencana Tahura di Kabupaten Rohul, pemerintah daerah telah berjuang sekira satu dekade lamanya, namun baru tahun ini mendapat dukungan dari Kementrian LHK.

Sebut Abdul Haris, mewakili Bupati Rohul H. Sukiman menyatakan berdasarkan pengalaman Tahura di daerah lain, maka Tahura di Rohul juga akan memakai nama seorang pahlawan. Dan rencananya, Tahura akan diberinama Tahura Tuanku Tambusai.

Kemudian, Tahura di Rohul memang cukup berpotensi, apalagi ada destinasi wisata Air Terjun Aek Martua di sana, dan hutan yang masih asri. (MCR/sal)

Share ke BBM

100000000
Fazar Muhardi

Berita Terkini

Pesta Masyarakat Desa Pulau Gadang ala Zaman Kuno

Kamis, 30 Agustus 2018 - 10:05 WIB

Pertama di Kampar, Pacu Sampan Sei Tarap Berdayung

Minggu, 26 Agustus 2018 - 10:53 WIB

Pilihan Nyaman Hotel Dekat Candi Borobudur

Selasa, 07 Agustus 2018 - 12:40 WIB

Unik, Festival Sampan Leper di Kuala Getek

Minggu, 29 Juli 2018 - 12:56 WIB

Haus Hiburan Saat Lebaran, Alam Mayang Jadi Sasaran

Senin, 18 Juni 2018 - 20:37 WIB

Dinas Pariwisata Siak Pasang Target Rp1,2 Miliar

Minggu, 27 Mei 2018 - 13:51 WIB

Ribuan Pengunjung Padati Festival Pulau Tilan

Rabu, 09 Mei 2018 - 13:02 WIB

Cari Judul Berita

Populer



hut kota dumai riauboook

Galeri Pemkab Siak

galeri menanam padi siak


Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia



Banner

Socialize