Ilustrasi. (Net)

Kamis, 07 Maret 2019 - 12:06 WIB 19450000

Penambangan Pasir Laut di Rupat Jadi Kendala Penyusunan Perda RZWP3K

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Rencana Zonasi Wilayah Peisisir dan Pulau-pulau Kecil (RZWP3K) di Provinsi Riau terkendala dengan aktivitas penambangan pasir laut yang dilakukan oleh masyarakat di pesisir Rupat, Kabupaten Bengkalis.

"Kendalanya itu ada di penambangan pasir laut, pasir laut yang di Rupat itu kan kita masukkan dalam RZWP3K ini, cuma di Kementerian itu ada peraturan yang melarang eksploitasi pasir di zona 0-2 mil laut dengan kedalaman 10 meter," kata Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Riau Herman kepada RiauBook.com saat ditemui di Pekanbaru, Kamis (6/3/2019).

Dikatakan Herman, RZWP3K sendiri dimaksudkan sebagai landasan hukum untuk mengatur penataan ruang laut dan meminimalisir potensi konflik antar nelayan, "artinya, kita atur dimana wilayah untuk pelabuhan, pertambangan, wisata, wilayah penangkapan dan wilayah untuk budidaya, jadi mereka (nelayan) tidak boleh melakukan penangkapan di wilayah budidaya".

Meski penambangan pasir laut oleh masyarakat menjadi kendala dalam penyusunan Ranperda tersebut, Herman mengatakan tetap akan memperjuangkan kepentingan masyarakat setempat selagi masih dalam tahap kewajaran.

"Ini tetap kita perjuangkan ke masyarakat, saya sampaikan ke Kementerian, ini ada usaha masyarakat yang sudah turun-temurun," kata Herman.

"Kalau ini untuk kepentingan masyarakat, untuk makan sehari-hari, saya rasa lain hal, cuma masalahnya ini untuk dijual, untuk kepentingan bisnis," Herman menambahkan.

Hingga saat ini, sebut Herman, proses penyusunan Ranperda RZWP3K itu sudah masuk pada tanggapan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.

"Alhamdulillah Tata ruang laut itu sudah sampai kepada tanggapan Kementerian Kelautan dan Perikanan, kita masukkan lagi ke dewan, untuk dibahas," ungkapnya.

Perda RZWP3K Provinsi Riau ini, kata Herman, juga telah disosialisasi dan didiskusikan dengan kabupaten/kota setempat.

"Ini sudah kesepakatan seluruh kabupaten, saya usahakan bulanm Juli itu sudah rampung dan sudah bisa ketuk palu sama Dewan," demikian Herman. (RB/Dwi)

Share ke BBM

100000000
Dwi Anggera

Berita Terkini

FERT RAPP Siap Antisipasi Karhutla Selama El Nino

Senin, 14 Januari 2019 - 00:11 WIB

Intensitas Hujan Turun, Banjir Pelalawan Mulai Surut

Jumat, 28 Desember 2018 - 01:29 WIB

Banjir, Kukang Panjat Tiang Listrik

Rabu, 12 Desember 2018 - 12:28 WIB

Harga Kelapa Anjlok, HIPPMIH Pekanbaru Rapatkan Barisan

Senin, 10 Desember 2018 - 13:52 WIB

RAPP Tanam Ribuan Pohon Ditanam di Pekanbaru

Jumat, 07 Desember 2018 - 05:13 WIB

Legislator Riau: Banjir Jangan Sampai Makan Korban Lagi

Kamis, 06 Desember 2018 - 21:13 WIB

Hujan Terus Menerus, Sebagian Siak Terendam

Kamis, 06 Desember 2018 - 20:00 WIB

Lahan Belas Chevron Dijadikan Pusat Pengendalian Banjir

Rabu, 05 Desember 2018 - 14:48 WIB

Armada Sampah Terbatas, Pemkab Rohul Tambah 2 Unit

Rabu, 05 Desember 2018 - 14:18 WIB

RAPP Kuatkan Kampung Iklim

Selasa, 04 Desember 2018 - 17:29 WIB

Awas Cuaca Buruk, Hujan Bakal Disertai Petir

Selasa, 04 Desember 2018 - 12:40 WIB

Riau Siaga Darurat Banjir

Kamis, 29 November 2018 - 11:35 WIB

Air Berbau Limbah, Banyak Ikan Mati di Sungai Siak

Senin, 26 November 2018 - 19:19 WIB

Waspadai Cuaca Ekstrim di Riau, Hujan Lebat dan Petir

Rabu, 21 November 2018 - 00:34 WIB

Ini Langkah Selamat Jika Terjadi Banjir

Kamis, 15 November 2018 - 22:49 WIB

Hujan Semalaman, Jalanan Pekanbaru Banjir

Kamis, 15 November 2018 - 13:06 WIB

Gunakan Perahu, Polisi Inhu Bantu Korban Banjir

Sabtu, 10 November 2018 - 09:26 WIB

Banjir di Indragiri Hulu Meluas, 41 Sekolah Terendam

Sabtu, 10 November 2018 - 09:11 WIB

Cari Judul Berita

Populer



hut kota dumai riauboook

Galeri Pemkab Siak

galeri menanam padi siak


Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia



Banner

Socialize