Press release kasus penculikan anak di Bunga Raya Kabupaten Siak di halaman Mapolres Siak. (RB/Agus)

Senin, 01 April 2019 - 18:56 WIB 17780000

Pelaku Penculikan Anak di Siak Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - DN (39), pelaku penculikan anak di Kecamatan Bunga Raya Kabupaten Siak, diancam pasal 83 Jo pasal 76F Undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentanf perubahan atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan atau pasal 330 ayat (1) dan ayat (2) dan atau pasal 368 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Hal itu disampaikan Waka Polres Siak Kompol Abdullah Hariri, saat melakukan press realese di Mapolres Siak, Senin (1/4/19) pagi dengan awak media.

DN kata Waka Polres Siak, menculik seorang anak bernama RGS (8) warga Kecamatan Bunga Raya, Rabu (27/3/19) lalj, di jembatan depan Mesjid Nurul Hidayah Kampung Tuah Indrapura Kecamatan Bunga Raya.

"Pelaku membawa korban menggunakan sepeda motor, kearah Siak. Ia membujuk korban dengan dalih menjumpai korban dengan anak tiri korban bernama YPS," kata Waka Polres.

Setelah itu pelaku putar arah kearah daerah Tumang, dan diperjalanan daerah Tumang pelaku menurunkan korban dan menyuruh korban untuk meletakkan tangannya ke belakang dan kemudian mengikat kedua tangannya dengan menggunakan lakban.

"Saat itu korban mengatakan "mau diapain om, saya salah apa om"lalu pelaku menjawab "aku kesal sama bapak mu dit karena tidak pernah ngajak aku kerja, aku didiamkan terus, jadi kau mau kubawa ke Bandung untuk kawan YPS" dan korban mengatakan "janganlah om nanti mamak nangis" lalu pelaku menjawab "Ya nanti mamak mu sama bapak mu kesini jemput" lalu korban menjawab "lama tidak, aku takut om" lalu pelaku mengatakan "tidak sebentar saja, nanti bapak mu kemari ( sambil melakban)," kata Kompol Hariri.

Pada saat pelaku melakban mata korban, korban mengatakan "sakit om" lalu pelaku membuka lakban yang di matanya, dan kemudian melakban mulut korban dan mengikat kaki korban dengan menggunakan kerudung warna putih biru milik YPS,

Lalu pelaku memasukan korban ke dalam karung goni plastik warna putih, dan setelah itu pelaku dan anak tiri pelaku pergi ke rumah kosong dan istirahat disana dan sekira jam 21.15 WIB.

"Pelaku pergi ketempat dimana pelaku menurunkan korban, dan setelah dicek korban sudah tidak ada lagi, kemudian pelaku kembali lagi kerumah kosong tersebut dan sekira jam 23.17 WIB, diperjalanan pelaku mengirimkan pesan singkat melalui via handphone berupa SMS kepada orang tua korban yang isinya "JANGAN LAPOR POLISI BESOK SEDIAKAN UANG,bawa kearah danau cincin sendirian" lalu orang tua korban membalas via sms tersebut " berapa "lalu pelaku mengirim SMS kembali " 100 JT, INGAT JANGAN LAPOR POLISI ATAU LAPOR SIAPAPUN,JANGAN ADA YANG NGAWAL, ANAKMU RADIT ADA SAMA AKU."lalu sms tersebut dibalas "iya nanti nyari dulu ".

"Setelah bermalam di rumah kosong tersebut, keesokan harinya pelaku pergi kearah Perawang menuju Pekanbaru dan diperjalanan pelaku ditangkap oleh pihak kepolisian," kata waka.

Pelaku Ditangkap di Tualang

Kamis malam, sekitar jam 23.17 WIB pelaku mengirim sms kepada ibu korban agar menyediakan uang sebesar Rp 100 juta dan dibawa ke danau cincin sendirian.

"Isi sms tersebut "jangan lapor polisi besok sediakan uang bawa ke danau cincin sendirian, jangan ada yg gawal. anak mu radi ada sama aku!!!"*_ sms kedua _*"100JT," jelas Dedek.

Mendapat informasi tersebut, unit Reskrim polsek Bunga Raya bersama dengan anggota buser Polres Siak melakukan penyelidikan terhadap pelaku.

"Diketahui info bahwa korban dilarikan ke arah kecamatan Sungai Mandau, kemudian korban pada pukul 01.30 WIB mengaku, telah kabur dari sekapan pelaku dan meminta perlindungan kepada warga setempat, kemudian pelaku berupaya kabur ke arah Perawang, dengan informasi ciri-ciri dan keberadaan pelaku," terangnya.

Kemudian tim opsnal Polres Siak berhasil menangkap pelaku, pukul 10.00 WIB di Jalan Sungai Naga desa Pinang Sebatang Barat kecamatan Tualang Kabupaten Siak.

"Menurut pengakuan pelaku, alasan dia menculik anak tersebut dikarenakan dendam dengan orang tua korban karena tidak diberikan pekerjaan," kata Waka Polres.

Atas perbuatannya, pelaku saat ini diamankan di Mapolres Siak guna proses lebih lanjut. (RB/Agus)

Share ke BBM

100000000
Agus Suhaili

Berita Terkini

Kisah Anak yang Diculik di Siak Hingga Ia Terlepas

Senin, 01 April 2019 - 13:45 WIB

KPK Lakukan OTT, Kabarnya dari Ketum Partai Politik

Jumat, 15 Maret 2019 - 11:47 WIB

KPU tak Akan Rubah Format Awal Didebat Ketiga

Selasa, 12 Maret 2019 - 21:48 WIB

Dalam Semalam, Polisi Sikat Dua Tempat Sabu di Tualang

Selasa, 12 Maret 2019 - 13:29 WIB

Papua Beri Signal Kerawanan Pemilu 2019?

Sabtu, 09 Maret 2019 - 15:14 WIB

3 Poin Sikap Demokrat untuk Andi Arief

Selasa, 05 Maret 2019 - 06:47 WIB

Tersangka, Kepsek Cabul di Siak Ditahan

Kamis, 28 Februari 2019 - 13:02 WIB

Dalam Sidang, Ratna Sarumpaet Acungkan Simbol 2 Jari

Kamis, 28 Februari 2019 - 11:06 WIB

4 Buruh Ditangkap Polisi, Kasusnya Perjudian

Selasa, 05 Februari 2019 - 14:10 WIB

Cari Judul Berita

Populer



hut kota dumai riauboook

Galeri Pemkab Siak

galeri menanam padi siak


Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia



Banner

Socialize